Sabtu, 31 Okt 2026
light_mode
Beranda » Artikel » Hardiknas 2026: Saat Dunia Pendidikan Berubah Cepat, Kalteng Menjawab dengan Mimpi Satu Rumah Satu Sarjana

Hardiknas 2026: Saat Dunia Pendidikan Berubah Cepat, Kalteng Menjawab dengan Mimpi Satu Rumah Satu Sarjana

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Sab, 2 Mei 2026
  • visibility 157
  • comment 0 komentar

Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 hadir di tengah perubahan besar dunia pendidikan. Revolusi digital, perkembangan kecerdasan buatan, hingga perubahan kebutuhan dunia kerja menuntut sistem pendidikan bergerak lebih cepat, adaptif, dan merata.

Sekolah hari ini tidak lagi cukup hanya mengajarkan membaca, menulis, dan berhitung. Pendidikan kini dituntut melahirkan generasi yang kritis, kreatif, melek teknologi, sekaligus memiliki karakter kuat.

Namun, di tengah arus perubahan itu, tantangan pendidikan Indonesia masih nyata: ketimpangan akses, kualitas guru yang belum merata, serta hambatan ekonomi yang membuat banyak anak berbakat kesulitan melanjutkan pendidikan tinggi. Di wilayah luas seperti Kalimantan Tengah, tantangan itu makin kompleks karena faktor geografis, keterisolasian wilayah pedalaman, dan keterbatasan infrastruktur pendidikan.

Di titik inilah kebijakan daerah diuji: apakah hanya menjadi penonton perubahan, atau menjadi penggerak masa depan.

Gubernur Agustiar Sabran memilih langkah kedua. Melalui program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS), Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menghadirkan intervensi nyata yang menyasar sektor pendidikan sebagai prioritas utama. Program ini dirancang untuk memastikan masyarakat, terutama keluarga kurang mampu dan warga pelosok, memiliki akses lebih luas terhadap pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial.

Yang paling visioner adalah semangat “satu rumah, satu sarjana.” Gagasan ini bukan sekadar slogan politik, melainkan investasi sosial jangka panjang. Saat satu keluarga melahirkan sarjana pertama, dampaknya bukan hanya pada pendapatan rumah tangga, tetapi juga pada pola pikir, kualitas kesehatan keluarga, hingga meningkatnya mobilitas sosial antargenerasi.

Data pelaksanaan KHBS menunjukkan sekitar 35 ribu pelajar mendapat dukungan pendidikan melalui bantuan langsung dan perlengkapan sekolah, sementara program ini ditargetkan menjangkau sekitar 300 ribu penerima manfaat secara lebih luas melalui skema bantuan terintegrasi.

Dalam konteks kekinian, langkah Kalteng ini relevan. Ketika banyak daerah masih berkutat pada program jangka pendek, Kalimantan Tengah mulai membangun kapital manusia sebagai fondasi masa depan. Sebab di era kompetisi global, daerah yang unggul bukan hanya yang kaya sumber daya alam, tetapi yang mampu mencetak sumber daya manusia unggul.

Hardiknas tahun ini mengingatkan satu hal: membangun sekolah itu penting, tetapi membangun harapan jauh lebih penting. Dan di Bumi Tambun Bungai, harapan itu sedang ditanam—satu rumah, satu sarjana. (red)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inflasi Kalteng Tembus 5,06 Persen, BPS Soroti Lonjakan Biaya Hunian dan Jasa

    Inflasi Kalteng Tembus 5,06 Persen, BPS Soroti Lonjakan Biaya Hunian dan Jasa

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 234
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Tengah mencatat inflasi tahunan (year-on-year/y-on-y) Februari 2026 menembus angka 5,06 persen. Kenaikan ini mencerminkan tekanan harga yang semakin terasa pada kebutuhan pokok masyarakat, terutama di sektor perumahan dan jasa. Kepala BPS Kalteng, Agnes Widiastuti, membeberkan data tersebut dalam rilis resmi, Senin (2/3/2026). “IHK Kalimantan Tengah […]

