Agustiar Saksikan Peluncuran 1.061 KMP, Kalteng Siap Bangun Ekonomi Desa
- account_circle D'Borneo
- calendar_month Sab, 16 Mei 2026
- visibility 92
- comment 0 komentar

Gubernur Kalteng Agustiar saat menyaksikan peluncuran Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih yang diluncurkan Presiden Prabowo Subianto
DAYABORNEO, Palangka Raya — Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menegaskan komitmennya memperkuat ekonomi desa saat mengikuti peluncuran 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KMP) yang diresmikan Presiden RI Prabowo Subianto secara daring, Sabtu (16/5/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di kawasan Habaring Hurung, Kecamatan Bukit Batu itu turut dihadiri Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, unsur Forkopimda, kepala desa, Babinsa, hingga jajaran perangkat daerah Provinsi Kalimantan Tengah.
Agustiar menyebut peluncuran ribuan koperasi tersebut menjadi momentum penting membangun kemandirian ekonomi masyarakat dari tingkat desa. Menurutnya, koperasi harus menjadi motor penggerak ekonomi rakyat, bukan sekadar lembaga administratif.
“Ini langkah besar untuk memperkuat ekonomi masyarakat dari bawah. Desa harus menjadi pusat pertumbuhan baru dan koperasi menjadi alat untuk meningkatkan kesejahteraan warga,” tegas Agustiar.
Ia menilai program Koperasi Merah Putih sejalan dengan semangat pemerataan pembangunan yang selama ini didorong pemerintah daerah, khususnya dalam membuka akses usaha, distribusi pangan, hingga pemberdayaan masyarakat pedesaan.
Dalam peluncuran tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa peresmian 1.061 koperasi menjadi tonggak penting penguatan ekonomi nasional berbasis kerakyatan. Presiden juga menegaskan bahwa ribuan koperasi lain tengah dipersiapkan untuk segera beroperasi di berbagai daerah.
Sementara itu, Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin mengungkapkan bahwa Kalimantan Tengah mendapat target pembangunan 966 Koperasi Merah Putih tahap pertama yang ditargetkan rampung pada Juli 2026.
“Sebanyak 72 koperasi sudah selesai. Ini berkat kerja sama pemerintah daerah, kepala desa, dan seluruh pihak yang terlibat,” ujarnya.
Agustiar berharap keberadaan koperasi mampu membuka lapangan kerja baru, memperkuat ekonomi lokal, dan menjadi penopang ketahanan desa di tengah tantangan ekonomi global.
“Kalau desa kuat, ekonomi daerah juga akan kuat. Itu yang ingin kita bangun bersama,” pungkasnya. (red-fe)
- Penulis: D'Borneo

Saat ini belum ada komentar