Takbir Menggema di Bundaran Besar, Gubernur Agustiar Serukan Persatuan
- account_circle D'Borneo
- calendar_month Rab, 27 Mei 2026
- visibility 24
- comment 0 komentar

Dok. Penampilan peserta pawai Takbiran Idul Adha
DAYABORNEO, Palangka Raya — Bundaran Besar Palangka Raya berubah menjadi lautan manusia saat ribuan warga memadati pusat kota untuk mengikuti Pawai Takbiran Idul Adha 1447 Hijriah, Selasa (26/5/2026) malam.
Di tengah gemuruh takbir dan parade kendaraan hias, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mengajak masyarakat menjaga persatuan dan semangat saling peduli di Bumi Tambun Bungai.
Pawai yang dilepas langsung oleh Agustiar itu menghadirkan suasana meriah. Puluhan kendaraan berhias ornamen Islami, miniatur masjid, hingga nuansa budaya lokal bergerak mengelilingi kota sambil mengumandangkan takbir. Ribuan warga tampak memenuhi sisi jalan sejak sore untuk menyaksikan malam takbiran terbesar di Kalteng tersebut.
Dalam sambutannya, Agustiar menegaskan Idul Adha tidak hanya berbicara soal ibadah kurban, tetapi juga tentang pengorbanan sosial, kepedulian, dan menjaga kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Kalimantan Tengah.
“Kita ini hidup dalam keberagaman. Karena itu, semangat Idul Adha harus menjadi penguat persaudaraan, penguat rasa saling membantu, dan penguat persatuan masyarakat,” tegas Agustiar.
Ia mengingatkan bahwa daerah yang kuat bukan hanya daerah yang kaya sumber daya alam, tetapi daerah yang masyarakatnya mampu hidup damai, rukun, dan saling menjaga satu sama lain.
Malam takbiran tahun ini juga menjadi ajang kreativitas berbagai kelompok masyarakat. Mulai dari organisasi pemuda, masjid, pondok pesantren, mahasiswa, hingga instansi pemerintah ikut ambil bagian dalam parade kendaraan dan atraksi religi.
Panitia turut mengumumkan pemenang lomba pawai takbiran. Sekretariat Daerah Kota Palangka Raya meraih juara pertama kategori instansi pemerintah, sementara kategori umum dimenangkan Ormas Laskar Pemuda Al-Faruq.
Kegiatan turut dihadiri unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jajaran pejabat Pemprov Kalteng. Hingga malam berakhir, kawasan Bundaran Besar tetap dipadati warga yang menikmati suasana malam Idul Adha penuh semangat kebersamaan. (red-fe)
- Penulis: D'Borneo

Saat ini belum ada komentar