  • Sinode Umum GKE ke-25 Resmi Dimulai, Wagub Edy Ajak Gereja Hadir Menjawab Persoalan Rakyat

    Sinode Umum GKE ke-25 Resmi Dimulai, Wagub Edy Ajak Gereja Hadir Menjawab Persoalan Rakyat

    • calendar_month Rab, 8 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 135
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Puruk Cahu – Sinode Umum ke-25 Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) resmi bergulir di Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya, Selasa (7/7/2026). Forum tertinggi gereja yang diikuti sekitar 1.100 peserta itu tidak hanya menjadi ajang memilih arah pelayanan lima tahun ke depan, tetapi juga diharapkan melahirkan langkah nyata dalam menjawab berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat Kalimantan […]

  • Ain Koto Akui Salah, Sebut Aksi Celana Dalam Spontan dan Bantah Ada Niat Melecehkan

    Ain Koto Akui Salah, Sebut Aksi Celana Dalam Spontan dan Bantah Ada Niat Melecehkan

    • calendar_month Jum, 25 Sep 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 34
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Ain Nasriko alias Ain Koto akhirnya memberikan penjelasan terkait aksi celana dalam yang menjadi polemik saat penampilan Band R.A.S.Y.A dalam kegiatan penggalangan dana korban Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Usai menjalani Sidang Adat di Aula Kantor Kecamatan Jekan Raya, Jalan Mahir Mahar, Palangka Raya, Jumat (25/9/2026), Ain menemui awak media dan menyampaikan […]

  • DPRD Kalteng Angkat Bicara Usai Warga Barsel Lolos dari Jerat TPPO di Kamboja: Jangan Lagi Ada Korban!

    DPRD Kalteng Angkat Bicara Usai Warga Barsel Lolos dari Jerat TPPO di Kamboja: Jangan Lagi Ada Korban!

    • calendar_month Sen, 6 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 113
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Kasus yang menimpa Supiat, warga Kabupaten Barito Selatan (Barsel), yang diduga menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan dipaksa bekerja dalam jaringan online scam di Kamboja, memantik perhatian DPRD Kalimantan Tengah. Legislator meminta pemerintah memperketat pengawasan perekrutan tenaga kerja agar tragedi serupa tidak kembali menimpa warga Kalteng. Wakil Ketua Komisi I […]

  • Dua Ranperda Pulang Pisau Diuji, Regulasi UMKM hingga Perlindungan Petani Jadi Sorotan

    Dua Ranperda Pulang Pisau Diuji, Regulasi UMKM hingga Perlindungan Petani Jadi Sorotan

    • calendar_month Sel, 1 Sep 2026
    • account_circle fe
    • visibility 37
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) inisiatif DPRD Kabupaten Pulang Pisau mulai memasuki tahapan penting. Regulasi yang menyasar pemberdayaan usaha mikro, ekonomi kreatif, serta perlindungan petani tersebut dibahas bersama Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Tengah, Selasa (1/9/2026). Pembahasan berlangsung di Aula Kahayan Kanwil Kementerian Hukum Kalimantan Tengah melalui koordinasi, konsultasi, dan sinkronisasi. Forum […]

  • IGD Diduga Kewalahan, DPRD Kalteng Didesak Sidak RSUD Doris Sylvanus

    IGD Diduga Kewalahan, DPRD Kalteng Didesak Sidak RSUD Doris Sylvanus

    • calendar_month Rab, 15 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 208
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Sorotan tajam mengarah ke layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Doris Sylvanus. Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya Arif M. Norkim secara terbuka mendesak DPRD Provinsi Kalimantan Tengah untuk tidak tinggal diam dan segera turun melakukan inspeksi mendadak (sidak). Desakan itu bukan tanpa alasan. Arif menyebut kondisi IGD kerap dipenuhi […]

expand_less