Selasa, 15 Sep 2026
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Prabowo Ubah Tata Kelola Ekspor SDA, Negara Ambil Kendali Komoditas Strategis

Prabowo Ubah Tata Kelola Ekspor SDA, Negara Ambil Kendali Komoditas Strategis

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Kam, 21 Mei 2026
  • visibility 49
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Jakarta Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah besar dalam membenahi tata kelola sumber daya alam nasional dengan menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam.

Kebijakan tersebut diumumkan langsung Presiden dalam Rapat Paripurna DPR RI di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Melalui aturan baru itu, pemerintah menetapkan ekspor sejumlah komoditas strategis wajib dilakukan melalui badan usaha milik negara (BUMN) yang ditunjuk sebagai pengekspor tunggal. Tahap awal kebijakan akan diterapkan pada komoditas minyak kelapa sawit, batu bara, dan ferro alloys atau paduan besi.

Presiden Prabowo menegaskan kebijakan tersebut lahir untuk memastikan kekayaan alam Indonesia benar-benar memberi manfaat maksimal bagi negara dan rakyat.

“Kekayaan alam bangsa ini tidak boleh lagi bocor keluar tanpa kendali. Semua harus kembali untuk kemakmuran rakyat Indonesia,” tegas Prabowo.

Menurut Presiden, selama ini masih ditemukan berbagai persoalan dalam tata kelola ekspor sumber daya alam, mulai dari praktik kurang bayar, manipulasi harga, hingga pelarian devisa hasil ekspor ke luar negeri. Karena itu, pemerintah memutuskan memperkuat pengawasan melalui sistem ekspor yang lebih terpusat dan terkendali.

Ia menilai langkah tersebut bukan hanya soal perdagangan, tetapi bagian dari upaya memperkuat kedaulatan ekonomi nasional sesuai amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945.

“Negara harus hadir mengatur cabang produksi penting agar hasilnya benar-benar dipergunakan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

Selain penguatan pengawasan ekspor, pemerintah juga memperketat kebijakan devisa hasil ekspor dari sektor pengusahaan dan pengolahan sumber daya alam. Pemerintah ingin memastikan devisa yang dihasilkan tetap berputar di dalam negeri untuk mendukung pembangunan nasional dan memperkuat ketahanan ekonomi.

Prabowo optimistis kebijakan baru tersebut akan meningkatkan penerimaan negara sekaligus menciptakan tata kelola ekspor yang lebih transparan dan berkeadilan.

“Kita ingin Indonesia berdiri di atas kekuatan ekonominya sendiri, bukan hanya menjadi pemasok bahan mentah dunia,” pungkas Presiden. (red-fe) 

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Misi Dagang Kalteng–Jatim Perkuat Peluang Investasi Baru

    Misi Dagang Kalteng–Jatim Perkuat Peluang Investasi Baru

    • calendar_month Kam, 23 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 51
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangkaraya — Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus mendorong penguatan kerja sama antardaerah melalui misi dagang dan investasi bersama Jawa Timur. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperluas jaringan konektivitas, memperkuat kolaborasi ekonomi, serta membuka peluang usaha baru yang saling menguntungkan bagi kedua provinsi. Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan […]

  • Kabut Asap Makin Pekat, Kemenag Palangka Raya Ubah Pola Belajar Sekolah Madrasah

    Kabut Asap Makin Pekat, Kemenag Palangka Raya Ubah Pola Belajar Sekolah Madrasah

    • calendar_month Rab, 19 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 24
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai mengubah aktivitas pendidikan di Kota Palangka Raya. Kementerian Agama (Kemenag) setempat meminta sejumlah madrasah menyesuaikan kegiatan belajar demi melindungi siswa dan tenaga pendidik. Kebijakan tersebut tertuang dalam surat Kemenag Kota Palangka Raya Nomor B/242/Kk.15.5.2/PP.00/08/2026 tertanggal 19 Agustus 2026. Surat itu ditujukan kepada […]

  • AMPI Kalteng Cari Nahkoda Baru, Wagub Titip Pesan: Generasi Muda Jangan Jadi Penonton

    AMPI Kalteng Cari Nahkoda Baru, Wagub Titip Pesan: Generasi Muda Jangan Jadi Penonton

    • calendar_month Ming, 14 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 68
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Musyawarah Daerah (Musda) VIII Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kalimantan Tengah menjadi momentum penting bagi organisasi kepemudaan itu untuk menentukan arah kepemimpinan baru sekaligus menjawab tantangan regenerasi di tengah perubahan zaman yang semakin cepat. Musda yang digelar di Ballroom Aquarius Boutique Hotel, Palangka Raya, Minggu (14/6/2026), dibuka langsung oleh Wakil Gubernur […]

  • Rakerda APDESI Harus Lahirkan Solusi bagi Pembangunan Desa

    Rakerda APDESI Harus Lahirkan Solusi bagi Pembangunan Desa

    • calendar_month Rab, 10 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 42
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang sedang dijalankan pemerintah, Kabupaten Katingan menaruh harapan besar kepada Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan Dialog Interaktif DPD APDESI Kalimantan Tengah Tahun 2026 sebagai forum untuk mencari terobosan baru dalam pembangunan desa. Pemerintah Kabupaten Katingan menilai tantangan yang dihadapi desa saat ini semakin kompleks. Selain dituntut […]

  • Pemprov Kalteng Dorong Penguatan Kolaborasi Pendidikan Demi Lahirkan Generasi Unggul

    Pemprov Kalteng Dorong Penguatan Kolaborasi Pendidikan Demi Lahirkan Generasi Unggul

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 53
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangkaraya — Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menggelar forum konsolidasi pendidikan dasar dan menengah tahun 2026 sebagai langkah strategis memperkuat arah kebijakan sektor pendidikan. Kegiatan yang berlangsung di salah satu hotel di Palangka Raya, menghadirkan para kepala dinas, pengawas, serta pemangku kepentingan pendidikan dari berbagai kabupaten dan kota se-Kalimantan Tengah, Selasa (3/3/2026). Staf Ahli Gubernur […]

  • RKPD 2027 Harus Berdampak Langsung bagi Masyarakat

    RKPD 2027 Harus Berdampak Langsung bagi Masyarakat

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 78
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memasang target tinggi dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027. Perencanaan pembangunan ditegaskan tidak boleh lagi berhenti sebagai dokumen normatif, tetapi harus menjelma menjadi kebijakan yang benar-benar bekerja dan berdampak bagi masyarakat. Komitmen tersebut mengemuka dalam Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2027 […]

expand_less