Jumat, 30 Okt 2026
light_mode
Beranda » Pemprov Kalteng » BPJS Warga Miskin Tak Boleh Disentuh Efisiensi: Pemprov Kalteng Bayari 650 Ribu Jiwa

BPJS Warga Miskin Tak Boleh Disentuh Efisiensi: Pemprov Kalteng Bayari 650 Ribu Jiwa

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Ming, 1 Mar 2026
  • visibility 114
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengambil posisi tegas dalam melindungi hak kesehatan masyarakat miskin. Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Pemprov memastikan iuran BPJS Kesehatan bagi sekitar 650 ribu jiwa warga tidak mampu tetap dibayarkan penuh.

Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, bahkan memperingatkan pemerintah kabupaten/kota agar tidak menjadikan sektor kesehatan sebagai korban pemangkasan anggaran.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, Suyuti Syamsul, menyatakan kebijakan ini merupakan langkah strategis untuk menutup potensi eksklusi layanan kesehatan bagi warga miskin.

“Sekitar 650 ribu jiwa kami tanggung iuran BPJS Kesehatannya. Prinsipnya, tidak boleh ada warga miskin yang terhambat mengakses layanan kesehatan hanya karena persoalan iuran,” tegas Suyuti, Sabtu (28/2/2026).

Ia menegaskan skema perlindungan tetap menggunakan BPJS Kesehatan. Pemerintah provinsi mengambil alih pembayaran iuran agar kepesertaan warga miskin tetap aktif dan bisa digunakan di fasilitas layanan kesehatan.

“Skemanya tetap BPJS. Bedanya, beban iuran tidak kami lempar ke masyarakat, tetapi diambil alih oleh pemerintah provinsi,” katanya.

Gubernur Agustiar Sabran menaruh garis merah tegas terhadap wacana pemangkasan anggaran kesehatan di daerah. Ia meminta pemerintah kabupaten/kota memprioritaskan jaminan kesehatan warga dalam struktur belanja daerah.

“Efisiensi anggaran itu perlu, tetapi jangan menjadikan BPJS masyarakat sebagai korban. Jangan kesehatan yang dikorbankan. Kesehatan adalah kebutuhan dasar, bukan pos belanja yang bisa dipangkas sembarangan,” ujar Agustiar.

Pemprov Kalteng juga menyiapkan skema pengaman bagi warga miskin yang belum terdaftar BPJS atau terkendala administrasi. Dalam kondisi kegawatdaruratan, pemerintah menyediakan layanan rawat inap kelas III gratis di RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya, RSUD Hanau, dan RSJ Kalawa Atei.

“Dalam kondisi darurat, negara harus hadir. Warga tidak mampu tetap kami layani meski belum punya jaminan,” tegas Agustiar.

Kebijakan ini menegaskan arah keberpihakan Pemprov Kalteng: efisiensi anggaran boleh dilakukan, tetapi hak dasar atas layanan kesehatan tidak boleh dinegosiasikan. (red-fe)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dihujani Sorotan Publik, BPBD Bartim Buka Fakta di Balik Penghargaan Kontroversial

    Dihujani Sorotan Publik, BPBD Bartim Buka Fakta di Balik Penghargaan Kontroversial

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 133
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Tamiang Layang – Polemik penghargaan untuk PT Bartim Coalindo akhirnya meledak ke ruang klarifikasi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Damkar Kabupaten Barito Timur angkat bicara secara terbuka dan tegas, menepis tudingan miring yang beredar luas di media sosial. Dalam jumpa pers yang digelar Rabu (11/2/2026) di Kantor BPBD Damkar Bartim, Kepala Pelaksana BPBD Ahmad […]

  • Prabowo: Masa Depan Indonesia Ditentukan Ilmu Pengetahuan, Bukan Sekadar Kekayaan Alam

    Prabowo: Masa Depan Indonesia Ditentukan Ilmu Pengetahuan, Bukan Sekadar Kekayaan Alam

    • calendar_month Sen, 29 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 73
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa masa depan Indonesia tidak lagi cukup bergantung pada melimpahnya sumber daya alam. Kemajuan bangsa, menurutnya, hanya dapat dicapai melalui penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi yang lahir dari perguruan tinggi serta lembaga riset nasional. Pesan tersebut disampaikan Presiden saat membuka Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia […]

  • Dana Jalan Nasional Tinggal Rp300 Miliar, DPRD: Jangan Korbankan Masyarakat Kalteng

    Dana Jalan Nasional Tinggal Rp300 Miliar, DPRD: Jangan Korbankan Masyarakat Kalteng

    • calendar_month Sel, 7 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 36
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemangkasan anggaran pembangunan dan pemeliharaan jalan nasional di Kalimantan Tengah menjadi perhatian serius DPRD Provinsi Kalimantan Tengah. Alokasi dana yang sebelumnya mencapai sekitar Rp1 triliun kini hanya tersisa sekitar Rp300 miliar, angka yang dinilai jauh dari cukup untuk menjaga kondisi infrastruktur di provinsi terluas di Indonesia itu. Ketua Komisi IV DPRD Kalteng, […]

  • PPATK Bongkar Modus Pengemplangan Pajak Tekstil, Omzet Rp12,49 Triliun

    PPATK Bongkar Modus Pengemplangan Pajak Tekstil, Omzet Rp12,49 Triliun

    • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 93
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Praktik pengemplangan pajak di sektor tekstil kembali terkuak. Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap adanya modus penyembunyian omzet dengan memanfaatkan rekening milik karyawan maupun rekening pribadi untuk menghindari kewajiban pajak negara. Kepala Biro Humas PPATK, Natsir Kongah, mengatakan temuan tersebut teridentifikasi sepanjang tahun 2025. Dari hasil analisis PPATK, nilai omzet […]

  • DPRD Kalteng Bongkar Problem Perkebunan, Konflik Lahan Baru Tertangani 26 Persen

    DPRD Kalteng Bongkar Problem Perkebunan, Konflik Lahan Baru Tertangani 26 Persen

    • calendar_month Jum, 15 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 108
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – DPRD Provinsi Kalimantan Tengah menyoroti keras carut-marut tata kelola sektor perkebunan di Kalimantan Tengah. Dalam evaluasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun Anggaran 2025, legislatif menilai penyelesaian konflik perkebunan berjalan lambat, sementara pengawasan terhadap perusahaan besar swasta masih menyisakan banyak persoalan di lapangan. Sorotan itu disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-4 […]

  • Firdaus Akhirnya Merespons Isu Perselingkuhan yang Menyeret Namanya, Mengaku Masih Trauma

    Firdaus Akhirnya Merespons Isu Perselingkuhan yang Menyeret Namanya, Mengaku Masih Trauma

    • calendar_month 18 menit yang lalu
    • account_circle fe
    • visibility 9
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Katingan – Isu dugaan perselingkuhan yang mengaitkan Wakil Bupati Katingan, Firdaus, dengan Putri Pariwisata Palangka Raya 2025, Tri Yulia Fajrianti, belum berhenti menjadi perbincangan. Setelah ramai di media sosial, persoalan ini mulai mendapat tanggapan langsung dari pihak-pihak yang namanya disebut. Firdaus, saat dimintai klarifikasi oleh wartawan DAYABORNEO, Jumat (30/10/2026) sore, memilih memberikan jawaban singkat. […]

expand_less