Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode
Beranda » Pemprov Kalteng » Ekonomi Kalimantan Tengah 2026 Diyakini Tetap Tumbuh Positif Di Tengah Tekanan Global

Ekonomi Kalimantan Tengah 2026 Diyakini Tetap Tumbuh Positif Di Tengah Tekanan Global

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Rab, 13 Mei 2026
  • visibility 78
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah optimistis perekonomian daerah tetap tumbuh positif sepanjang tahun 2026 meski dunia masih dibayangi perlambatan ekonomi global, gejolak geopolitik, dan fluktuasi pasar keuangan internasional.

Optimisme tersebut disampaikan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam kegiatan Diseminasi Laporan Perekonomian Provinsi Kalimantan Tengah yang digelar di Aula Betang Hapakat Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Selasa (12/5/2026).

Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Kalimantan Tengah Sunarti, saat membacakan sambutan Gubernur Agustiar Sabran, menegaskan bahwa fondasi ekonomi Kalimantan Tengah dinilai masih cukup kuat untuk menghadapi tantangan global.

“Perekonomian Kalimantan Tengah tahun 2026 diyakini tetap tumbuh positif, terutama didukung sektor pertanian dan industri pengolahan melalui percepatan hilirisasi dan peningkatan investasi,” ujarnya.

Menurutnya, sektor pertanian masih menjadi salah satu tulang punggung utama ekonomi daerah. Pemerintah juga terus mendorong pengembangan industri pengolahan agar hasil sumber daya alam tidak hanya dijual dalam bentuk mentah, tetapi memiliki nilai tambah yang lebih besar bagi daerah dan masyarakat.

Selain itu, penguatan investasi dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas ekonomi dan membuka lapangan kerja baru di Kalimantan Tengah. Pemerintah daerah juga mulai memperkuat pembangunan infrastruktur penunjang, termasuk sektor pangan dan energi.

Di sisi lain, inflasi daerah diperkirakan tetap terkendali pada kisaran target nasional. Pemprov bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terus memperkuat langkah pengawasan distribusi pangan, menjaga keterjangkauan harga, dan memastikan pasokan kebutuhan pokok tetap aman.

Sunarti juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi daerah.

“Pertumbuhan ekonomi tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Dunia usaha, akademisi, perbankan, hingga masyarakat harus bergerak bersama menjaga stabilitas dan daya saing daerah,” katanya.

Pemprov Kalteng juga mulai memperluas sumber pertumbuhan ekonomi baru melalui penguatan UMKM, digitalisasi ekonomi, serta pengembangan sektor pariwisata berbasis budaya lokal.

Dengan berbagai strategi tersebut, Kalimantan Tengah diyakini mampu menjaga tren pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah strategis penyangga ekonomi nasional di kawasan Kalimantan. (red-fe)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPS Kalteng Tegaskan Sensus Ekonomi 2026 Wajib Didukung, Pelaku Usaha Diminta Kooperatif

    BPS Kalteng Tegaskan Sensus Ekonomi 2026 Wajib Didukung, Pelaku Usaha Diminta Kooperatif

    • calendar_month Rab, 25 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 88
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan komitmennya menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 dengan menuntut dukungan nyata dari pemerintah daerah dan kepatuhan pelaku usaha. Dalam rapat Tim Pelaksana, BPS menyatakan bahwa kualitas kebijakan pembangunan daerah bergantung langsung pada kejujuran dan kelengkapan data dunia usaha. Kepala BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti, […]

  • Apa itu Reforma Agraria?

    Apa itu Reforma Agraria?

    • calendar_month Jum, 24 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Reforma agraria bukan sekadar program bagi-bagi tanah. Ia adalah strategi besar negara untuk menata ulang struktur penguasaan, pemilikan, penggunaan, dan pemanfaatan tanah agar lebih adil dan produktif. Dalam konteks Indonesia, reforma agraria menjadi instrumen penting untuk mengurangi ketimpangan, menyelesaikan konflik lahan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis rakyat. Secara sederhana, reforma agraria mencakup dua pilar utama: […]

  • Disdik Kalteng Gelar Buka Puasa Bersama, Apresiasi Pengabdian Pegawai Purna Tugas

    Disdik Kalteng Gelar Buka Puasa Bersama, Apresiasi Pengabdian Pegawai Purna Tugas

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 24
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah menggelar kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama keluarga besar Dinas Pendidikan di Kota Palangka Raya, Kamis (5/3/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat kebersamaan sekaligus memberikan penghargaan kepada para aparatur sipil negara yang telah memasuki masa purna tugas. Acara yang diprakarsai oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas […]

  • Pemprov Kalteng Tekankan KPH Tak Boleh Kelola Hutan Tanpa Rencana

    Pemprov Kalteng Tekankan KPH Tak Boleh Kelola Hutan Tanpa Rencana

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 79
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan tidak ada lagi ruang bagi pengelolaan hutan tanpa perencanaan yang jelas dan terukur. Melalui Klinik Pembinaan Penyusunan dan Perubahan Dokumen Rencana Pengelolaan Hutan Jangka Panjang (RPHJP), Pemprov Kalteng mendorong seluruh Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) untuk menertibkan arah pengelolaan kawasan hutan secara berkelanjutan. Kegiatan yang digelar di […]

  • Dari Papua hingga Kalimantan, Perputaran Dana PETI Tembus Rp992 Triliun

    Dari Papua hingga Kalimantan, Perputaran Dana PETI Tembus Rp992 Triliun

    • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 75
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Praktik Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) kembali tersorot tajam setelah Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap besarnya aliran dana yang diduga berasal dari aktivitas ilegal tersebut. Dalam periode 2023–2025, total perputaran dana yang terdeteksi mencapai angka fantastis, yakni Rp992 triliun. Kepala Biro Humas PPATK, Natsir Kongah, menyebutkan bahwa dari hasil […]

  • DPRD Kalteng Bongkar Problem Perkebunan, Konflik Lahan Baru Tertangani 26 Persen

    DPRD Kalteng Bongkar Problem Perkebunan, Konflik Lahan Baru Tertangani 26 Persen

    • calendar_month Jum, 15 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 57
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – DPRD Provinsi Kalimantan Tengah menyoroti keras carut-marut tata kelola sektor perkebunan di Kalimantan Tengah. Dalam evaluasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun Anggaran 2025, legislatif menilai penyelesaian konflik perkebunan berjalan lambat, sementara pengawasan terhadap perusahaan besar swasta masih menyisakan banyak persoalan di lapangan. Sorotan itu disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-4 […]

expand_less