Jumat, 30 Okt 2026
light_mode
Beranda » Pemprov Kalteng » Puncak Kemarau Makin Dekat, Agustiar Sabran Minta Karhutla Tak Ditangani Setengah Hati

Puncak Kemarau Makin Dekat, Agustiar Sabran Minta Karhutla Tak Ditangani Setengah Hati

  • account_circle fe
  • calendar_month Kam, 3 Sep 2026
  • visibility 55
  • comment 0 komentar

PALANGKARAYA, Dayaborneo – Musim kemarau di Kalimantan Tengah memasuki periode yang perlu diwaspadai. Pemerintah Provinsi Kalteng mengingatkan seluruh pihak agar tidak lengah menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang diperkirakan masih dapat berlangsung hingga akhir Oktober bahkan awal November 2026.

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran menyampaikan hal tersebut saat memimpin Rapat Evaluasi Pencegahan dan Penanganan Karhutla di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Kamis (3/9/2026).

Rapat tersebut diikuti jajaran Pemerintah Provinsi Kalteng, Forkopimda, serta para bupati dan wali kota. Evaluasi dilakukan untuk memastikan kesiapan daerah menghadapi puncak musim kemarau yang berlangsung pada Agustus hingga September.

Agustiar meminta penanganan karhutla dilakukan secara konsisten. Menurutnya, kondisi yang dihadapi bukan persoalan jangka pendek sehingga membutuhkan kesiapan personel, anggaran, peralatan hingga koordinasi lintas sektor.

Ia mengibaratkan upaya menghadapi karhutla seperti mengikuti perlombaan maraton. Pemerintah dan seluruh unsur terkait harus memiliki daya tahan serta menjaga ritme penanganan sampai kondisi benar-benar terkendali.

“Kita harus siap menghadapi kondisi yang panjang, bukan hanya hari ini. Dampaknya juga harus kita tangani, termasuk memastikan kebutuhan air bersih masyarakat terpenuhi dan dukungan anggaran tersedia,” tegas Gubernur.

Karena itu, pemerintah daerah diminta tidak hanya berfokus pada pemadaman api. Dampak yang muncul akibat karhutla, termasuk kebutuhan dasar masyarakat, kesehatan dan lingkungan, juga harus menjadi bagian dari penanganan.

Dalam rapat tersebut juga dilakukan penandatanganan Maklumat Bersama antara Pemerintah Provinsi Kalteng dan Forkopimda sebagai bentuk komitmen bersama menghadapi ancaman karhutla.

Agustiar menegaskan, maklumat tersebut tidak boleh berhenti sebagai dokumen seremonial. Komitmen yang telah disepakati harus diterjemahkan menjadi tindakan nyata di lapangan.

Sinergi pemerintah provinsi, kabupaten dan kota bersama TNI-Polri, dunia usaha, masyarakat serta seluruh pemangku kepentingan dinilai menjadi kunci untuk menekan risiko karhutla sekaligus melindungi masyarakat, lingkungan dan aktivitas ekonomi di Kalteng. (fe)

  • Penulis: fe

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Agustiar Sabran Minta Atlet Pelajar Buktikan Kualitas di O2SN Nasional

    Gubernur Agustiar Sabran Minta Atlet Pelajar Buktikan Kualitas di O2SN Nasional

    • calendar_month Sab, 18 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 49
    • 0Komentar

    DAYANORNEO, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mengirim pesan tegas kepada para atlet pelajar yang akan mewakili daerah pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat nasional. Prestasi di tingkat provinsi dinilai bukan garis akhir, melainkan awal untuk membuktikan kualitas Kalimantan Tengah di panggung nasional. Pesan tersebut disampaikan Gubernur saat menghadiri Malam Puncak O2SN […]

  • Bupati Fadia Arafiq Diduga Kendalikan Proyek dari Balik Perusahaan Keluarga

    Bupati Fadia Arafiq Diduga Kendalikan Proyek dari Balik Perusahaan Keluarga

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 98
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq (FAR) sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan jasa outsourcing di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan FAR diduga memiliki konflik kepentingan karena perusahaan yang memenangkan sejumlah proyek pemerintah merupakan milik keluarganya. “KPK menetapkan FAR selaku Bupati Pekalongan sebagai […]

  • Ekspor Batubara Tak Lagi Bebas, Pemerintah Terapkan Aturan Baru

    Ekspor Batubara Tak Lagi Bebas, Pemerintah Terapkan Aturan Baru

    • calendar_month Sen, 6 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 91
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Pemerintah resmi mengubah mekanisme ekspor batubara dengan menerapkan aturan baru yang memperkuat pengawasan terhadap komoditas sumber daya alam strategis. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya menata perdagangan batubara agar berlangsung lebih tertib, transparan, dan sesuai regulasi. Aturan itu tertuang dalam Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 31/MK/BC/2026 yang mulai berlaku efektif sejak 1 Juni […]

  • Fraksi Golkar Minta Anggaran Penanganan Karhutla Kalteng Diperjelas

    Fraksi Golkar Minta Anggaran Penanganan Karhutla Kalteng Diperjelas

    • calendar_month Kam, 10 Sep 2026
    • account_circle fe
    • visibility 56
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Kalimantan Tengah meminta pemerintah memperjelas dukungan anggaran untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dalam Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026. Kebutuhan pemadaman, personel, sarana penanganan asap, hingga perlindungan masyarakat menjadi bagian yang mendapat perhatian. Juru Bicara Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Rahadian Fani, menyampaikan […]

  • Ojol Tetap Berjuang di Tengah Kabut Asap Kalteng, Agustiar Sabran Salurkan Bantuan

    Ojol Tetap Berjuang di Tengah Kabut Asap Kalteng, Agustiar Sabran Salurkan Bantuan

    • calendar_month Sen, 19 Okt 2026
    • account_circle neha
    • visibility 24
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Di tengah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), pengemudi ojek online (ojol) tetap harus turun ke jalan demi memenuhi kebutuhan hidup. Risiko beraktivitas di tengah kondisi udara yang kurang baik menjadi tantangan yang mereka hadapi saat mencari nafkah. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyalurkan bantuan kepada para pengemudi ojol yang […]

  • Jam Pelajaran Sekolah di Kalteng Dipangkas, Ini Alasan di Baliknya

    Jam Pelajaran Sekolah di Kalteng Dipangkas, Ini Alasan di Baliknya

    • calendar_month Rab, 19 Agu 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 42
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Siswa di sejumlah sekolah Kalimantan Tengah mulai pekan ini bakal pulang lebih awal. Bukan karena libur, tapi karena setiap jam pelajaran kini dipersingkat, dari yang biasanya 45 menit menjadi hanya 30 menit. Kebijakan ini bukan tanpa sebab: kabut asap yang kian tebal di sejumlah wilayah dinilai sudah mengganggu proses belajar mengajar. […]

expand_less