Sabtu, 31 Okt 2026
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Gunung Mas Kejar Target Zero Narkoba, Bupati: Kami Siap Dirikan BNN

Gunung Mas Kejar Target Zero Narkoba, Bupati: Kami Siap Dirikan BNN

  • account_circle fe
  • calendar_month Jum, 21 Agu 2026
  • visibility 89
  • comment 0 komentar

PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas tidak ingin perang melawan narkoba hanya mengandalkan penindakan. Pemerintah daerah mulai memperkuat benteng dari masyarakat melalui kegiatan keagamaan, sosialisasi, hingga mendorong pembentukan Badan Narkotika Nasional (BNN) di tingkat kabupaten.

Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong mengatakan, penguatan iman menjadi salah satu langkah yang terus dilakukan untuk mencegah masyarakat terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika.

“Kalau kami di Gunung Mas, pertama kami sering melakukan kegiatan ibadah untuk menguatkan iman,” kata Jaya.

Menurutnya, pencegahan harus dilakukan dari berbagai sisi. Karena itu, Pemkab Gunung Mas juga terus memperbaiki materi sosialisasi agar informasi mengenai bahaya narkoba lebih mudah dipahami masyarakat.

Langkah berikutnya adalah memperkuat kelembagaan.

Jaya menyatakan Pemkab Gunung Mas siap mendukung pembentukan BNN di wilayahnya. Bahkan, dokumen terkait rencana tersebut disebut telah ditandatangani.

“Gunung Mas siap untuk kita dirikan BNN,” ujarnya, Kamis (20/8/2026).

Menurut Jaya, keberadaan BNN di tingkat kabupaten diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika (P4GN).

Bagi pemerintah daerah, ancaman narkoba bukan persoalan yang bisa diselesaikan hanya dengan menangkap pelaku. Edukasi, ketahanan keluarga, penguatan nilai keagamaan dan kehadiran lembaga yang khusus menangani narkotika juga menjadi bagian dari perang tersebut.

Jaya bahkan memasang target tinggi. Ia ingin angka peredaran narkotika di Gunung Mas terus ditekan hingga mencapai titik nol.

“Harapan ke depannya, peredaran narkotika bisa menurun, bahkan bisa zero di Gunung Mas,” tegasnya.

Target tersebut tentu tidak ringan. Peredaran narkotika memiliki jaringan dan pola yang terus berkembang. Karena itu, pemerintah daerah membutuhkan dukungan aparat penegak hukum dan partisipasi masyarakat.

Dengan rencana pembentukan BNN, Pemkab Gunung Mas berharap perang terhadap narkoba dapat dilakukan lebih terarah. Bukan hanya ketika kasus sudah muncul, tetapi dimulai dari pencegahan sebelum masyarakat, khususnya generasi muda, menjadi korban. (fe) 

  • Penulis: fe

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sidang Isbat Tetapkan Awal Puasa Ramadhan, Kamis 19 Februari 2026

    Sidang Isbat Tetapkan Awal Puasa Ramadhan, Kamis 19 Februari 2026

    • calendar_month Sel, 17 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 188
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Pemerintah memastikan 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026, setelah melalui sidang isbat yang digelar Kementerian Agama di Jakarta, Selasa (17/2/2026). Keputusan tersebut diambil dengan menggabungkan perhitungan hisab dan hasil pemantauan hilal di berbagai daerah, Indonesia. Menteri Agama RI Nasaruddin Umar menjelaskan bahwa tim pemantau tidak menemukan hilal yang […]

  • Gubernur Agustiar: Iduladha Melahirkan Kepedulian, 16 Hewan Kurban Diserahkan

    Gubernur Agustiar: Iduladha Melahirkan Kepedulian, 16 Hewan Kurban Diserahkan

    • calendar_month Kam, 28 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 54
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — Gubernur Agustiar Sabran menegaskan bahwa Hari Raya Iduladha tidak boleh berhenti sebagai ritual tahunan semata. Di tengah semangat pembangunan daerah, Iduladha harus menjadi momentum memperkuat kepedulian sosial, solidaritas, dan persaudaraan masyarakat Kalimantan Tengah. Pesan itu disampaikan saat Gubernur melaksanakan Salat Iduladha 1447 Hijriah bersama ribuan jemaah di Masjid Raya Nurul Islam […]

  • Rehabilitasi Hutan Kalteng Baru 18 Persen, DPRD Soroti Lemahnya Pengawasan dan Kinerja Kehutanan

    Rehabilitasi Hutan Kalteng Baru 18 Persen, DPRD Soroti Lemahnya Pengawasan dan Kinerja Kehutanan

    • calendar_month Sab, 16 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 219
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — DPRD Provinsi Kalimantan Tengah kembali melontarkan kritik keras terhadap kinerja sektor kehutanan dalam pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun Anggaran 2025. Sorotan tajam itu muncul setelah capaian rehabilitasi hutan dan lahan di Kalimantan Tengah dinilai masih jauh dari target yang ditetapkan. Dalam Rapat Paripurna ke-4 Masa Persidangan II Tahun Sidang […]

  • Target Taruna Tani Meleset Jauh, Pendaftar Baru 14 Persen

    Target Taruna Tani Meleset Jauh, Pendaftar Baru 14 Persen

    • calendar_month Kam, 6 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 35
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo — Ambisi besar Kalimantan Tengah jadi lumbung pangan nasional ternyata belum diimbangi minat anak muda turun ke sawah. Pendaftaran calon Taruna Tani untuk Pendidikan Tinggi Vokasi Bidang Pertanian baru terisi 25 orang, alias cuma 14 persen dari target. Fakta ini terungkap saat Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo, mewakili Gubernur Agustiar Sabran, […]

  • Dolar Tembus Rp18.000 Lagi, BI Buka Suara!

    Dolar Tembus Rp18.000 Lagi, BI Buka Suara!

    • calendar_month Sel, 29 Sep 2026
    • account_circle fe
    • visibility 19
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Dolar Amerika Serikat (AS) kembali menembus Rp18.000, Selasa (29/9/2026). Bank Indonesia (BI) menyebut rupiah sedang dihantam tekanan global yang datang bertubi-tubi, mulai dari harga minyak di atas US$108 per barel hingga imbal hasil surat utang AS yang menyentuh level tertinggi sejak 2007. Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI Erwin […]

  • Pemprov dan BPN Perkuat Kolaborasi Reforma Agraria

    Pemprov dan BPN Perkuat Kolaborasi Reforma Agraria

    • calendar_month Sel, 21 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 85
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengirim sinyal kuat bahwa reforma agraria tidak boleh lagi sekadar menjadi agenda administratif. Penataan tanah harus benar-benar menghadirkan kepastian hukum, mencegah konflik agraria, sekaligus membuka akses ekonomi bagi masyarakat. Pesan tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Awal Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 yang […]

expand_less