Minggu, 1 Nov 2026
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Prabowo Perintahkan Investigasi Total Tragedi KA di Bekasi

Prabowo Perintahkan Investigasi Total Tragedi KA di Bekasi

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Sel, 28 Apr 2026
  • visibility 186
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Bekasi – Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah tegas menyusul kecelakaan kereta api di Bekasi dengan memerintahkan investigasi menyeluruh sekaligus menyetujui percepatan pembangunan flyover di kawasan rawan.

Kebijakan tersebut ditegaskan Presiden usai menjenguk korban di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, Selasa (28/4/2026).

Dalam keterangannya, Presiden menilai persoalan utama terletak pada masih banyaknya perlintasan sebidang yang belum memiliki sistem pengamanan memadai. Kondisi ini dinilai menjadi celah besar terjadinya kecelakaan, terutama di wilayah dengan lalu lintas padat seperti Bekasi.

“Kita tidak boleh menunda. Investigasi harus cepat, dan perbaikan sistem harus segera dilakukan,” ujar Presiden.

Pemerintah pun menetapkan pembangunan flyover sebagai solusi jangka panjang untuk menghilangkan titik konflik antara jalur kendaraan dan kereta api.

Selain itu, Presiden juga menginstruksikan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan, termasuk peningkatan pengawasan dan pemasangan teknologi pengaman di perlintasan.

Data menunjukkan, terdapat sekitar 1.800 perlintasan sebidang di Pulau Jawa yang membutuhkan penanganan serius. Angka ini mencerminkan besarnya tantangan dalam membangun sistem transportasi yang aman dan terintegrasi.

Di sisi lain, pemerintah memastikan penanganan korban berjalan optimal. Presiden menyampaikan bahwa sebagian korban telah mendapatkan perawatan intensif dan beberapa di antaranya sudah diperbolehkan pulang. Pemerintah juga menyiapkan kompensasi sebagai bentuk tanggung jawab terhadap korban dan keluarga terdampak.

Langkah cepat ini memperlihatkan pendekatan pemerintah yang tidak hanya fokus pada respons darurat, tetapi juga pada solusi jangka panjang. Evaluasi sistemik dan percepatan pembangunan infrastruktur diharapkan mampu menekan angka kecelakaan serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap keselamatan transportasi nasional.

Dengan kombinasi investigasi, pembenahan sistem, dan pembangunan flyover, pemerintah menargetkan perubahan nyata agar tragedi serupa tidak kembali terulang. (red-fe) 

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPK OTT Bupati Pekalongan, Ini Dugaan Korupsi di Baliknya

    KPK OTT Bupati Pekalongan, Ini Dugaan Korupsi di Baliknya

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 118
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Pekalongan, FAR, dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan korupsi pengadaan jasa outsourcing di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan. KPK langsung menetapkan  Fadia Arafiq (FAR) sebagai tersangka dan menahannya selama 20 hari pertama di Rutan Cabang Gedung Merah Putih KPK, terhitung sejak 4 hingga 23 Maret 2026. […]

  • BBK 7 Universitas Airlangga Dorong Kebiasaan Hidup Bersih di Sekolah Dasar Desa Bakalrejo

    BBK 7 Universitas Airlangga Dorong Kebiasaan Hidup Bersih di Sekolah Dasar Desa Bakalrejo

    • calendar_month Ming, 25 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 102
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Lamongan – Kelompok Belajar Bersama (BBK) 7 Universitas Airlangga (UNAIR) melaksanakan kegiatan penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bagi siswa sekolah dasar di Desa Bakalrejo, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan. Kegiatan ini berlangsung di SDN 1 dan SDN 2 Bakalrejo pada 14–23 Januari 2026 sebagai bagian dari program pengabdian kepada masyarakat. Penyuluhan ini dilatarbelakangi […]

  • Mengapa Sawit Tak Bisa Gantikan Hutan

    Mengapa Sawit Tak Bisa Gantikan Hutan

    • calendar_month Ming, 21 Des 2025
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 234
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Hamparan perkebunan kelapa sawit kerap dipersepsikan sebagai “hutan baru” karena tampilannya yang hijau dan luas. Namun para ahli lingkungan menegaskan, kehijauan visual tidak mencerminkan fungsi ekologis yang dimiliki oleh hutan alam. Perbedaan tersebut menjadi kunci penting memahami kenapa sawit bukan pengganti hutan, terutama dalam hal keanekaragaman hayati dan penyimpanan karbon. Hutan: Rumah Bagi Biodiversitas […]

  • Puncak Kemarau Makin Dekat, Agustiar Sabran Minta Karhutla Tak Ditangani Setengah Hati

    Puncak Kemarau Makin Dekat, Agustiar Sabran Minta Karhutla Tak Ditangani Setengah Hati

    • calendar_month Kam, 3 Sep 2026
    • account_circle fe
    • visibility 56
    • 0Komentar

    PALANGKARAYA, Dayaborneo – Musim kemarau di Kalimantan Tengah memasuki periode yang perlu diwaspadai. Pemerintah Provinsi Kalteng mengingatkan seluruh pihak agar tidak lengah menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang diperkirakan masih dapat berlangsung hingga akhir Oktober bahkan awal November 2026. Gubernur Kalteng Agustiar Sabran menyampaikan hal tersebut saat memimpin Rapat Evaluasi Pencegahan dan Penanganan […]

  • BPJS Warga Miskin Tak Boleh Disentuh Efisiensi: Pemprov Kalteng Bayari 650 Ribu Jiwa

    BPJS Warga Miskin Tak Boleh Disentuh Efisiensi: Pemprov Kalteng Bayari 650 Ribu Jiwa

    • calendar_month Ming, 1 Mar 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 114
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengambil posisi tegas dalam melindungi hak kesehatan masyarakat miskin. Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Pemprov memastikan iuran BPJS Kesehatan bagi sekitar 650 ribu jiwa warga tidak mampu tetap dibayarkan penuh. Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, bahkan memperingatkan pemerintah kabupaten/kota agar tidak menjadikan sektor kesehatan sebagai korban pemangkasan […]

  • Prabowo Tegaskan Kekayaan Alam Tak Boleh Bocor

    Prabowo Tegaskan Kekayaan Alam Tak Boleh Bocor

    • calendar_month Kam, 21 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 99
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kekayaan alam Indonesia harus menjadi kekuatan nasional yang sepenuhnya dipergunakan untuk kemakmuran rakyat. Penegasan itu disampaikan Presiden saat menyampaikan pidato dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026 terkait Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN 2027 di Gedung Nusantara […]

expand_less