Gubernur Kumpulkan Pimpinan Media di Istana Isen Mulang, Soroti Peran Pers sebagai Mitra Pengawas
- account_circle D'Borneo
- calendar_month Sel, 19 Mei 2026
- visibility 39
- comment 0 komentar

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran saat menyampaikan sambutan.
DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah membuka ruang komunikasi lebih luas dengan insan pers. Dalam forum yang tidak hanya bernuansa seremonial, tetapi juga diisi pembahasan berbagai isu pembangunan daerah, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menggelar silaturahmi bersama pimpinan media, organisasi pers, dan wartawan di Istana Isen Mulang, Palangka Raya, Selasa (19/5/2026).
Pertemuan tersebut menjadi momentum evaluasi terbuka antara pemerintah dan media terhadap dinamika pembangunan, kondisi fiskal daerah, hingga tantangan yang masih dihadapi di lapangan.
Dalam dialog itu, Agustiar menegaskan pemerintah membutuhkan kontrol publik agar pelaksanaan program tidak keluar dari arah yang telah ditetapkan.
“Media memiliki peran penting sebagai pengawas sekaligus penyambung informasi masyarakat. Kritik yang berbasis fakta justru kami perlukan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, selama satu tahun tiga bulan masa kepemimpinannya, pemerintah melakukan evaluasi berkala terhadap program kerja, baik melalui monitoring bulanan maupun tahunan. Langkah itu dilakukan untuk memastikan target pembangunan tetap berjalan meski dihadapkan pada berbagai tekanan.
Agustiar juga menyinggung kondisi anggaran daerah yang ikut terdampak situasi ekonomi global. Menurutnya, penyesuaian fiskal membuat sejumlah program harus dijalankan secara lebih selektif dan terukur.
“Kita tidak menutup mata, kondisi ekonomi memberi dampak. Tetapi komitmen kami tetap sama, anggaran harus tepat sasaran dan benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.
Di sektor infrastruktur, ia mengakui masih banyak ruas jalan yang memerlukan penanganan. Keterbatasan anggaran membuat proses perbaikan dilakukan bertahap dengan skala prioritas.
Meski demikian, pemerintah memastikan program pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial tetap menjadi fokus utama.
Gubernur juga mengajak insan pers menjaga iklim informasi yang sehat dan berimbang.
“Kami ingin mendengar kondisi riil dari lapangan melalui media. Sampaikan jika ada persoalan, selama tujuannya membangun Kalimantan Tengah,” tegasnya.
Pertemuan itu sekaligus memperkuat posisi pers sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga transparansi dan mendorong pembangunan daerah yang lebih akuntabel. (red-fe)
- Penulis: D'Borneo

Saat ini belum ada komentar