Senin, 14 Sep 2026
light_mode
Beranda » Berita Daerah » DPRD Kalteng Angkat Bicara Usai Warga Barsel Lolos dari Jerat TPPO di Kamboja: Jangan Lagi Ada Korban!

DPRD Kalteng Angkat Bicara Usai Warga Barsel Lolos dari Jerat TPPO di Kamboja: Jangan Lagi Ada Korban!

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Sen, 6 Jul 2026
  • visibility 88
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya – Kasus yang menimpa Supiat, warga Kabupaten Barito Selatan (Barsel), yang diduga menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan dipaksa bekerja dalam jaringan online scam di Kamboja, memantik perhatian DPRD Kalimantan Tengah.

Legislator meminta pemerintah memperketat pengawasan perekrutan tenaga kerja agar tragedi serupa tidak kembali menimpa warga Kalteng.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalteng, Sudarsono, mengapresiasi gerak cepat Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) yang berhasil memfasilitasi proses repatriasi hingga korban akhirnya bisa kembali ke Indonesia dengan selamat.

“Langkah cepat pemerintah patut diapresiasi. Alhamdulillah saudara kita sudah berhasil dipulangkan dan kembali berkumpul bersama keluarganya. Ini menunjukkan negara hadir melindungi warganya,” ujar Sudarsono, Senin (6/7/2026).

Namun, ia menegaskan keberhasilan memulangkan korban tidak boleh menutupi persoalan utama, yakni masih maraknya praktik perekrutan tenaga kerja ilegal yang menjanjikan gaji besar, tetapi berujung pada eksploitasi hingga dugaan perdagangan orang.

Menurutnya, sindikat perekrut ilegal terus mencari korban baru dengan memanfaatkan kondisi ekonomi masyarakat. Karena itu, ia meminta masyarakat lebih waspada terhadap setiap tawaran kerja ke luar negeri yang tidak melalui jalur resmi.

“Jangan mudah percaya dengan iming-iming penghasilan tinggi. Pastikan seluruh proses penempatan dilakukan secara legal. Jangan sampai masyarakat kita menjadi korban TPPO hanya karena tergiur janji yang ternyata jebakan,” tegasnya.

Sudarsono juga mendorong pemerintah daerah, aparat penegak hukum, hingga pemerintah desa untuk memperkuat edukasi kepada masyarakat mengenai prosedur bekerja ke luar negeri yang aman dan sesuai aturan.

Ia menilai pencegahan harus menjadi prioritas, sebab menyelamatkan korban setelah berada di luar negeri jauh lebih sulit dibanding mencegah mereka berangkat melalui jalur ilegal.

“Kasus ini harus menjadi alarm bagi semua pihak. Jangan sampai ada lagi warga Kalimantan Tengah yang terjebak sindikat perdagangan orang berkedok lowongan kerja. Negara harus hadir sejak proses perekrutan, bukan hanya ketika korban sudah berada di luar negeri,” pungkasnya. (red-fe) 

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • RKPD 2027 Harus Berdampak Langsung bagi Masyarakat

    RKPD 2027 Harus Berdampak Langsung bagi Masyarakat

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 76
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memasang target tinggi dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027. Perencanaan pembangunan ditegaskan tidak boleh lagi berhenti sebagai dokumen normatif, tetapi harus menjelma menjadi kebijakan yang benar-benar bekerja dan berdampak bagi masyarakat. Komitmen tersebut mengemuka dalam Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2027 […]

  • Satgas PKH Masuk Kalteng, Negara Mulai Mengetuk Pintu Kawasan Hutan Bermasalah

    Satgas PKH Masuk Kalteng, Negara Mulai Mengetuk Pintu Kawasan Hutan Bermasalah

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 138
    • 0Komentar

    MAHARATINEWS, Palangka Raya – Negara akhirnya benar-benar hadir di Kalimantan Tengah. Kedatangan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya, Kamis (22/1/2026), menjadi sinyal keras bahwa praktik penguasaan kawasan hutan yang bermasalah tidak lagi dibiarkan mengendap tanpa kepastian hukum. Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menyambut langsung rombongan Satgas PKH di […]

  • Program MBG Disorot, DPRD Kalteng: Jangan Sampai Gagal di Lapangan

    Program MBG Disorot, DPRD Kalteng: Jangan Sampai Gagal di Lapangan

    • calendar_month Sel, 21 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 102
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pelaksanaan program MBG di Kalimantan Tengah mulai menuai sorotan serius. Anggota DPRD Kalteng, Tomy Irawan Diran, menegaskan pihak legislatif tidak akan tinggal diam melihat berbagai persoalan yang muncul di lapangan. Ia mengungkapkan, DPRD telah menerima sejumlah laporan masyarakat yang mengindikasikan pelaksanaan program belum berjalan maksimal. Persoalan yang muncul tidak hanya bersifat […]

  • Malam Bakat Jagau Nyai Kalteng 2026 Bergema, Duta Budaya Harus Jadi Wajah Pariwisata Daerah

    Malam Bakat Jagau Nyai Kalteng 2026 Bergema, Duta Budaya Harus Jadi Wajah Pariwisata Daerah

    • calendar_month Sel, 19 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 55
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Suasana GOR Indoor Serbaguna Palangka Raya dipenuhi semangat budaya dan kreativitas generasi muda saat Malam Unjuk Bakat Jagau Nyai Kalimantan Tengah Tahun 2026 digelar, Senin (18/5/2026) malam. Ajang yang menjadi bagian dari Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2026 itu menghadirkan penampilan para finalis dari seluruh daerah di Kalimantan Tengah. Penjabat (Pj.) […]

  • Gubernur Agustiar Sabran Gelar Open House Iduladha, Warga Padati Istana

    Gubernur Agustiar Sabran Gelar Open House Iduladha, Warga Padati Istana

    • calendar_month Kam, 28 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 38
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Kalimantan Tengah terasa lebih hangat dengan digelarnya open house oleh Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran di Istana Isen Mulang, Rabu (27/5/2026). Terpantau warga dari berbagai kalangan memadati rumah jabatan gubernur untuk bersilaturahmi dan merayakan momen kebersamaan bersama pemerintah daerah. Kegiatan itu berlangsung usai Gubernur melaksanakan Salat […]

  • Prabowo Tinjau TPST BLE Banyumas, Tekan Krisis Sampah Lewat Ekonomi Sirkular

    Prabowo Tinjau TPST BLE Banyumas, Tekan Krisis Sampah Lewat Ekonomi Sirkular

    • calendar_month Sel, 28 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 91
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Banyumas – Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Berwawasan Lingkungan dan Edukasi (TPST BLE) di Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (28/4/2026). Kunjungan ini menegaskan dorongan pemerintah terhadap pengelolaan sampah modern berbasis teknologi dan ekonomi sirkular. Dalam peninjauan tersebut, Presiden melihat langsung alur pengolahan sampah dari hulu hingga hilir. Ia mengamati bagaimana teknologi […]

expand_less