Yovie Tantang Kalteng Jadi Episentrum Ekonomi Kreatif Kalimantan
- account_circle D'Borneo
- calendar_month Sel, 10 Feb 2026
- visibility 171
- comment 0 komentar

Gubernur Agustiar Sabran saat menyerahkan cindera mata kepada Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Kreatif Yovie Widianto
DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah tancap gas membidik lompatan besar sektor ekonomi kreatif. Gubernur Agustiar Sabran menyambut langsung Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Kreatif, Yovie Widianto, sebagai sinyal bahwa Kalteng siap keluar dari bayang-bayang daerah penyangga sumber daya alam menuju pusat kreativitas baru di Kalimantan.
Kunjungan Yovie ke Palangka Raya bukan seremoni kosong. Ia datang dengan pesan tegas: generasi muda harus memimpin perubahan. Usai mengisi kuliah umum di UIN Palangka Raya, Yovie berdialog dengan pelaku kreatif muda dan menangkap kegelisahan mereka soal keterbatasan ruang, modal, dan ekosistem.
“Kreativitas justru lahir dari keterbatasan. Energi anak muda Kalteng kuat, tinggal dipoles agar berdaya saing global,” kata Yovie di Istana Isen Mulang, Selasa (10/2/2026).
Yovie menilai potensi seni pertunjukan dan musik lokal memiliki otentisitas yang jarang dimiliki daerah lain. Ia mendorong Pemerintah Provinsi menyiapkan creative hub sebagai mesin penggerak 17 subsektor ekonomi kreatif—dari kriya, fesyen, UMKM, hingga seni pertunjukan—agar pelaku tidak berjalan sendiri-sendiri.
“Kalau ekosistemnya dibangun serius, lima tahun cukup untuk menjadikan Kalteng episentrum kreatif Kalimantan,” tegasnya.
Gubernur Agustiar Sabran menangkap tantangan itu. Ia menegaskan Pemprov tidak boleh sekadar menjadi penonton gelombang ekonomi kreatif.
“Kami ingin anak muda Kalteng naik kelas. Pemerintah harus hadir membuka ruang, mempercepat kolaborasi, dan memotong birokrasi yang menghambat,” ujarnya.
Di tengah tekanan efisiensi anggaran, Pemprov Kalteng memilih menjadikan ekonomi kreatif sebagai sumber pertumbuhan alternatif yang berkelanjutan.
“Kami akan memacu sektor kreatif agar memberi nilai tambah, menciptakan lapangan kerja, dan menggerakkan ekonomi daerah,” pungkas Gubernur. (red-fe)
- Penulis: D'Borneo

Saat ini belum ada komentar