Presiden Soroti Layanan Kesehatan di Wilayah Perbatasan Indonesia
- account_circle D'Borneo
- calendar_month Ming, 10 Mei 2026
- visibility 82
- comment 0 komentar

Presiden Prabowo Subianto saat meninjau langsung Puskesmas Miangas, Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara. (BPMI Satpres)
DAYABORNEO, Kepulauan Talaud — Komitmen pemerataan layanan kesehatan hingga ke wilayah terluar kembali ditegaskan Presiden Prabowo Subianto saat meninjau langsung Puskesmas Miangas, Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Sabtu (9/5/2026).
Kunjungan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa pelayanan dasar bagi masyarakat di kawasan perbatasan masuk dalam prioritas pembangunan nasional.
Di pulau terdepan yang berbatasan langsung dengan negara tetangga itu, Presiden meninjau sejumlah fasilitas kesehatan, mulai dari ruang pemeriksaan, ruang rawat inap, hingga sarana penunjang medis yang selama ini menjadi tumpuan pelayanan warga setempat.
Pada kesempatan itu, presiden Prabowo juga berdialog langsung dengan tenaga kesehatan guna mendengar kondisi riil pelayanan di lapangan.
Kepala Puskesmas Miangas, dr. Cefrilia Pesik, menyebut kunjungan Presiden membuka ruang bagi tenaga medis untuk menyampaikan berbagai kebutuhan yang selama ini menjadi tantangan di wilayah terpencil.
Menurutnya, perhatian langsung dari kepala negara memberi harapan baru bagi penguatan layanan kesehatan di kawasan perbatasan.
“Kami bersyukur bisa menyampaikan langsung kondisi pelayanan kesehatan di Miangas. Respons Presiden sangat baik dan memberi semangat bagi kami untuk terus melayani masyarakat,” ujar Cefrilia.
Dalam kesempatan yang sama, tenaga kesehatan senior Albert Nusa, yang telah mengabdi selama 35 tahun, menuturkan bahwa pelayanan kesehatan di Miangas tetap berjalan meski dihadapkan pada keterbatasan sumber daya.
Tantangan terbesar, kata dia, terletak pada minimnya tenaga medis serta rumitnya proses rujukan pasien darurat ke fasilitas kesehatan yang lebih lengkap.
“Kami tetap memberikan pelayanan maksimal, tetapi kebutuhan ambulans rujukan, tenaga kesehatan tambahan, hingga fasilitas penyimpanan vaksin masih sangat diperlukan,” kata Albert.
Kunjungan Presiden ini dinilai bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk penegasan bahwa negara hadir hingga titik paling ujung republik. Pemerintah diharapkan menindaklanjuti berbagai kebutuhan yang disampaikan agar pelayanan kesehatan di Miangas semakin kuat, cepat, dan merata.
Dengan perhatian langsung dari Presiden, masyarakat perbatasan kini menaruh harapan besar terhadap peningkatan kualitas layanan kesehatan yang lebih layak dan berkelanjutan. (red-fe)
- Penulis: D'Borneo

Saat ini belum ada komentar