Jumat, 11 Sep 2026
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Sidang Isbat Tetapkan Awal Puasa Ramadhan, Kamis 19 Februari 2026

Sidang Isbat Tetapkan Awal Puasa Ramadhan, Kamis 19 Februari 2026

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Sel, 17 Feb 2026
  • visibility 175
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Jakarta – Pemerintah memastikan 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026, setelah melalui sidang isbat yang digelar Kementerian Agama di Jakarta, Selasa (17/2/2026).

Keputusan tersebut diambil dengan menggabungkan perhitungan hisab dan hasil pemantauan hilal di berbagai daerah, Indonesia.

Menteri Agama RI Nasaruddin Umar menjelaskan bahwa tim pemantau tidak menemukan hilal yang memenuhi kriteria visibilitas sebagaimana pedoman MABIMS. Karena itu, pemerintah memutuskan untuk mengistikmalkan bulan Syakban menjadi 30 hari.

“Data hisab menunjukkan posisi hilal belum memenuhi syarat visibilitas. Laporan rukyat di lapangan juga tidak mengonfirmasi terlihatnya hilal, sehingga 1 Ramadhan ditetapkan pada 19 Februari 2026,” ujar Nasaruddin.

Ia menegaskan, pemerintah konsisten menggunakan kriteria MABIMS dengan batas minimal tinggi hilal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat. Pada saat pemantauan, elongasi yang terukur masih berada di bawah ketentuan tersebut, sehingga peluang hilal terlihat sangat kecil.

Sidang isbat melibatkan banyak unsur, antara lain Komisi VIII DPR RI, Majelis Ulama Indonesia, BMKG, Badan Riset dan Inovasi Nasional, Observatorium Bosscha, Planetarium Jakarta, Badan Informasi Geospasial, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam dan pondok pesantren. Keterlibatan lintas lembaga ini menegaskan bahwa penetapan awal Ramadhan dilakukan secara terbuka, ilmiah, dan akuntabel.

Di sisi lain, perbedaan penetapan awal Ramadhan kembali muncul karena Pimpinan Pusat Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadhan 1447 H pada 18 Februari 2026 dengan menggunakan Kalender Hijriah Global Tunggal. Metode tersebut menerapkan prinsip satu hari satu tanggal secara global berbasis hisab astronomi.

Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir mengingatkan umat Islam agar tidak terjebak dalam perdebatan berkepanjangan. “Perbedaan ini lahir dari metode ijtihad yang berbeda. Kita perlu menyikapinya dengan tasamuh dan saling menghormati,” katanya.

Pemerintah mengajak masyarakat fokus mempersiapkan diri menyambut Ramadhan dengan memperkuat ibadah, menjaga persaudaraan, serta merawat kerukunan di tengah perbedaan penetapan awal puasa. (red-fe)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Kalteng Prioritaskan Raperda Konflik Pertanahan Pada Sidang II 2026

    DPRD Kalteng Prioritaskan Raperda Konflik Pertanahan Pada Sidang II 2026

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 85
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – DPRD Provinsi Kalimantan Tengah mulai menggeber agenda Masa Persidangan II Tahun 2026. Melalui Rapat Badan Musyawarah (Banmus), DPRD bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyusun ulang jadwal kegiatan legislatif, dengan Raperda Konflik Pertanahan muncul sebagai salah satu isu paling krusial yang akan dibahas dalam waktu dekat. Rapat Banmus berlangsung di Ruang Rapat […]

  • Rehabilitasi Hutan Kalteng Baru 18 Persen, DPRD Soroti Lemahnya Pengawasan dan Kinerja Kehutanan

    Rehabilitasi Hutan Kalteng Baru 18 Persen, DPRD Soroti Lemahnya Pengawasan dan Kinerja Kehutanan

    • calendar_month Sab, 16 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 202
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — DPRD Provinsi Kalimantan Tengah kembali melontarkan kritik keras terhadap kinerja sektor kehutanan dalam pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun Anggaran 2025. Sorotan tajam itu muncul setelah capaian rehabilitasi hutan dan lahan di Kalimantan Tengah dinilai masih jauh dari target yang ditetapkan. Dalam Rapat Paripurna ke-4 Masa Persidangan II Tahun Sidang […]

  • Belanja Daerah Lamban, Mendagri Ultimatum Pemda

    Belanja Daerah Lamban, Mendagri Ultimatum Pemda

    • calendar_month Rab, 24 Des 2025
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 156
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menekan pemerintah daerah agar tidak lengah mengejar realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 menjelang tutup tahun anggaran. Ia menegaskan, rendahnya realisasi belanja daerah berpotensi menghambat perputaran ekonomi dan melemahkan daya beli masyarakat. Arahan itu disampaikan Tito saat memimpin Rapat Evaluasi Realisasi APBD Tahun […]

  • Muhammadiyah Mantap Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H pada 18 Februari 2026, Ini Dasar Ilmiah dan Fikihnya

    Muhammadiyah Mantap Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H pada 18 Februari 2026, Ini Dasar Ilmiah dan Fikihnya

    • calendar_month Sel, 17 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 141
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pimpinan Pusat Muhammadiyah menetapkan awal Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Penetapan ini memicu diskusi publik karena berbeda dengan keputusan pemerintah yang menetapkan awal puasa pada 19 Februari 2026. Muhammadiyah menegaskan keputusan tersebut berdasar pendekatan astronomi global melalui Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Mengutip dari laman resmi Muhammadiyah, […]

  • Prabowo Gerak Cepat Isi Kursi Kepala BGN, Sudaryono Dipilih Kawal Program MBG

    Prabowo Gerak Cepat Isi Kursi Kepala BGN, Sudaryono Dipilih Kawal Program MBG

    • calendar_month Kam, 23 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 25
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto tidak membiarkan kursi pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) kosong terlalu lama. Setelah Nanik Sudaryati Deyang mengundurkan diri karena alasan kesehatan, Kepala Negara langsung menunjuk Sudaryono sebagai nahkoda baru lembaga yang menjadi ujung tombak pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Keputusan tersebut menegaskan satu hal: pemerintah ingin memastikan program unggulan yang […]

  • Agustiar Sabran Minta Orang Tua Jangan Lepas Tanggung Jawab

    Agustiar Sabran Minta Orang Tua Jangan Lepas Tanggung Jawab

    • calendar_month Sen, 27 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 93
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mengirim pesan tegas kepada seluruh orang tua di Bumi Tambun Bungai. Di tengah derasnya pengaruh media sosial, narkoba, pergaulan bebas, hingga kekerasan terhadap anak, keluarga diminta tidak lengah dan tidak menyerahkan sepenuhnya pendidikan karakter kepada sekolah. Pesan itu disampaikan Agustiar saat menghadiri puncak peringatan Hari Anak […]

expand_less