Kamis, 30 Jul 2026
light_mode
Beranda » Pemprov Kalteng » Jaminan di Tengah Bahaya Laut: Dislutkan Kalteng Desak Perlindungan Nyata bagi Nelayan

Jaminan di Tengah Bahaya Laut: Dislutkan Kalteng Desak Perlindungan Nyata bagi Nelayan

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
  • visibility 57
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mulai mengencangkan langkah untuk memastikan nelayan tidak lagi bekerja tanpa perlindungan. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Kalteng, Sri Widanarni, menerima audiensi BPJS Ketenagakerjaan di ruang kerjanya, guna membahas penguatan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi nelayan dan pelaku usaha perikanan, Kamis (23/1/2026).

Pertemuan tersebut menyoroti tingginya risiko kerja sektor kelautan yang selama ini belum sepenuhnya diimbangi perlindungan memadai. Mulai dari perjalanan menuju lokasi kerja hingga aktivitas di laut, nelayan dihadapkan pada ancaman kecelakaan yang dapat berujung pada kehilangan penghasilan, bahkan nyawa.

Perwakilan BPJS Ketenagakerjaan, Subhan Adinugroho, menjelaskan bahwa negara telah menyiapkan skema perlindungan bagi pekerja sektor informal, termasuk nelayan.

“Melalui BPJS Ketenagakerjaan, nelayan dan pelaku usaha perikanan dapat memperoleh perlindungan jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian dengan iuran terjangkau. Dalam kondisi tertentu, kepesertaan bahkan dapat difasilitasi melalui dukungan pemerintah,” tegas Subhan.

Ia menambahkan, manfaat jaminan kematian dapat diberikan baik akibat sakit maupun kecelakaan di luar hubungan kerja, sesuai ketentuan nasional. Selain itu, BPJS juga menanggung biaya pengobatan, perawatan, santunan cacat, hingga santunan meninggal dunia akibat kecelakaan kerja.

Sri Widanarni menegaskan bahwa perlindungan jaminan sosial bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak.

“Nelayan dan pelaku usaha perikanan memiliki tingkat risiko kerja yang sangat tinggi. Negara harus hadir memberikan rasa aman, bukan hanya saat terjadi musibah, tetapi sejak mereka berangkat bekerja,” ujarnya.

Dislutkan Kalteng, kata dia, akan mendorong sinergi lintas sektor dan memperluas sosialisasi agar nelayan memahami manfaat serta mekanisme kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

“Kami ingin nelayan bekerja dengan lebih tenang, produktif, dan terlindungi. Ini bagian dari keberpihakan negara kepada masyarakat pesisir,” pungkasnya.

Audiensi ini menjadi sinyal kuat bahwa perlindungan sosial bagi nelayan Kalteng tidak boleh lagi tertunda. Negara dituntut hadir sebelum risiko berubah menjadi tragedi. (red-fe)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dishut Kalteng Tegaskan Polhut Garda Terdepan Perlindungan Hutan

    Dishut Kalteng Tegaskan Polhut Garda Terdepan Perlindungan Hutan

    • calendar_month Sen, 29 Des 2025
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 207
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — Komitmen menjaga hutan sebagai penyangga kehidupan kembali ditegaskan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Polisi Kehutanan (Polhut) ke-59 yang digelar di Persemaian Permanen Hiu Putih, Palangka Raya, Senin (29/12/2025) pagi. Kegiatan ini menjadi ruang refleksi atas peran strategis Polhut di tengah tantangan pengelolaan hutan yang semakin kompleks. […]

  • Reforma Agraria Disorot, Agustiar Sabran Sambut Pejabat Pusat di Kalteng

    Reforma Agraria Disorot, Agustiar Sabran Sambut Pejabat Pusat di Kalteng

    • calendar_month Kam, 23 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 39
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — Gubernur Agustiar Sabran menyambut langsung kedatangan Ketua Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda dan Wakil Menteri ATR/BPN RI Ossy Dermawan di Bandara Tjilik Riwut, Rabu (22/4/2026). Penyambutan berlangsung dengan prosesi adat khas Dayak, namun pesan yang dibawa dalam kunjungan ini jauh dari sekadar seremoni. Kunjungan kerja Komisi II DPR RI […]

  • Refleksi Hari Ibu: Menggagas Peran Generasi Z di Tengah Arus Globalisasi

    Refleksi Hari Ibu: Menggagas Peran Generasi Z di Tengah Arus Globalisasi

    • calendar_month Sen, 22 Des 2025
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 146
    • 0Komentar

    DAYABORNEO – Setiap tanggal 22 Desember, Indonesia memperingati Hari Ibu, momen untuk menghormati jasa dan pengorbanan para ibu dalam keluarga maupun masyarakat. Lebih dari sekadar simbol penghormatan, Hari Ibu menjadi refleksi bagi setiap generasi, terutama Generasi Z, tentang nilai-nilai ketahanan, kreativitas, dan tanggung jawab sosial di era globalisasi yang cepat berubah. Hari Ibu: Lebih dari Sekadar […]

  • Belanja Daerah Lamban, Mendagri Ultimatum Pemda

    Belanja Daerah Lamban, Mendagri Ultimatum Pemda

    • calendar_month Rab, 24 Des 2025
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 145
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menekan pemerintah daerah agar tidak lengah mengejar realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 menjelang tutup tahun anggaran. Ia menegaskan, rendahnya realisasi belanja daerah berpotensi menghambat perputaran ekonomi dan melemahkan daya beli masyarakat. Arahan itu disampaikan Tito saat memimpin Rapat Evaluasi Realisasi APBD Tahun […]

  • Ini Sederet Kado May Day 2026 dari Presiden Prabowo

    Ini Sederet Kado May Day 2026 dari Presiden Prabowo

    • calendar_month Jum, 1 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 138
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Peringatan Hari Buruh Nasional 2026 menjadi momentum bersejarah bagi kaum pekerja Indonesia. Di hadapan ratusan ribu buruh yang memadati kawasan Monumen Nasional, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengumumkan serangkaian kebijakan strategis yang disebut sebagai “Kado May Day 2026”, sebuah paket kebijakan yang menyasar perlindungan dan peningkatan kesejahteraan buruh, nelayan, pekerja rumah tangga, hingga […]

  • Pemprov Kalteng Tekankan KPH Tak Boleh Kelola Hutan Tanpa Rencana

    Pemprov Kalteng Tekankan KPH Tak Boleh Kelola Hutan Tanpa Rencana

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 91
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan tidak ada lagi ruang bagi pengelolaan hutan tanpa perencanaan yang jelas dan terukur. Melalui Klinik Pembinaan Penyusunan dan Perubahan Dokumen Rencana Pengelolaan Hutan Jangka Panjang (RPHJP), Pemprov Kalteng mendorong seluruh Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) untuk menertibkan arah pengelolaan kawasan hutan secara berkelanjutan. Kegiatan yang digelar di […]

expand_less