Sabtu, 31 Okt 2026
light_mode
Beranda » Berita Nasional » THR Harus Turun Lebih Cepat: DPR Dorong H-14 Demi Lindungi Pekerja

THR Harus Turun Lebih Cepat: DPR Dorong H-14 Demi Lindungi Pekerja

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Kam, 26 Feb 2026
  • visibility 117
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya – Gelombang mudik belum bergerak, tetapi perdebatan soal Tunjangan Hari Raya sudah memanas. Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, menekan pemerintah agar mengubah pola lama pembayaran THR.

Ia mendorong agar perusahaan wajib menyalurkan THR minimal dua pekan sebelum Idulfitri, bukan lagi mepet H-7 seperti aturan sekarang. Menurutnya, langkah ini bukan sekadar soal tanggal, melainkan soal keberpihakan pada pekerja dan denyut ekonomi nasional.

Edy menilai pembayaran terlalu dekat hari raya membuka celah pelanggaran. Perusahaan nakal kerap menunda, pekerja keburu libur, dan pengawas ketenagakerjaan kehilangan waktu untuk bertindak.

Dengan memajukan tenggat ke H-14, negara memberi ruang penegakan hukum bekerja sebelum arus libur melumpuhkan layanan pengaduan. “Negara harus hadir sebelum pelanggaran terjadi, bukan sibuk memadamkan api setelah Lebaran,” tegas Edy dalam keterangannya, Rabu (25/2/2026).

Ia juga menggarisbawahi dampak ekonomi. THR yang cair lebih awal memampukan keluarga pekerja berbelanja kebutuhan pokok sebelum harga melonjak. Efek domino pun terjadi: pasar bergerak, UMKM berdenyut, dan perputaran uang terasa lebih panjang menjelang hari raya.

Edy menekankan THR bukan beban mendadak bagi perusahaan karena pos anggarannya sudah rutin disiapkan setiap tahun.

Untuk mewujudkan perubahan ini, Edy mendorong Kementerian Tenaga Kerja merevisi Permenaker No. 6/2016 agar tenggat pembayaran dimajukan ke H-14. Ia menilai aturan lama tak lagi relevan dengan realitas lapangan yang sarat cuti bersama dan libur panjang.

Di sisi lain, ia mengkritik wacana kerja dari mana saja (WFA) tanpa payung hukum jelas. Edy meminta pemerintah menyamakan rasa keadilan antara pekerja swasta dan ASN soal cuti bersama, serta mempertimbangkan sektor-sektor yang tak mungkin bekerja jarak jauh.

Bagi Edy, kebijakan Lebaran harus rapi di atas kertas dan adil di lapangan—agar pekerja merayakan hari raya dengan tenang, bukan dengan cemas menunggu haknya cair. (red-fe)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kalteng Expo 2026 Dibuka, Gubernur Agustiar Dorong UMKM Rebut Pasar Global

    Kalteng Expo 2026 Dibuka, Gubernur Agustiar Dorong UMKM Rebut Pasar Global

    • calendar_month Sen, 18 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 79
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Kalteng Expo 2026 resmi dibuka dan langsung diposisikan bukan sekadar pameran tahunan. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menjadikannya sebagai etalase besar ekonomi daerah untuk mendorong UMKM keluar dari pasar lokal dan masuk ke arena bisnis yang lebih luas. Pembukaan dilakukan Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran melalui prosesi pemotongan pita di GOR Indoor […]

  • Gibran Pastikan Proyek MRT Fase 2A Dikebut

    Gibran Pastikan Proyek MRT Fase 2A Dikebut

    • calendar_month Sel, 12 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 172
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta — Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menegaskan komitmen pemerintah mempercepat pembangunan transportasi publik modern dengan meninjau langsung progres proyek MRT Jakarta Fase 2A lintas Utara–Selatan, Selasa (12/5/2026). Dalam kunjungan tersebut, Gibran didampingi Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, dan Direktur Utama MRT Jakarta Tuhiyat. Mereka meninjau perkembangan konstruksi jalur lanjutan […]

  • Presiden Prabowo Dorong Ketahanan Pangan dan Energi Hadapi Krisis Global Di KTT ASEAN ke-48

    Presiden Prabowo Dorong Ketahanan Pangan dan Energi Hadapi Krisis Global Di KTT ASEAN ke-48

    • calendar_month Sab, 9 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 62
    • 0Komentar

    DAYABORNEO — Presiden Prabowo Subianto menuntaskan rangkaian kunjungan kerja ke Filipina dalam agenda Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN ke-48 di Cebu dengan membawa semangat penguatan ketahanan pangan dan energi sebagai prioritas kawasan Asia Tenggara menghadapi ketidakpastian global. Dalam berbagai sesi pertemuan, Presiden Prabowo bersama para pemimpin ASEAN menekankan pentingnya memperkuat kerja sama regional untuk menjaga stabilitas […]

  • Kalteng Tumbuh Lebih Cepat, Sinyal Ekonomi Daerah Makin Kuat

    Kalteng Tumbuh Lebih Cepat, Sinyal Ekonomi Daerah Makin Kuat

    • calendar_month Sab, 20 Des 2025
    • account_circle fe
    • visibility 211
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pertumbuhan ekonomi Kalimantan Tengah (Kalteng) pada tahun 2025 menunjukkan performa yang menjanjikan di tengah dinamika ekonomi regional. Dibandingkan provinsi lain di Pulau Kalimantan, Kalteng berhasil membukukan pertumbuhan yang relatif kuat, menjadi indikator penting keberlanjutan pembangunan lokal. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan bahwa ekonomi Kalteng tumbuh sebesar 5,36 persen secara tahunan […]

  • Gema Pancasila 2026 Ditegaskan Jadi Benteng Ideologi Bangsa

    Gema Pancasila 2026 Ditegaskan Jadi Benteng Ideologi Bangsa

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 105
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan komitmennya memperkuat ideologi Pancasila sebagai fondasi utama kehidupan berbangsa di tengah derasnya arus globalisasi dan disrupsi digital. Penegasan itu mengemuka saat pembukaan Gema Pancasila Tahun 2026 bertema “Dari Nilai ke Aksi Nyata” di Aula Eka Hapakat, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Senin (2/2/2026). Staf Ahli Gubernur Bidang […]

  • Nanik Mundur dari BGN, Presiden Prabowo Langsung Siapkan Pengganti

    Nanik Mundur dari BGN, Presiden Prabowo Langsung Siapkan Pengganti

    • calendar_month Kam, 23 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 62
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Istana bergerak cepat merespons mundurnya Nanik Sudaryati Deyang dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Tak ingin terjadi kekosongan di lembaga yang menjadi motor pelaksanaan program gizi nasional, Presiden Prabowo Subianto langsung memutuskan proses pergantian kepemimpinan pada hari yang sama. Kabar pengunduran diri tersebut dikonfirmasi Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di […]

expand_less