Selasa, 28 Jul 2026
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Rakerda APDESI Harus Lahirkan Solusi bagi Pembangunan Desa

Rakerda APDESI Harus Lahirkan Solusi bagi Pembangunan Desa

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Rab, 10 Jun 2026
  • visibility 30
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya Di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang sedang dijalankan pemerintah, Kabupaten Katingan menaruh harapan besar kepada Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan Dialog Interaktif DPD APDESI Kalimantan Tengah Tahun 2026 sebagai forum untuk mencari terobosan baru dalam pembangunan desa.

Pemerintah Kabupaten Katingan menilai tantangan yang dihadapi desa saat ini semakin kompleks. Selain dituntut menyukseskan program nasional, pemerintah desa juga harus mampu menjaga kualitas pelayanan publik dengan sumber daya yang lebih terbatas.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Katingan, Ponny Natalia, mengatakan pelaksanaan Rakerda APDESI menjadi momentum penting bagi para kepala desa untuk saling berbagi pengalaman dan strategi menghadapi perubahan kebijakan pembangunan.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini. Harapannya Rakerda APDESI bisa menghasilkan masukan dan pemikiran positif bagi desa-desa, terutama bagaimana tetap bertahan, berkembang, dan maju dalam kondisi efisiensi anggaran seperti sekarang,” kata Ponny kepada wartawan, Rabu (10/6/2026).

Menurut Ponny, penguatan organisasi pemerintah desa menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan pembangunan di tingkat akar rumput tetap berjalan efektif. Karena itu, Kabupaten Katingan sebelumnya juga telah mengukuhkan kepengurusan APDESI tingkat kecamatan sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi antardesa.

Ia menilai kepala desa saat ini tidak hanya berperan sebagai administrator pemerintahan, tetapi juga dituntut menjadi pemimpin yang mampu mencari solusi atas berbagai persoalan masyarakat, mulai dari ekonomi, ketahanan pangan hingga pemberdayaan sumber daya lokal.

“Desa harus mampu beradaptasi dengan situasi yang ada. Efisiensi bukan berarti berhenti membangun, tetapi bagaimana memanfaatkan sumber daya yang tersedia secara lebih efektif dan tepat sasaran,” ujarnya.

Dengan jumlah desa yang tersebar di berbagai wilayah Katingan, forum seperti Rakerda APDESI dinilai penting untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah desa, pemerintah daerah, dan pemerintah pusat.

Ponny berharap hasil pembahasan dalam Rakerda tidak berhenti pada rekomendasi semata, tetapi dapat diterjemahkan menjadi langkah konkret yang membantu desa meningkatkan kualitas pelayanan dan kesejahteraan masyarakat.

“Yang terpenting adalah desa tetap bergerak, tetap berinovasi, dan tetap menjadi ujung tombak pembangunan di daerah,” pungkasnya. (red-fe) 

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Lantik Donny Ermawan dan Yos Sunitiyoso Pimpin Universitas Republik Indonesia

    Prabowo Lantik Donny Ermawan dan Yos Sunitiyoso Pimpin Universitas Republik Indonesia

    • calendar_month Kam, 23 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 5
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto resmi menetapkan kepemimpinan pertama Universitas Republik Indonesia (URI) dengan melantik Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur URI dan Yos Sunitiyoso sebagai Wakil Gubernur URI. Prosesi pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7/2026), sebagai bagian dari penguatan sektor pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia nasional. Pelantikan kedua pimpinan URI tersebut […]

  • Inflasi Kalteng Tembus 3,86 Persen, Harga Kebutuhan Pokok Terus Menekan Warga

    Inflasi Kalteng Tembus 3,86 Persen, Harga Kebutuhan Pokok Terus Menekan Warga

    • calendar_month Kam, 2 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 74
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Tekanan ekonomi mulai terasa nyata di Kalimantan Tengah. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan (year-on-year/y-on-y) pada Maret 2026 mencapai 3,86 persen, sebuah angka yang menunjukkan kenaikan harga kebutuhan masyarakat belum sepenuhnya terkendali. Kepala BPS Kalteng, Agnes Widiastuti, mengungkapkan bahwa lonjakan ini tercermin dari Indeks Harga Konsumen (IHK) yang naik menjadi […]

  • Bandar Narkoba di Katingan Dilabrak Polisi,  Satu Anggota Gugur

    Bandar Narkoba di Katingan Dilabrak Polisi,  Satu Anggota Gugur

    • calendar_month Kam, 2 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 64
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Katingan – Operasi penggerebekan jaringan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, berubah menjadi tragedi berdarah. Seorang anggota Satresnarkoba Polres Katingan gugur saat menjalankan tugas, dua personel lainnya dinyatakan hilang, sementara seorang warga tewas dalam insiden yang mewarnai operasi penindakan tersebut, Kamis (2/7/2026) dini hari. Peristiwa ini menjadi salah satu operasi pemberantasan narkoba paling […]

  • Gubernur Agustiar: Keamanan adalah Fondasi Pembangunan

    Gubernur Agustiar: Keamanan adalah Fondasi Pembangunan

    • calendar_month Rab, 1 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 42
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak bisa dipisahkan dari stabilitas keamanan. Karena itu, peran Kepolisian Republik Indonesia dinilai menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga iklim investasi, pelayanan publik, dan ketenteraman masyarakat. Pesan tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, saat menghadiri Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di […]

  • Dana Jalan Nasional Tinggal Rp300 Miliar, DPRD: Jangan Korbankan Masyarakat Kalteng

    Dana Jalan Nasional Tinggal Rp300 Miliar, DPRD: Jangan Korbankan Masyarakat Kalteng

    • calendar_month Sel, 7 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 9
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemangkasan anggaran pembangunan dan pemeliharaan jalan nasional di Kalimantan Tengah menjadi perhatian serius DPRD Provinsi Kalimantan Tengah. Alokasi dana yang sebelumnya mencapai sekitar Rp1 triliun kini hanya tersisa sekitar Rp300 miliar, angka yang dinilai jauh dari cukup untuk menjaga kondisi infrastruktur di provinsi terluas di Indonesia itu. Ketua Komisi IV DPRD Kalteng, […]

  • DAYABORNEO

    Niat Gondol 1,6 Ton Sawit, Pria di Kotim Malah Ketiduran di TKP

    • calendar_month Sen, 8 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 64
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Kotawaringin Timur – Sebuah aksi pencurian sawit dalam jumlah besar di Kabupaten Kotawaringin Timur berakhir antiklimaks. Saat tiga rekannya berhasil melarikan diri, seorang pria justru tertinggal di lokasi karena tertidur pulas di samping tumpukan sawit hasil curian. Pria berinisial SS (25) itu kini harus berurusan dengan hukum setelah petugas keamanan PT Windu Nabatindo Lestari […]

expand_less