Jumat, 30 Okt 2026
light_mode
Beranda » DPRD Kalteng » DPRD Kalteng Bongkar Problem Perkebunan, Konflik Lahan Baru Tertangani 26 Persen

DPRD Kalteng Bongkar Problem Perkebunan, Konflik Lahan Baru Tertangani 26 Persen

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Jum, 15 Mei 2026
  • visibility 109
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya – DPRD Provinsi Kalimantan Tengah menyoroti keras carut-marut tata kelola sektor perkebunan di Kalimantan Tengah. Dalam evaluasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun Anggaran 2025, legislatif menilai penyelesaian konflik perkebunan berjalan lambat, sementara pengawasan terhadap perusahaan besar swasta masih menyisakan banyak persoalan di lapangan.

Sorotan itu disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-4 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2026, Senin (11/5/2026), saat DPRD membeberkan berbagai catatan strategis terhadap kinerja pemerintah provinsi.

Juru Bicara DPRD Kalteng, H. Sudarsono, mengungkapkan bahwa progres penyelesaian konflik perkebunan hingga kini baru mencapai 26,31 persen. Angka tersebut dinilai belum menunjukkan langkah signifikan di tengah tingginya potensi konflik agraria di wilayah perkebunan sawit Kalimantan Tengah.

“Penyelesaian konflik perkebunan harus dipercepat dan dilakukan lebih serius. Pemerintah juga perlu memperkuat perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan,” ujar Sudarsono.

DPRD menilai sektor perkebunan selama ini lebih banyak berorientasi pada produksi dan investasi, sementara aspek perlindungan masyarakat serta keberlanjutan lingkungan belum sepenuhnya menjadi prioritas utama.

Tak hanya itu, DPRD juga menyinggung lambannya proses sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) yang dianggap penting untuk memastikan perusahaan sawit menjalankan prinsip tata kelola berkelanjutan.

Dalam laporan tersebut, DPRD turut mengingatkan pemerintah agar tidak lemah dalam menegakkan Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Perkebunan Berkelanjutan, terutama terkait kewajiban perusahaan membangun kebun plasma 20 persen untuk masyarakat sekitar.

“Ketentuan plasma wajib ditegakkan secara konsisten. Jangan sampai masyarakat hanya menjadi penonton di daerahnya sendiri,” tegasnya.

Selain persoalan plasma, DPRD juga menyoroti aktivitas perusahaan perkebunan yang masih melakukan penanaman di kawasan sempadan sungai atau buffer zone. Kondisi itu dinilai berpotensi mengancam lingkungan serta memperbesar risiko kerusakan kawasan penyangga sungai di Kalimantan Tengah.

DPRD meminta Pemprov Kalteng memperkuat pengawasan terhadap PBS dan memastikan seluruh aktivitas perkebunan berjalan sesuai aturan lingkungan hidup.

Legislatif menegaskan evaluasi terhadap sektor perkebunan tidak boleh berhenti sebatas laporan administratif, melainkan harus diwujudkan melalui langkah konkret untuk menyelesaikan konflik lahan, melindungi hak masyarakat, dan menjaga keberlanjutan lingkungan daerah. (red-fe)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekolah Dibenahi, Masa Depan Diasah: Revitalisasi SMAN 3 Sampit Tegaskan Hadirnya Negara di Ruang Kelas

    Sekolah Dibenahi, Masa Depan Diasah: Revitalisasi SMAN 3 Sampit Tegaskan Hadirnya Negara di Ruang Kelas

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 94
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Sampit – Revitalisasi pendidikan tak lagi berhenti sebagai jargon kebijakan. Di SMAN 3 Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, program perbaikan sarana dan prasarana sekolah menjelma bukti nyata keberpihakan negara pada masa depan generasi muda Kalimantan Tengah. Ruang belajar yang dulu bermasalah kini berubah menjadi lingkungan yang layak, aman, dan memantik semangat belajar siswa, Rabu (28/1/2026). […]

  • Pancasila Tidak Boleh Kalah oleh Korupsi

    Pancasila Tidak Boleh Kalah oleh Korupsi

    • calendar_month Sel, 2 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 106
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta — Di tengah dunia yang semakin tidak menentu, ketika perang, krisis ekonomi, dan persaingan geopolitik membentuk tatanan global baru, Indonesia memilih kembali meneguhkan pijakan pada fondasi yang telah menyatukan bangsa selama puluhan tahun. Dari Gedung Pancasila, Jakarta, Senin (01/06/2026), Presiden Prabowo Subianto mengingatkan bahwa masa depan Indonesia tidak boleh ditentukan oleh kepentingan sesaat, […]

  • Prabowo Bahas Skema Pendanaan Koperasi Merah Putih, Target Ratusan Unit Baru

    Prabowo Bahas Skema Pendanaan Koperasi Merah Putih, Target Ratusan Unit Baru

    • calendar_month Sab, 14 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 78
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Presiden RI Prabowo Subianto memaparkan arah pendanaan Koperasi Merah Putih (KMP) dalam forum Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2/2026). Pemerintah mengarahkan pembiayaan agar koperasi desa berfungsi sebagai simpul ekonomi rakyat yang efektif, dekat, dan terjangkau. Prabowo menyebut pengembangan KMP memasuki tahap percepatan. Dalam waktu dekat, pemerintah menargetkan penambahan […]

  • Kapan Status Darurat Karhutla di Kalimantan Tengah Seharusnya Ditetapkan?

    Kapan Status Darurat Karhutla di Kalimantan Tengah Seharusnya Ditetapkan?

    • calendar_month Kam, 20 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Kebakaran hutan dan lahan atau karhutla bukan persoalan baru bagi Kalimantan Tengah. Setiap musim kemarau, ancaman kebakaran kembali muncul, terutama ketika lahan mengering dan hujan semakin jarang turun. Pola ini berulang hampir setiap tahun, namun tingkat keparahannya selalu berbeda-beda, bergantung pada curah hujan, kondisi lahan gambut, dan kesiapan aparat di lapangan. Yang menjadi persoalan bukan […]

  • Lonjakan IGD Doris Disentil Gubernur: Masalahnya Bukan Kapasitas, Tapi Sistem yang Dilanggar

    Lonjakan IGD Doris Disentil Gubernur: Masalahnya Bukan Kapasitas, Tapi Sistem yang Dilanggar

    • calendar_month Sel, 21 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 515
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran menegaskan lonjakan pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Doris Sylvanus tidak bisa hanya dilihat sebagai persoalan keterbatasan fasilitas. Ia menilai, akar masalah justru terletak pada tidak tertibnya sistem rujukan layanan kesehatan. Menurut Gubernur, sebagai rumah sakit rujukan provinsi, RSUD Doris seharusnya menerima pasien yang […]

  • Pemprov Kalteng Gelar Lomba Tradisional di Istana Isen Mulang

    Pemprov Kalteng Gelar Lomba Tradisional di Istana Isen Mulang

    • calendar_month Rab, 19 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 85
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berlangsung meriah. Berbagai perlombaan rakyat digelar di halaman Istana Isen Mulang, Selasa (18/8/2026). Kegiatan tersebut dibuka Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo. Gubernur Kalteng Agustiar Sabran turut hadir bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Linae Victoria Aden, […]

expand_less