Sabtu, 12 Sep 2026
light_mode
Beranda » DPRD Kalteng » Pansus DPRD Kalteng Perdalam Revisi Raperda Penanaman Modal

Pansus DPRD Kalteng Perdalam Revisi Raperda Penanaman Modal

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Sen, 27 Apr 2026
  • visibility 50
  • comment 0 komentar

DAYABIRNEO, Palangka Raya — DPRD Provinsi Kalimantan Tengah  (Kalteng) melalui Panitia Khusus (Pansus) terus mengintensifkan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang penyelenggaraan penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu (PTSP).

Pembahasan ini dilakukan untuk memastikan regulasi daerah selaras dengan aturan nasional terbaru, serta mampu memberikan kepastian hukum bagi para investor.

Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Siti Nafsiyah, menegaskan bahwa pihaknya telah menyepakati sejumlah poin penting dalam rapat sebelumnya pada 10 Februari.

“Kami telah menyimpulkan bahwa materi muatan Raperda masih perlu penyesuaian, terutama dalam penyelenggaraan terpadu dan implementasi penanaman modal,” katanya, Senin (27/4/2026) siang.

Ia menjelaskan bahwa restrukturisasi substansi menjadi langkah penting agar Raperda sejalan dengan perkembangan regulasi nasional, khususnya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 beserta aturan turunannya.

“Penyesuaian ini harus selaras dengan regulasi terbaru, termasuk perizinan berbasis risiko, agar implementasinya efektif di daerah,” ujar Nafsiyah.

Selain itu, Pansus bersama tim Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga telah menyusun daftar inventarisasi masalah (DIM). Dalam dokumen tersebut, ditemukan berbagai ketidaksesuaian substansi yang perlu diselaraskan dengan aturan di atasnya.

“Melalui DIM, kami mengidentifikasi sejumlah poin yang belum sinkron dengan regulasi nasional,” tambahnya.

Dalam rapat lanjutan, Pansus memandang perlu melakukan pendalaman secara komprehensif terhadap revisi Raperda yang disampaikan pemerintah daerah pada 13 April.

“Saat ini ada 95 poin yang menjadi fokus pembahasan dan sudah dibagikan kepada seluruh anggota Pansus,” jelas Nafsiah.

Ia juga meminta tim pemerintah provinsi untuk memaparkan secara rinci perubahan yang telah dilakukan.

“Kami minta penjelasan secara terbuka mengenai bagian mana saja yang telah disesuaikan, termasuk penyempurnaan berdasarkan masukan Pansus,” tegas Nafsiyah.

Setelah pemaparan tersebut, Pansus akan memberikan tanggapan lanjutan sebagai bagian dari proses penyempurnaan.

“Kami ingin memastikan seluruh substansi benar-benar matang sebelum masuk tahap pembahasan teknis lebih mendalam,” pungkasnya. (red-neha)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Kalteng Gelar Pasar Murah, Warga Tebus Sembako Rp10 Ribu

    Gubernur Kalteng Gelar Pasar Murah, Warga Tebus Sembako Rp10 Ribu

    • calendar_month Sel, 10 Mar 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 73
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bergerak cepat menekan lonjakan harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Gubernur Kalimantan Tengah membuka langsung Pasar Murah dan Gerakan Pangan Murah dengan menyalurkan ribuan paket sembako bersubsidi bagi masyarakat di halaman Masjid Raya Darussalam Palangka Raya, Selasa (10/3/2026). Program ini menjadi langkah konkret pemerintah […]

  • Dishut Kalteng Tegaskan Polhut Garda Terdepan Perlindungan Hutan

    Dishut Kalteng Tegaskan Polhut Garda Terdepan Perlindungan Hutan

    • calendar_month Sen, 29 Des 2025
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 220
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — Komitmen menjaga hutan sebagai penyangga kehidupan kembali ditegaskan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Polisi Kehutanan (Polhut) ke-59 yang digelar di Persemaian Permanen Hiu Putih, Palangka Raya, Senin (29/12/2025) pagi. Kegiatan ini menjadi ruang refleksi atas peran strategis Polhut di tengah tantangan pengelolaan hutan yang semakin kompleks. […]

  • Satgas PKH Masuk Kalteng, Negara Mulai Mengetuk Pintu Kawasan Hutan Bermasalah

    Satgas PKH Masuk Kalteng, Negara Mulai Mengetuk Pintu Kawasan Hutan Bermasalah

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 137
    • 0Komentar

    MAHARATINEWS, Palangka Raya – Negara akhirnya benar-benar hadir di Kalimantan Tengah. Kedatangan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya, Kamis (22/1/2026), menjadi sinyal keras bahwa praktik penguasaan kawasan hutan yang bermasalah tidak lagi dibiarkan mengendap tanpa kepastian hukum. Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menyambut langsung rombongan Satgas PKH di […]

  • Ketika Pertanyaan Publik Dianggap Provokasi

    Ketika Pertanyaan Publik Dianggap Provokasi

    • calendar_month Rab, 27 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Polemik marka jalan biru di Kota Palangka Raya sejatinya bukan lagi sekadar soal cat yang memudar. Persoalan itu telah berkembang menjadi isu tentang transparansi, kualitas pekerjaan publik, dan cara pejabat merespons pertanyaan masyarakat. Karena itu, publik tentu terkejut ketika Ketua DPRD Kalimantan Tengah, Arton S. Dohong, justru melontarkan kalimat bernada sinis kepada wartawan yang mempertanyakan […]

  • Wagub Kalteng Tagih Peran Nyata Kadin, Dunia Usaha Jangan Jadi Penonton Pembangunan

    Wagub Kalteng Tagih Peran Nyata Kadin, Dunia Usaha Jangan Jadi Penonton Pembangunan

    • calendar_month Jum, 10 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 20
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengirim pesan tegas kepada Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kalimantan Tengah. Di tengah besarnya potensi investasi dan ambisi mendorong pertumbuhan ekonomi, dunia usaha diminta tidak hanya hadir dalam forum-forum organisasi, tetapi benar-benar menjadi motor penggerak pembangunan daerah. Pesan itu disampaikan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo saat […]

  • Prabowo Dorong Percepatan Kampung Nelayan Merah Putih, Tahap Awal Capai 50 Persen

    Prabowo Dorong Percepatan Kampung Nelayan Merah Putih, Tahap Awal Capai 50 Persen

    • calendar_month Sel, 17 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 91
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas untuk mempercepat pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih sebagai bagian dari strategi penguatan sektor perikanan nasional, Kamis (12/2/2026). Pemerintah menargetkan kawasan ini menjadi motor penggerak ekonomi pesisir yang terintegrasi dari hulu hingga hilir, mulai dari produksi hingga distribusi hasil tangkapan. Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono […]

expand_less