Selasa, 28 Jul 2026
light_mode
Beranda » Artikel » Hari Kebangkitan Nasional dan Perjuangan Menjaga Identitas Budaya Dayak

Hari Kebangkitan Nasional dan Perjuangan Menjaga Identitas Budaya Dayak

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Rab, 20 Mei 2026
  • visibility 66
  • comment 0 komentar

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional bukan lagi sekadar mengenang perjuangan melawan penjajahan di masa lalu. Di era modern saat ini, kebangkitan bangsa juga dimaknai sebagai perjuangan menjaga identitas budaya di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital.

Di Kalimantan Tengah, semangat kebangkitan itu hidup melalui upaya masyarakat Dayak mempertahankan warisan budaya leluhur agar tidak hilang ditelan zaman. Modernisasi membawa banyak perubahan dalam kehidupan masyarakat, mulai dari pola pikir, gaya hidup, hingga cara generasi muda berinteraksi dengan budaya mereka sendiri.

Perkembangan teknologi dan budaya populer global perlahan mulai menggeser perhatian sebagian generasi muda dari akar tradisi lokal. Bahasa daerah mulai jarang digunakan di perkotaan, kesenian tradisional mulai bersaing dengan hiburan modern, sementara nilai-nilai budaya perlahan menghadapi tantangan besar untuk tetap relevan di tengah perubahan zaman.

Namun di tengah tantangan itu, Kalimantan Tengah terus menunjukkan komitmennya menjaga identitas budaya Dayak melalui berbagai kegiatan pelestarian budaya. Salah satu yang paling menonjol ialah pelaksanaan Festival Budaya Isen Mulang (FBIM), agenda budaya tahunan yang rutin digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam rangka memperingati Hari Jadi Provinsi.

FBIM bukan sekadar festival hiburan, tetapi telah menjadi simbol kebangkitan budaya masyarakat Dayak di era modern. Festival tersebut menjadi ruang besar memperkenalkan budaya, kearifan lokal, seni tradisi, hingga produk unggulan daerah kepada masyarakat nasional maupun dunia internasional.

Setiap tahun, ribuan masyarakat memadati arena festival untuk menyaksikan berbagai pertunjukan budaya khas Dayak. Mulai dari tari tradisional, karungut, olahraga tradisional, permainan rakyat, ritual adat, hingga pameran kerajinan lokal ditampilkan oleh seluruh kabupaten dan kota se-Kalimantan Tengah.

Filosofi “Isen Mulang” yang berarti pantang menyerah menjadi semangat masyarakat Dayak menjaga budaya mereka di tengah perubahan zaman. Nilai itu sejalan dengan semangat Hari Kebangkitan Nasional yang menekankan pentingnya persatuan, identitas, dan kebangkitan bangsa menghadapi tantangan baru.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata terus mendorong pelestarian budaya melalui pembinaan sanggar seni, pengembangan desa wisata, promosi budaya lokal, hingga pemberdayaan ekonomi kreatif berbasis budaya Dayak.

Selain menjaga warisan budaya, FBIM juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Festival tersebut membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk mempromosikan produk khas Kalimantan Tengah seperti batik Benang Bintik, anyaman rotan, kerajinan tangan Dayak, hingga kuliner tradisional.

Data Badan Pusat Statistik menunjukkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif terus menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, pelestarian budaya tidak hanya berkaitan dengan menjaga tradisi masa lalu, tetapi juga menjadi bagian penting pembangunan ekonomi masa depan.

Di era digital, perjuangan menjaga budaya juga memasuki ruang baru. Generasi muda Dayak mulai memanfaatkan media sosial untuk memperkenalkan tarian tradisional, musik daerah, cerita rakyat, hingga filosofi Huma Betang kepada masyarakat luas.

Huma Betang sendiri merupakan falsafah hidup masyarakat Dayak yang mengajarkan kebersamaan, toleransi, persatuan, dan hidup berdampingan dalam keberagaman. Nilai itu justru semakin relevan di tengah kehidupan modern yang penuh tantangan sosial dan derasnya arus informasi digital.

Hari Kebangkitan Nasional akhirnya menjadi momentum refleksi bahwa perjuangan bangsa hari ini tidak lagi mengangkat senjata, melainkan menjaga identitas dan jati diri bangsa agar tetap berdiri kokoh di tengah modernisasi dunia.

