Jumat, 30 Okt 2026
light_mode
Beranda » Pemprov Kalteng » Gubernur Agustiar Rombak Pejabat Pemprov: Stop Kerja Seremonial

Gubernur Agustiar Rombak Pejabat Pemprov: Stop Kerja Seremonial

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Sel, 26 Mei 2026
  • visibility 94
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya — Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran kembali mengguncang struktur birokrasi Pemerintah Provinsi Kalteng. Enam pejabat tinggi pratama resmi dilantik di Istana Isen Mulang, Selasa (26/5/2026), dengan pesan keras: jabatan bukan tempat nyaman, tetapi medan pengabdian untuk rakyat.

Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Nomor 100.3.3.1/153/2026 tentang Pelantikan Pejabat Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026.

Enam pejabat yang dilantik yakni Eko Sulistiono sebagai Inspektur Daerah, M. Reza Prabowo sebagai Kepala Dinas Pendidikan, Agus Candra sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Rangga Lesmana sebagai Kepala Biro Umum Setda, Betri Susilawati sebagai Kepala Biro Organisasi Setda, serta Rus’ansyah sebagai Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Kalteng.

Di hadapan pejabat dan unsur Forkopimda, Agustiar menegaskan dirinya tidak membutuhkan pejabat yang hanya pandai berbicara tanpa hasil nyata di lapangan. Ia meminta seluruh pejabat segera membuktikan kapasitas dan loyalitas melalui kerja konkret yang dirasakan masyarakat.

“Jabatan ini bukan hadiah. Ini amanah besar. Saya minta dijawab dengan kerja nyata, bukan sekadar rutinitas dan laporan di atas meja,” tegas Agustiar.

Ia juga mengingatkan bahwa tantangan pembangunan Kalimantan Tengah ke depan semakin berat, mulai dari pendidikan, ketahanan pangan, pelayanan publik, hingga pemerataan pembangunan wilayah pedalaman. Karena itu, birokrasi dituntut bergerak cepat dan tidak terjebak pola kerja lama.

Menurut Agustiar, seluruh program perangkat daerah wajib sejalan dengan agenda nasional serta visi pembangunan Kalteng, termasuk mendukung program unggulan Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS).

“Setiap rupiah anggaran harus jelas manfaatnya untuk rakyat. Jangan ada program yang hanya habis di administrasi tanpa dampak nyata,” ujarnya.

Pelantikan ini dinilai menjadi sinyal kuat dimulainya konsolidasi pemerintahan Agustiar Sabran untuk mempercepat reformasi birokrasi dan memastikan mesin pemerintahan bekerja lebih agresif, efektif, dan berpihak pada masyarakat Kalimantan Tengah. (red-fe) 

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Kalteng “Sentil” Pemprov, Sengketa Tapal Batas dan DOB Dinilai Belum Serius Ditangani

    DPRD Kalteng “Sentil” Pemprov, Sengketa Tapal Batas dan DOB Dinilai Belum Serius Ditangani

    • calendar_month Jum, 15 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 62
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — DPRD Provinsi Kalimantan Tengah kembali melontarkan kritik terhadap Pemerintah Provinsi Kalteng terkait lambannya penyelesaian sengketa tapal batas wilayah dan minimnya progres pengusulan Daerah Otonomi Baru (DOB). Persoalan itu menjadi salah satu catatan tajam DPRD dalam pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Kalimantan Tengah Tahun Anggaran 2025 yang disampaikan pada Rapat Paripurna […]

  • UPR Cetak Guru Besar Baru, Riset Gambut Didorong Jadi Senjata Hadapi Krisis Pangan Kalteng

    UPR Cetak Guru Besar Baru, Riset Gambut Didorong Jadi Senjata Hadapi Krisis Pangan Kalteng

    • calendar_month Sab, 18 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 220
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Universitas Palangka Raya (UPR) kembali menegaskan perannya sebagai motor intelektual daerah dengan mengukuhkan Guru Besar di bidang agribisnis dan pertanian berkelanjutan. Di tengah ancaman krisis pangan dan tekanan terhadap ekosistem gambut, dunia kampus didorong tidak hanya melahirkan teori, tetapi solusi nyata. Rektor UPR Salampak secara resmi mengalungkan gordon kepada Evi Feronika […]

  • Harga Pangan dan BBM Kompak Naik, Inflasi Kalteng Tembus 4,47 Persen

    Harga Pangan dan BBM Kompak Naik, Inflasi Kalteng Tembus 4,47 Persen

    • calendar_month Rab, 1 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 127
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Kenaikan harga kebutuhan pokok, bahan bakar minyak (BBM), hingga minyak goreng mendorong laju inflasi tahunan (year-on-year/y-on-y) provinsi ini melonjak menjadi 4,47 persen pada Juni 2026. Angka tersebut meningkat tajam dibanding periode yang sama tahun lalu yang hanya 1,06 persen. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Tengah menunjukkan Indeks Harga Konsumen […]

  • Gubernur Agustiar Bantah APBD Kalteng Defisit Rp149 Miliar: "Kami Punya Hitungannya"

    Gubernur Agustiar Bantah APBD Kalteng Defisit Rp149 Miliar: “Kami Punya Hitungannya”

    • calendar_month Sab, 25 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 156
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Polemik mengenai kondisi keuangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kembali menghangat. Setelah DPRD Kalteng mengungkap adanya defisit APBD Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp149,53 miliar dalam rapat paripurna pertanggungjawaban APBD, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran langsung membantah anggapan tersebut. Menurut Agustiar, angka yang disampaikan DPRD tidak bisa serta-merta dimaknai sebagai kondisi keuangan daerah […]

  • Kartini Masa Kini Harus Berani Ambil Peran Strategis

    Kartini Masa Kini Harus Berani Ambil Peran Strategis

    • calendar_month Rab, 22 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 77
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Peringatan Hari Kartini tidak boleh berhenti sebagai seremoni tahunan tanpa makna. Wakil Ketua II DPRD Kalimantan Tengah, Muhammad Ansyari, menegaskan bahwa semangat Raden Ajeng Kartini harus dimanifestasikan dalam tindakan nyata perempuan masa kini. Ia menyatakan, perjuangan Kartini di era modern tidak lagi sekadar soal akses pendidikan, tetapi sudah bergeser pada bagaimana […]

  • Belum Berakhir! 704 Hektare Lahan di Kalteng Masih Terbakar

    Belum Berakhir! 704 Hektare Lahan di Kalteng Masih Terbakar

    • calendar_month Sel, 15 Sep 2026
    • account_circle fe
    • visibility 22
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Krisis karhutla di Indonesia belum juga padam. Data teranyar per 15 September 2026 mencatat masih ada 704,38 hektare lahan yang membutuhkan pemadaman, memaksa negara mengerahkan kekuatan penuh demi menjinakkan api yang terus mengancam sejumlah provinsi, tak terkecuali Kalimantan Tengah. Persoalan yang tak kunjung usai ini dibahas serius dalam Rapat Koordinasi Pembahasan […]

expand_less