Minggu, 13 Sep 2026
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Prabowo Ubah Tata Kelola Ekspor SDA, Negara Ambil Kendali Komoditas Strategis

Prabowo Ubah Tata Kelola Ekspor SDA, Negara Ambil Kendali Komoditas Strategis

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Kam, 21 Mei 2026
  • visibility 47
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Jakarta Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah besar dalam membenahi tata kelola sumber daya alam nasional dengan menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam.

Kebijakan tersebut diumumkan langsung Presiden dalam Rapat Paripurna DPR RI di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Melalui aturan baru itu, pemerintah menetapkan ekspor sejumlah komoditas strategis wajib dilakukan melalui badan usaha milik negara (BUMN) yang ditunjuk sebagai pengekspor tunggal. Tahap awal kebijakan akan diterapkan pada komoditas minyak kelapa sawit, batu bara, dan ferro alloys atau paduan besi.

Presiden Prabowo menegaskan kebijakan tersebut lahir untuk memastikan kekayaan alam Indonesia benar-benar memberi manfaat maksimal bagi negara dan rakyat.

“Kekayaan alam bangsa ini tidak boleh lagi bocor keluar tanpa kendali. Semua harus kembali untuk kemakmuran rakyat Indonesia,” tegas Prabowo.

Menurut Presiden, selama ini masih ditemukan berbagai persoalan dalam tata kelola ekspor sumber daya alam, mulai dari praktik kurang bayar, manipulasi harga, hingga pelarian devisa hasil ekspor ke luar negeri. Karena itu, pemerintah memutuskan memperkuat pengawasan melalui sistem ekspor yang lebih terpusat dan terkendali.

Ia menilai langkah tersebut bukan hanya soal perdagangan, tetapi bagian dari upaya memperkuat kedaulatan ekonomi nasional sesuai amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945.

“Negara harus hadir mengatur cabang produksi penting agar hasilnya benar-benar dipergunakan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

Selain penguatan pengawasan ekspor, pemerintah juga memperketat kebijakan devisa hasil ekspor dari sektor pengusahaan dan pengolahan sumber daya alam. Pemerintah ingin memastikan devisa yang dihasilkan tetap berputar di dalam negeri untuk mendukung pembangunan nasional dan memperkuat ketahanan ekonomi.

Prabowo optimistis kebijakan baru tersebut akan meningkatkan penerimaan negara sekaligus menciptakan tata kelola ekspor yang lebih transparan dan berkeadilan.

“Kita ingin Indonesia berdiri di atas kekuatan ekonominya sendiri, bukan hanya menjadi pemasok bahan mentah dunia,” pungkas Presiden. (red-fe) 

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Genjot Transformasi Sekolah: Target 2028 Tuntas

    Prabowo Genjot Transformasi Sekolah: Target 2028 Tuntas

    • calendar_month Rab, 29 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 44
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Cilacap – Prabowo Subianto menegaskan komitmen kuat pemerintah dalam membenahi kualitas pendidikan nasional, tidak hanya dari sisi infrastruktur, tetapi juga transformasi sistem pembelajaran berbasis teknologi. Hal itu disampaikan usai meninjau SMAN 1 Cilacap, Rabu (29/4/2026). Presiden menargetkan seluruh sekolah di Indonesia dapat mengalami perbaikan bertahap hingga tuntas pada 2028. Ia menilai, pemerataan kualitas pendidikan […]

  • KPK OTT Bupati Pekalongan, Ini Dugaan Korupsi di Baliknya

    KPK OTT Bupati Pekalongan, Ini Dugaan Korupsi di Baliknya

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 105
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Pekalongan, FAR, dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan korupsi pengadaan jasa outsourcing di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan. KPK langsung menetapkan  Fadia Arafiq (FAR) sebagai tersangka dan menahannya selama 20 hari pertama di Rutan Cabang Gedung Merah Putih KPK, terhitung sejak 4 hingga 23 Maret 2026. […]

  • Polisi Kehutanan Penjaga Hutan, Ini Tugas dan Fungsinya

    Polisi Kehutanan Penjaga Hutan, Ini Tugas dan Fungsinya

    • calendar_month Rab, 31 Des 2025
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 364
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — Polisi Kehutanan (Polhut) Kalimantwn Tengah baru saja melakasanakan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Polhut ke-59 yang digelar di Persemaian Permanen Hiu Putih, Palangka Raya, Senin (29/12/2025) pagi. Peringatan ini menjadi momentum untuk menguatkan komitmen perlindungan hutan di tengah tantangan kejahatan kehutanan yang semakin kompleks. Polisi Kehutanan merupakan aparatur sipil negara […]

  • Disperkimtan Kalteng Gencarkan Sosialisasi Cegah Permukiman Kumuh

    Disperkimtan Kalteng Gencarkan Sosialisasi Cegah Permukiman Kumuh

    • calendar_month Rab, 31 Des 2025
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 157
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka RAYA – Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hunian masyarakat, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus mendorong pencegahan kawasan permukiman kumuh melalui pendekatan edukatif. Langkah tersebut dilakukan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Kalteng dengan menggencarkan kegiatan sosialisasi di berbagai daerah. Kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan di sejumlah kabupaten itu bertujuan membangun kesadaran masyarakat […]

  • BNNP Kalteng Perkuat Perang Melawan Narkoba

    BNNP Kalteng Perkuat Perang Melawan Narkoba

    • calendar_month Kam, 20 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 55
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Perang terhadap narkoba di Kalimantan Tengah tidak bisa hanya mengandalkan aparat penegak hukum. BNN Provinsi Kalimantan Tengah mendorong keterlibatan pemerintah, masyarakat hingga generasi muda untuk memperkuat gerakan pencegahan dan pemberantasan narkotika. Pesan tersebut mengemuka dalam rangkaian kegiatan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalteng yang digelar di Palangka Raya, Kamis (20/8/2026). Kegiatan […]

  • Pemprov Kalteng Genjot Beasiswa HBS, Tak Ingin Anak Daerah Gagal Kuliah karena Biaya

    Pemprov Kalteng Genjot Beasiswa HBS, Tak Ingin Anak Daerah Gagal Kuliah karena Biaya

    • calendar_month Sen, 29 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 108
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mulai memperkuat fondasi program bantuan biaya kuliah Huma Betang Sejahtera (HBS) agar benar-benar menyentuh mahasiswa yang membutuhkan. Di tengah tingginya biaya pendidikan, Pemprov menegaskan tidak ingin ada generasi muda Kalimantan Tengah yang gagal mengenyam bangku kuliah hanya karena persoalan ekonomi. Komitmen tersebut mengemuka dalam Focus Group Discussion (FGD) […]

expand_less