Reshuffle Terbatas, Presiden Prabowo Perkuat Struktur Pemerintahan
- account_circle D'Borneo
- calendar_month Sel, 28 Apr 2026
- visibility 100
- comment 0 komentar

Dok. FB Setkab RI.
DAYABORNEO, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik sejumlah pejabat negara untuk sisa masa jabatan periode 2024–2029 di Istana Negara, Senin (27/4/2026).
Pelantikan ini menandai langkah konsolidasi pemerintahan guna memperkuat kinerja kabinet di tengah dinamika nasional dan global yang terus berkembang.
Dalam prosesi yang berlangsung khidmat, Presiden Prabowo didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengambil sumpah jabatan para pejabat yang dilantik. Mereka berjanji setia kepada Undang-Undang Dasar 1945 serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab demi kepentingan bangsa dan negara.
Sejumlah nama strategis mengisi posisi penting dalam pemerintahan. Mohammad Jumhur Hidayat dilantik sebagai Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.
Sementara itu, Hanif Faisol Nurofiq dipercaya sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan. Posisi Kepala Staf Kepresidenan diisi oleh Dudung Abdurachman.
Di sektor komunikasi, Presiden menunjuk Muhammad Qodari sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, serta Hasan Nasbi sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi. Adapun Abdul Kadir Karding dilantik sebagai Kepala Badan Karantina Indonesia.
Pelantikan ini dipandang sebagai bagian dari penguatan struktur pemerintahan untuk menjawab tantangan lintas sektor, mulai dari isu lingkungan, ketahanan pangan, hingga komunikasi publik yang semakin kompleks.
Pemerintah menilai, posisi-posisi tersebut memegang peran kunci dalam menjaga stabilitas kebijakan dan mempercepat implementasi program prioritas nasional.
Acara pelantikan turut dihadiri pimpinan lembaga negara, jajaran menteri Kabinet Merah Putih, serta petinggi TNI dan Polri, termasuk Panglima TNI Agus Subiyanto dan Kapolri Listyo Sigit Prabowo.
Dengan pelantikan ini, Presiden Prabowo menegaskan komitmennya untuk memastikan roda pemerintahan berjalan efektif, adaptif, dan responsif dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan ke depan. (red-fe)
- Penulis: D'Borneo

Saat ini belum ada komentar