Sabtu, 31 Okt 2026
light_mode
Beranda » DPRD Kalteng » Rehabilitasi Hutan Kalteng Baru 18 Persen, DPRD Soroti Lemahnya Pengawasan dan Kinerja Kehutanan

Rehabilitasi Hutan Kalteng Baru 18 Persen, DPRD Soroti Lemahnya Pengawasan dan Kinerja Kehutanan

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Sab, 16 Mei 2026
  • visibility 218
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya — DPRD Provinsi Kalimantan Tengah kembali melontarkan kritik keras terhadap kinerja sektor kehutanan dalam pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun Anggaran 2025. Sorotan tajam itu muncul setelah capaian rehabilitasi hutan dan lahan di Kalimantan Tengah dinilai masih jauh dari target yang ditetapkan.

Dalam Rapat Paripurna ke-4 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2026, DPRD mengungkapkan rehabilitasi hutan dan lahan yang dijalankan Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah baru mencapai 18,99 persen. Angka tersebut dinilai belum sebanding dengan luas kawasan kritis dan ancaman kerusakan lingkungan yang terus meningkat di sejumlah wilayah.

Juru Bicara DPRD Kalteng, H. Sudarsono, menegaskan rendahnya capaian tersebut tidak bisa dianggap persoalan administratif semata, melainkan menyangkut keseriusan pemerintah daerah dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup.

“DPRD melihat pengelolaan kehutanan masih membutuhkan langkah yang lebih konkret dan terukur. Rehabilitasi lahan tidak boleh berjalan lambat sementara kerusakan kawasan hutan terus terjadi,” tegas Sudarsono dalam laporan gabungan komisi DPRD, Senin (11/5/2026).

DPRD juga menyoroti lemahnya pengawasan di lapangan. Karena itu, legislatif meminta Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memperkuat sistem pengawasan berbasis Geographic Information System (GIS) guna memantau kondisi kawasan hutan secara real time dan mencegah potensi kerusakan lebih luas.

Selain itu, DPRD mendesak percepatan rehabilitasi hutan melalui pola kemitraan bersama masyarakat dan pihak swasta agar pemulihan kawasan kritis tidak hanya bergantung pada anggaran pemerintah.

“Penguatan fungsi operasional Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) juga harus menjadi prioritas agar pengelolaan hutan di tingkat tapak benar-benar efektif dan tidak hanya berhenti di atas kertas,” lanjutnya.

DPRD menilai Kalimantan Tengah membutuhkan kebijakan kehutanan yang lebih agresif dan berpihak pada keberlanjutan lingkungan, mengingat provinsi ini terus menghadapi ancaman deforestasi, degradasi lahan, hingga kebakaran hutan dan lahan setiap tahun. (red-fe)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Andreas Eno Kupas Dinamaika Penegakan Hukum Korupsi: Dari Regulasi Hingga Putusan Pengadilan

    Andreas Eno Kupas Dinamaika Penegakan Hukum Korupsi: Dari Regulasi Hingga Putusan Pengadilan

    • calendar_month Rab, 24 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 31
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Ponorogo – Perang melawan korupsi di Indonesia ternyata tidak hanya ditentukan oleh kerasnya penegakan hukum. Di balik setiap perkara, terdapat dinamika regulasi, putusan Mahkamah Konstitusi (MK), hingga yurisprudensi Mahkamah Agung yang terus membentuk arah pemberantasan korupsi dari waktu ke waktu. Perspektif itu disampaikan Hakim Ad Hoc Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) sekaligus akademisi, Andreas Eno […]

  • Kadisdik Reza Prabowo Dorong Juara O2SN Buktikan Diri di Tingkat Nasional

    Kadisdik Reza Prabowo Dorong Juara O2SN Buktikan Diri di Tingkat Nasional

    • calendar_month Sab, 18 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 37
    • 0Komentar

    DAYANORNEO, Palangka Raya – Prestasi di tingkat provinsi bukan garis akhir. Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah mengingatkan para juara Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2026 agar tidak terlena dengan kemenangan, tetapi segera mempersiapkan diri menghadapi persaingan yang jauh lebih berat di tingkat nasional. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, M. Reza Prabowo, menegaskan kualitas atlet pelajar […]

  • Prabowo Tegaskan Kekayaan Alam Tak Boleh Bocor

    Prabowo Tegaskan Kekayaan Alam Tak Boleh Bocor

    • calendar_month Kam, 21 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 98
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kekayaan alam Indonesia harus menjadi kekuatan nasional yang sepenuhnya dipergunakan untuk kemakmuran rakyat. Penegasan itu disampaikan Presiden saat menyampaikan pidato dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026 terkait Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN 2027 di Gedung Nusantara […]

  • Dari Jam 3 Sore sampai 9 Malam, Ini Wilayah Palangka Raya yang Bakal Gelap Gulita

    Dari Jam 3 Sore sampai 9 Malam, Ini Wilayah Palangka Raya yang Bakal Gelap Gulita

    • calendar_month Kam, 3 Sep 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 37
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayanorneo — Sore hingga malam ini, warga di beberapa titik Kota Palangka Raya perlu bersiap-siap. PLN mengumumkan bakal ada pemadaman listrik sementara di dua wilayah kerja sekaligus, yakni ULP Palangka Raya Barat dan ULP Palangka Raya Timur, menyusul gangguan kelistrikan yang terjadi belakangan ini. Buat yang tinggal atau beraktivitas di kawasan terdampak, ada […]

  • BGN Bantah Isu Untung Rp1,8 Miliar dari MBG

    BGN Bantah Isu Untung Rp1,8 Miliar dari MBG

    • calendar_month Sen, 23 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 137
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa informasi yang beredar mengenai mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) meraup keuntungan hingga Rp1,8 miliar per tahun dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak sesuai dengan fakta operasional di lapangan. Klarifikasi ini disampaikan Wakil Kepala BGN Bidang Operasional, Sony Sonjaya untuk meredam spekulasi yang berkembang di […]

  • Jalur Prioritas Lansia dan Ojol di Tengah Krisis BBM Palangka Raya — Solusi Manis yang Berisiko Pahit

    Jalur Prioritas Lansia dan Ojol di Tengah Krisis BBM Palangka Raya — Solusi Manis yang Berisiko Pahit

    • calendar_month Sen, 7 Sep 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Kelangkaan bahan bakar minyak yang melanda Palangka Raya beberapa waktu terakhir bukan lagi sekadar keluhan warganet di media sosial, melainkan persoalan nyata yang menyentuh denyut ekonomi harian masyarakat. Antrean yang mengular hingga ke badan jalan, sebagaimana terlihat di sejumlah SPBU seperti Jalan Imam Bonjol dan Jalan Tjilik Riwut, telah memaksa Pemerintah Kota Palangka Raya turun […]

expand_less