Jumat, 30 Okt 2026
light_mode
Beranda » Artikel » Hardiknas 2026: Saat Dunia Pendidikan Berubah Cepat, Kalteng Menjawab dengan Mimpi Satu Rumah Satu Sarjana

Hardiknas 2026: Saat Dunia Pendidikan Berubah Cepat, Kalteng Menjawab dengan Mimpi Satu Rumah Satu Sarjana

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Sab, 2 Mei 2026
  • visibility 156
  • comment 0 komentar

Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 hadir di tengah perubahan besar dunia pendidikan. Revolusi digital, perkembangan kecerdasan buatan, hingga perubahan kebutuhan dunia kerja menuntut sistem pendidikan bergerak lebih cepat, adaptif, dan merata.

Sekolah hari ini tidak lagi cukup hanya mengajarkan membaca, menulis, dan berhitung. Pendidikan kini dituntut melahirkan generasi yang kritis, kreatif, melek teknologi, sekaligus memiliki karakter kuat.

Namun, di tengah arus perubahan itu, tantangan pendidikan Indonesia masih nyata: ketimpangan akses, kualitas guru yang belum merata, serta hambatan ekonomi yang membuat banyak anak berbakat kesulitan melanjutkan pendidikan tinggi. Di wilayah luas seperti Kalimantan Tengah, tantangan itu makin kompleks karena faktor geografis, keterisolasian wilayah pedalaman, dan keterbatasan infrastruktur pendidikan.

Di titik inilah kebijakan daerah diuji: apakah hanya menjadi penonton perubahan, atau menjadi penggerak masa depan.

Gubernur Agustiar Sabran memilih langkah kedua. Melalui program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS), Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menghadirkan intervensi nyata yang menyasar sektor pendidikan sebagai prioritas utama. Program ini dirancang untuk memastikan masyarakat, terutama keluarga kurang mampu dan warga pelosok, memiliki akses lebih luas terhadap pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial.

Yang paling visioner adalah semangat “satu rumah, satu sarjana.” Gagasan ini bukan sekadar slogan politik, melainkan investasi sosial jangka panjang. Saat satu keluarga melahirkan sarjana pertama, dampaknya bukan hanya pada pendapatan rumah tangga, tetapi juga pada pola pikir, kualitas kesehatan keluarga, hingga meningkatnya mobilitas sosial antargenerasi.

Data pelaksanaan KHBS menunjukkan sekitar 35 ribu pelajar mendapat dukungan pendidikan melalui bantuan langsung dan perlengkapan sekolah, sementara program ini ditargetkan menjangkau sekitar 300 ribu penerima manfaat secara lebih luas melalui skema bantuan terintegrasi.

Dalam konteks kekinian, langkah Kalteng ini relevan. Ketika banyak daerah masih berkutat pada program jangka pendek, Kalimantan Tengah mulai membangun kapital manusia sebagai fondasi masa depan. Sebab di era kompetisi global, daerah yang unggul bukan hanya yang kaya sumber daya alam, tetapi yang mampu mencetak sumber daya manusia unggul.

Hardiknas tahun ini mengingatkan satu hal: membangun sekolah itu penting, tetapi membangun harapan jauh lebih penting. Dan di Bumi Tambun Bungai, harapan itu sedang ditanam—satu rumah, satu sarjana. (red)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab dan DPRD Bartim Nyatakan Terbuka terhadap Pengawasan KPK

    Pemkab dan DPRD Bartim Nyatakan Terbuka terhadap Pengawasan KPK

    • calendar_month Rab, 27 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 151
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta — Pemerintah Kabupaten dan DPRD Barito Timur menyatakan terbuka terhadap pengawasan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyusul berbagai temuan dan evaluasi tata kelola anggaran daerah yang disampaikan dalam rapat koordinasi pencegahan korupsi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (19/5). Sikap terbuka itu disampaikan setelah KPK menyoroti sejumlah persoalan dalam pengelolaan anggaran, mulai dari […]

  • Gubernur Agustiar: Iduladha Melahirkan Kepedulian, 16 Hewan Kurban Diserahkan

    Gubernur Agustiar: Iduladha Melahirkan Kepedulian, 16 Hewan Kurban Diserahkan

    • calendar_month Kam, 28 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 53
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — Gubernur Agustiar Sabran menegaskan bahwa Hari Raya Iduladha tidak boleh berhenti sebagai ritual tahunan semata. Di tengah semangat pembangunan daerah, Iduladha harus menjadi momentum memperkuat kepedulian sosial, solidaritas, dan persaudaraan masyarakat Kalimantan Tengah. Pesan itu disampaikan saat Gubernur melaksanakan Salat Iduladha 1447 Hijriah bersama ribuan jemaah di Masjid Raya Nurul Islam […]

  • Gunung Mas Kejar Target Zero Narkoba, Bupati: Kami Siap Dirikan BNN

    Gunung Mas Kejar Target Zero Narkoba, Bupati: Kami Siap Dirikan BNN

    • calendar_month Jum, 21 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 86
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas tidak ingin perang melawan narkoba hanya mengandalkan penindakan. Pemerintah daerah mulai memperkuat benteng dari masyarakat melalui kegiatan keagamaan, sosialisasi, hingga mendorong pembentukan Badan Narkotika Nasional (BNN) di tingkat kabupaten. Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong mengatakan, penguatan iman menjadi salah satu langkah yang terus dilakukan untuk mencegah […]

  • Pidana Kerja Sosial Mulai Berlaku 2026

    Pidana Kerja Sosial Mulai Berlaku 2026

    • calendar_month Sen, 29 Des 2025
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 141
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta — Pemerintah memastikan penerapan hukuman pidana kerja sosial akan mulai dilaksanakan seiring berlakunya Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) baru pada Januari 2026. Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto menyampaikan bahwa skema pidana kerja sosial tersebut telah dipersiapkan secara bertahap, termasuk melalui koordinasi dengan pemerintah daerah di […]

  • Inflasi Kalteng Tembus 3,86 Persen, Harga Kebutuhan Pokok Terus Menekan Warga

    Inflasi Kalteng Tembus 3,86 Persen, Harga Kebutuhan Pokok Terus Menekan Warga

    • calendar_month Kam, 2 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 93
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Tekanan ekonomi mulai terasa nyata di Kalimantan Tengah. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan (year-on-year/y-on-y) pada Maret 2026 mencapai 3,86 persen, sebuah angka yang menunjukkan kenaikan harga kebutuhan masyarakat belum sepenuhnya terkendali. Kepala BPS Kalteng, Agnes Widiastuti, mengungkapkan bahwa lonjakan ini tercermin dari Indeks Harga Konsumen (IHK) yang naik menjadi […]

  • Evisiensi Tidak Menghentikan Pemrov Kalteng Menjalankan Program Prioritas

    Evisiensi Tidak Menghentikan Pemrov Kalteng Menjalankan Program Prioritas

    • calendar_month Sab, 31 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 77
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Evisiensi anggaran tidak menghentikan langkah Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) dalam menjalankan program prioritas bagi masyarakat. Gubernur menegaskan bahwa efisiensi dilakukan tanpa mengorbankan kepentingan rakyat kecil. Hal itu disampaikan Gubernur berdialog bersama Ketua Organisasi Wartawan dan Media Mitra Pemprov Kalteng di Halaman Istana Isen Mulang, Palangka Raya, Sabtu (31/1/2026). Gubernur […]

expand_less