Sudaryono Nahkodai Badan Gizi Nasional, Komitmen Wujudkan Tata Kelola Bersih
- account_circle D'Borneo
- calendar_month Kam, 23 Jul 2026
- visibility 32
- comment 0 komentar

Dok. BPMI Setpres
DAYABORNEO, Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) kini resmi berada di bawah kepemimpinan Sudaryono. Presiden Prabowo Subianto melantik mantan Wakil Menteri Pertanian itu sebagai Kepala BGN di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7/2026), untuk melanjutkan pelaksanaan berbagai program strategis pemerintah di sektor gizi nasional.
Pengangkatan Sudaryono ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 78/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Badan Gizi Nasional. Ia menggantikan Nanik Sudaryati Deyang yang sebelumnya mengundurkan diri karena alasan kesehatan.
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah menjaga kesinambungan kinerja BGN, terutama dalam mengawal program-program prioritas yang berkaitan dengan peningkatan kualitas gizi masyarakat.
Usai resmi menjabat, Sudaryono menegaskan bahwa penguatan tata kelola lembaga menjadi fokus utama kepemimpinannya. Ia ingin memastikan seluruh proses perencanaan hingga pelaksanaan program dilakukan secara profesional dan dapat diawasi secara terbuka.
“Kami akan membangun sistem yang transparan dan akuntabel. Tidak boleh ada toleransi terhadap korupsi maupun penyimpangan karena anggaran yang dikelola merupakan amanah rakyat,” ujar Sudaryono.
Ia menilai integritas menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap Badan Gizi Nasional. Karena itu, setiap kebijakan dan penggunaan anggaran akan diarahkan untuk menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Selain memperkuat pengawasan internal, Sudaryono juga berkomitmen meningkatkan koordinasi dengan kementerian, lembaga, pemerintah daerah, hingga berbagai pemangku kepentingan agar pelaksanaan program gizi nasional berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
Menurutnya, tantangan pemenuhan gizi tidak dapat diselesaikan oleh satu institusi saja. Dibutuhkan sinergi lintas sektor agar kebijakan pemerintah mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat, terutama kelompok yang paling membutuhkan.
Pelantikan Kepala BGN berlangsung di hadapan Wakil Presiden Gibran Rakabuming, para menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan lembaga negara, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, serta Jaksa Agung ST Burhanuddin.
Dengan kepemimpinan baru, pemerintah berharap Badan Gizi Nasional mampu memperkuat efektivitas program peningkatan gizi, membangun tata kelola yang bersih, serta memastikan setiap kebijakan yang dijalankan benar-benar berorientasi pada kepentingan masyarakat dan peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia. (red-fe)
- Penulis: D'Borneo

Saat ini belum ada komentar