Dari jantung Borneo, masyarakat Dayak di Kalimantan Tengah menunjukkan bahwa budaya lokal tidak boleh hanya menjadi simbol masa lalu. Budaya harus hidup, berkembang, dan mampu bersaing di panggung dunia tanpa kehilangan akar identitasnya.

Sebab bangsa yang besar bukan hanya bangsa yang maju teknologinya, tetapi bangsa yang mampu menjaga budaya dan warisan leluhurnya di tengah perubahan zaman. (red)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Tinjau Shelter Nelayan di Gorontalo, Perkuat Hilirisasi Perikanan Rakyat

    Prabowo Tinjau Shelter Nelayan di Gorontalo, Perkuat Hilirisasi Perikanan Rakyat

    • calendar_month Sen, 11 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 61
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Gorontalo — Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung shelter sortir dan pengepakan ikan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Leato Selatan, Gorontalo, Sabtu (9/5/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah memperkuat infrastruktur perikanan rakyat sekaligus membangun sistem distribusi hasil laut yang lebih modern dan terintegrasi. Di kawasan shelter nelayan itu, Presiden melihat aktivitas penyortiran hasil […]

  • DAYABORNEO

    Niat Gondol 1,6 Ton Sawit, Pria di Kotim Malah Ketiduran di TKP

    • calendar_month Sen, 8 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 64
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Kotawaringin Timur – Sebuah aksi pencurian sawit dalam jumlah besar di Kabupaten Kotawaringin Timur berakhir antiklimaks. Saat tiga rekannya berhasil melarikan diri, seorang pria justru tertinggal di lokasi karena tertidur pulas di samping tumpukan sawit hasil curian. Pria berinisial SS (25) itu kini harus berurusan dengan hukum setelah petugas keamanan PT Windu Nabatindo Lestari […]

  • Ini Sederet Kado May Day 2026 dari Presiden Prabowo

    Ini Sederet Kado May Day 2026 dari Presiden Prabowo

    • calendar_month Jum, 1 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 136
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Peringatan Hari Buruh Nasional 2026 menjadi momentum bersejarah bagi kaum pekerja Indonesia. Di hadapan ratusan ribu buruh yang memadati kawasan Monumen Nasional, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengumumkan serangkaian kebijakan strategis yang disebut sebagai “Kado May Day 2026”, sebuah paket kebijakan yang menyasar perlindungan dan peningkatan kesejahteraan buruh, nelayan, pekerja rumah tangga, hingga […]

  • 📢 Informasi Rekayasa Lalu Lintas Tambun Bungai Run 2025

    📢 Informasi Rekayasa Lalu Lintas Tambun Bungai Run 2025

    • calendar_month Sab, 20 Des 2025
    • account_circle fe
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Dalam rangka mendukung kelancaran dan keamanan kegiatan Tambun Bungai Run 2025, akan diberlakukan rekayasa lalu lintas pada Minggu, 21 Desember 2025 pagi di sejumlah ruas jalan yang dilintasi peserta lomba lari. 🚧 Rekayasa lalu lintas dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan serta menjamin keselamatan peserta, panitia, dan pengguna jalan lainnya. 👮‍♂️ Personel Satlantas Polresta Palangka Raya […]

  • Hadiri Ramah Tamah, Gubernur Agustiar Ingatkan: Daerah Kuat Bukan karena SDA, tapi Persatuan

    Hadiri Ramah Tamah, Gubernur Agustiar Ingatkan: Daerah Kuat Bukan karena SDA, tapi Persatuan

    • calendar_month Sel, 30 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 106
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Muara Teweh – Di tengah perayaan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Barito Utara, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menyampaikan pesan yang lebih dari sekadar ucapan selamat. Di hadapan jajaran Pemerintah Kabupaten Barito Utara dan unsur Forkopimda, ia mengingatkan bahwa masa depan daerah tidak hanya ditentukan oleh melimpahnya sumber daya alam, tetapi oleh kemampuan masyarakat menjaga persatuan […]

  • Sudaryono Nahkodai Badan Gizi Nasional, Komitmen Wujudkan Tata Kelola Bersih

    Sudaryono Nahkodai Badan Gizi Nasional, Komitmen Wujudkan Tata Kelola Bersih

    • calendar_month Kam, 23 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 4
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) kini resmi berada di bawah kepemimpinan Sudaryono. Presiden Prabowo Subianto melantik mantan Wakil Menteri Pertanian itu sebagai Kepala BGN di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7/2026), untuk melanjutkan pelaksanaan berbagai program strategis pemerintah di sektor gizi nasional. Pengangkatan Sudaryono ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 78/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian […]

expand_less