Kamis, 30 Jul 2026
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Dari Desa untuk Masa Depan: BBK 7 Unair Asah Literasi dan Numerasi Anak Sekolah

Dari Desa untuk Masa Depan: BBK 7 Unair Asah Literasi dan Numerasi Anak Sekolah

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
  • visibility 82
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Lamongan Upaya memperkuat fondasi pendidikan dasar terus digerakkan dari tingkat desa. Tim BBK 7 Universitas Airlangga (UNAIR) hadir di Desa Bakalrejo dengan program bimbingan belajar (bimbel) yang menyasar peningkatan literasi dan numerasi siswa sekolah dasar sepanjang Januari 2026. Program ini menjadi respons atas masih terbatasnya pendampingan belajar di luar jam sekolah, yang berdampak pada pemahaman Matematika dan Bahasa Inggris siswa.

Sebanyak 38 siswa dari berbagai jenjang kelas di SDN 1 Bakalrejo terlibat aktif dalam kegiatan tersebut. Mahasiswa BBK 7 UNAIR menilai usia sekolah dasar merupakan fase krusial untuk membangun kemampuan akademik dasar sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri dalam belajar. Sebelum bimbel dilaksanakan, masih ditemukan siswa yang pasif di kelas dan belum menguasai konsep dasar berhitung maupun kosakata sederhana Bahasa Inggris.

Untuk menjawab tantangan itu, mahasiswa merancang metode pembelajaran interaktif dan komunikatif. Materi disampaikan dengan bahasa sederhana, dipadukan dengan latihan soal, permainan edukatif, serta sesi tanya jawab. Suasana belajar dibuat cair dan menyenangkan agar siswa berani mencoba, bertanya, dan berpendapat.

Hasilnya mulai terlihat. Siswa menunjukkan peningkatan fokus, keberanian menjawab pertanyaan, serta kemampuan menyelesaikan soal Matematika dasar dan memahami kosakata Bahasa Inggris. Respons siswa pun semakin cepat dan tepat selama sesi latihan.

“Belajarnya sambil main, jadi nggak bosen,” ujar Abie, siswa kelas 2. “Sekarang matematika jadi lebih suka.”
“Kakak-kakaknya ngajarnya seru dan gampang dimengerti,” tambah Aiden, siswa kelas 5. “Jadi lebih pede kalau disuruh ngerjain soal. Saya sangat berterima kasih kakak-kakak Unair mau mengajar kami.”

Melalui kegiatan ini, BBK 7 UNAIR menunjukkan bahwa penguatan literasi dan numerasi bisa dimulai dari desa. Program bimbel tersebut sekaligus mendukung pencapaian SDG 4: Pendidikan Berkualitas, dengan memperluas akses pendampingan belajar yang inklusif dan berkelanjutan bagi anak-anak sekolah dasar. Dari Bakalrejo, langkah kecil ini diarahkan untuk masa depan pendidikan yang lebih kuat.

 (red-fe)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • NTP Naik Tipis: Petani Kalteng Belum Sepenuhnya Menikmati Kenaikan Harga Hasil Panen

    NTP Naik Tipis: Petani Kalteng Belum Sepenuhnya Menikmati Kenaikan Harga Hasil Panen

    • calendar_month Sel, 2 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 52
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Di tengah klaim membaiknya daya tukar petani di Kalimantan Tengah, data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) justru mengungkap fakta lain yang patut menjadi perhatian. Meski Nilai Tukar Petani (NTP) naik pada Mei 2026, keuntungan usaha petani belum tentu ikut meningkat. BPS mencatat NTP Kalimantan Tengah naik tipis 0,21 persen, dari 139,43 […]

  • DPRD Kalteng Kritik Disdukcapil, Anggaran Terserap Tinggi tapi KTP-el dan Akta Masih Bermasalah

    DPRD Kalteng Kritik Disdukcapil, Anggaran Terserap Tinggi tapi KTP-el dan Akta Masih Bermasalah

    • calendar_month Jum, 15 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 67
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — DPRD Provinsi Kalimantan Tengah melontarkan kritik keras terhadap kinerja Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Kalteng dalam pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun Anggaran 2025. Meski serapan anggaran dinilai tinggi, DPRD menilai pelayanan administrasi kependudukan belum menunjukkan hasil maksimal. Cakupan kepemilikan KTP elektronik (KTP-el) dan akta pencatatan sipil disebut […]

  • Dibalik Pesan Notifikasi, KPK Usut Dugaan Korupsi Rp2 Triliun di BRI-Telkom

    Dibalik Pesan Notifikasi, KPK Usut Dugaan Korupsi Rp2 Triliun di BRI-Telkom

    • calendar_month Ming, 7 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 104
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta — Di era perbankan digital, notifikasi transaksi melalui SMS dan WhatsApp telah menjadi bagian tak terpisahkan dari aktivitas jutaan nasabah. Setiap transfer, penarikan, hingga pembayaran tercatat dan dikirim dalam hitungan detik. Namun di balik layanan yang tampak sederhana itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini mencium dugaan penyimpangan bernilai fantastis yang melibatkan dua perusahaan […]

  • Agustiar Pasang Alarm Antikorupsi di Kalteng: Anggaran Harus Sampai ke Rakyat

    Agustiar Pasang Alarm Antikorupsi di Kalteng: Anggaran Harus Sampai ke Rakyat

    • calendar_month Sen, 8 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 58
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mengirim pesan tegas kepada seluruh jajaran birokrasi di daerah. Di tengah besarnya anggaran pembangunan dan derasnya arus investasi yang masuk ke Bumi Tambun Bungai, tata kelola pemerintahan yang bersih dinilai menjadi harga mati. Pesan itu disampaikan Agustiar saat menghadiri Kunjungan dan Koordinasi Pelaksanaan Strategi Nasional Pencegahan Korupsi […]

  • Ribuan Karyawan PT AKT Terancam, Sirajul Rahman Minta Pemda Jangan Sekadar Menonton

    Ribuan Karyawan PT AKT Terancam, Sirajul Rahman Minta Pemda Jangan Sekadar Menonton

    • calendar_month Rab, 17 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 73
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) dan tunggakan gaji yang menimpa ribuan karyawan PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT) mulai memantik sorotan publik. Di tengah ketidakpastian nasib para pekerja, Anggota DPRD Kalimantan Tengah, Sirajul Rahman, meminta pemerintah daerah tidak hanya menjadi penonton, tetapi segera mengambil langkah nyata untuk melindungi hak-hak karyawan. Laporan yang […]

  • 35 Tahun Mengabdi, Leonard S. Ampung Pamit: ASN Jangan Nyaman, Harus Terus Berbenah

    35 Tahun Mengabdi, Leonard S. Ampung Pamit: ASN Jangan Nyaman, Harus Terus Berbenah

    • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 45
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Leonard S. Ampung, resmi menutup pengabdiannya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) setelah 35 tahun bertugas. Dengan suasana penuh penghormatan namun sarat pesan tegas bagi birokrasi, pelepasan digelar di Aula Jayang Tingang Lantai II, Kantor Gubernur Kalteng, Rabu (1/04/2026). Dalam pidato perpisahannya, Leonard tidak sekadar […]

expand_less