Misi Dagang Kalteng–Jatim Perkuat Peluang Investasi Baru
- account_circle D'Borneo
- calendar_month Kam, 23 Apr 2026
- visibility 57
- comment 0 komentar

Dok. Foto bersama rangkaian kegiatan Misi Dagang Kalteng–Jatim
DAYABORNEO, Palangkaraya — Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus mendorong penguatan kerja sama antardaerah melalui misi dagang dan investasi bersama Jawa Timur. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperluas jaringan konektivitas, memperkuat kolaborasi ekonomi, serta membuka peluang usaha baru yang saling menguntungkan bagi kedua provinsi.
Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut dalam suasana penuh kebersamaan. Ia menekankan bahwa kolaborasi yang dibangun tidak hanya sebatas seremoni, tetapi harus diwujudkan dalam langkah nyata yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Dengan niat, kemauan, dan tekad yang kuat, saya yakin tidak ada yang tidak mungkin. Semua bisa dicapai jika kita bersatu dan terus berusaha,” ujar Agustiar, Kamis (23/4/2026).
Agustiar juga mendorong para pelaku usaha untuk memanfaatkan momentum ini sebagai ajang memperluas jejaring dan memperkuat sinergi antarwilayah. Menurutnya, Kalimantan Tengah memiliki potensi besar di berbagai sektor, seperti pertanian, perkebunan kelapa sawit, pertambangan, hingga pariwisata yang masih alami dan menjanjikan. Ia bahkan menyebut wilayahnya sebagai salah satu masa depan ekonomi Indonesia.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa tantangan utama yang dihadapi daerahnya saat ini adalah ketergantungan terhadap pasokan barang dari luar daerah serta keterbatasan akses logistik, terutama pelabuhan di wilayah tengah. Karena itu, kerja sama dengan Jawa Timur dinilai penting untuk memperlancar arus distribusi dan memperkuat rantai pasok.
Dalam kesempatan tersebut, Agustiar juga mengajak seluruh pihak untuk mengesampingkan ego sektoral dan memperkuat kolaborasi. Ia optimistis, melalui sinergi yang berkelanjutan, hubungan antara Kalimantan Tengah dan Jawa Timur akan semakin kokoh dan mampu memberikan kontribusi signifikan bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
“Bersama kita bisa menghadapi tantangan global. Kolaborasi adalah kunci untuk membuka peluang dan mempercepat pembangunan,” tegasnya. (red-neha)
- Penulis: D'Borneo

Saat ini belum ada komentar