Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Reforma Agraria Disorot, Agustiar Sabran Sambut Pejabat Pusat di Kalteng

Reforma Agraria Disorot, Agustiar Sabran Sambut Pejabat Pusat di Kalteng

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Kam, 23 Apr 2026
  • visibility 26
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya Gubernur Agustiar Sabran menyambut langsung kedatangan Ketua Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda dan Wakil Menteri ATR/BPN RI Ossy Dermawan di Bandara Tjilik Riwut, Rabu (22/4/2026).

Penyambutan berlangsung dengan prosesi adat khas Dayak, namun pesan yang dibawa dalam kunjungan ini jauh dari sekadar seremoni.

Kunjungan kerja Komisi II DPR RI ke Kalimantan Tengah menjadi sorotan karena menyasar langsung isu sensitif: reforma agraria yang selama ini kerap tersendat di lapangan.

Agenda reses masa persidangan IV tahun sidang 2025–2026 ini difokuskan pada koordinasi lintas sektor, mulai dari penataan aset, penataan akses, hingga penyelesaian konflik agraria dan penyediaan Tanah Objek Reforma Agraria (TORA).

Agustiar Sabran menegaskan, persoalan pertanahan di daerah tidak bisa lagi ditangani dengan pendekatan administratif semata. Ia menilai, lemahnya koordinasi antarinstansi masih menjadi akar masalah yang membuat banyak program agraria berjalan lambat.

“Ini bukan sekadar program di atas kertas. Kalau koordinasi tidak kuat, konflik akan terus berulang dan masyarakat yang dirugikan,” tegasnya.

Ia juga menyoroti bahwa konflik lahan masih menjadi tantangan nyata di berbagai wilayah Kalteng, baik yang melibatkan masyarakat, korporasi, maupun tumpang tindih perizinan. Kondisi ini, menurutnya, tidak hanya menghambat investasi, tetapi juga berpotensi memicu ketegangan sosial.

Kehadiran jajaran pusat bersama Kementerian ATR/BPN dinilai sebagai momentum untuk membongkar hambatan yang selama ini terjadi. Pemerintah daerah mendorong agar kunjungan ini menghasilkan langkah konkret, bukan sekadar evaluasi rutin.

Didampingi Wakil Gubernur Edy Pratowo, Forkopimda, hingga kepala OPD, Agustiar menegaskan bahwa penyelesaian persoalan agraria membutuhkan keberanian mengambil keputusan dan sinkronisasi kebijakan lintas sektor.

“Kalau masih jalan sendiri-sendiri, reforma agraria tidak akan pernah selesai. Ini saatnya kerja nyata,” ujarnya.

Kunjungan ini kini menjadi ujian serius: apakah mampu mempercepat penyelesaian konflik lahan dan distribusi TORA, atau kembali menjadi agenda formal tanpa dampak signifikan bagi masyarakat di Kalimantan Tengah. (red-fe)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Reforma Agraria Kalteng Disorot, DPR RI Tekan Perlindungan Hak Rakyat

    Reforma Agraria Kalteng Disorot, DPR RI Tekan Perlindungan Hak Rakyat

    • calendar_month Jum, 24 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 247
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Isu agraria kembali menjadi sorotan dalam Kunjungan Kerja Reses Komisi II DPR RI di Kalimantan Tengah. Pertemuan strategis yang berlangsung di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur, Kamis (23/4/2026), mempertemukan Komisi II DPR RI, Kementerian ATR/BPN, dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam satu forum koordinasi lintas level pemerintahan. Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, […]

  • KPK Akhiri Penyidikan Kasus Tambang Nikel Rp2,7 T Bupati Konawe Utara

    KPK Akhiri Penyidikan Kasus Tambang Nikel Rp2,7 T Bupati Konawe Utara

    • calendar_month Ming, 28 Des 2025
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 155
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Dalam dinamika penegakan hukum tindak pidana korupsi, keputusan penghentian perkara kerap memantik perhatian publik. Hal itu pula yang terjadi saat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memutuskan menghentikan penanganan kasus dugaan korupsi dan suap izin pertambangan nikel yang sempat menyeret nama mantan Bupati Konawe Utara, Aswad Sulaiman. KPK melalui Juru Bicaranya, Budi Prasetyo, menjelaskan […]

  • Bareskrim Tahan Dirut dan Komisaris PT DSI, Kasus Dugaan Fraud

    Bareskrim Tahan Dirut dan Komisaris PT DSI, Kasus Dugaan Fraud

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 144
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Penanganan kasus dugaan fraud di tubuh PT Dana Syariah Indonesia (DSI) resmi memasuki fase krusial. Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menahan dua petinggi perusahaan setelah penyidik menetapkan mereka sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana ekonomi dan keuangan yang berlangsung selama bertahun-tahun. Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol Ade […]

  • Prabowo Klaim Pangkas Belanja Seremonial, Ratusan Triliun Rupiah Dialihkan ke Program MBG

    Prabowo Klaim Pangkas Belanja Seremonial, Ratusan Triliun Rupiah Dialihkan ke Program MBG

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 91
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Pemerintah pusat mengubah arah belanja negara pada tahun pertama kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dengan menekan pos anggaran yang dinilai minim dampak langsung bagi publik. Presiden menyebut, langkah efisiensi fiskal berhasil mengamankan ratusan triliun rupiah untuk dialihkan ke program prioritas yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Dalam forum Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma […]

  • KPK Kawal Ketat Program Sekolah Rakyat: Cegah Penyalahgunaan Anggaran

    KPK Kawal Ketat Program Sekolah Rakyat: Cegah Penyalahgunaan Anggaran

    • calendar_month Ming, 10 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 117
    • 0Komentar

    DAYABONEO, Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan program sosial pemerintah, khususnya Program Sekolah Rakyat, guna memastikan setiap tahapan berjalan transparan, akuntabel, dan bebas dari potensi penyimpangan anggaran. Komitmen tersebut ditegaskan dalam audiensi antara pimpinan KPK dan Kementerian Sosial (Kemensos) di Gedung Merah Putih KPK, Jumat (8/5/2026). Pertemuan itu menyoroti pentingnya pengawasan […]

  • Pemprov Kalteng Pasang Arah Ekonomi Agresif Usai LPI 2025 BI

    Pemprov Kalteng Pasang Arah Ekonomi Agresif Usai LPI 2025 BI

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 49
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah tidak ingin sekadar menjadi penonton di tengah perlambatan ekonomi global. Merespons peluncuran Laporan Perekonomian Indonesia (LPI) 2025 Bank Indonesia, Pemprov Kalteng secara tegas memasang arah pembangunan ekonomi yang lebih agresif: hilirisasi dipercepat, investasi dipermudah, dan ketahanan ekonomi daerah diperkuat. Sikap ini disampaikan melalui sambutan tertulis Gubernur Kalimantan […]

expand_less