Sabtu, 12 Sep 2026
light_mode
Beranda » Berita Daerah » BPS Kalteng Tegaskan Sensus Ekonomi 2026 Wajib Didukung, Pelaku Usaha Diminta Kooperatif

BPS Kalteng Tegaskan Sensus Ekonomi 2026 Wajib Didukung, Pelaku Usaha Diminta Kooperatif

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Rab, 25 Feb 2026
  • visibility 124
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan komitmennya menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 dengan menuntut dukungan nyata dari pemerintah daerah dan kepatuhan pelaku usaha. Dalam rapat Tim Pelaksana, BPS menyatakan bahwa kualitas kebijakan pembangunan daerah bergantung langsung pada kejujuran dan kelengkapan data dunia usaha.

Kepala BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti, menekankan bahwa Sensus Ekonomi 2026 menjadi instrumen utama membaca kekuatan riil perekonomian daerah.

“Sensus ini menentukan arah kebijakan. Tanpa data yang lengkap dan jujur, intervensi pemerintah akan meleset. Karena itu, pelaku usaha harus kooperatif,” tegas Agnes, di Ruang Vicon BPS Kalteng, Rabu (25/2/2026).

BPS menargetkan pendataan berlangsung April–Juli 2026. BPS akan menghimpun data menyeluruh, mulai dari identitas dan legalitas usaha, jumlah tenaga kerja, pemanfaatan teknologi digital, aktivitas ekonomi kreatif, hingga kinerja usaha. BPS juga mencatat pendapatan, pengeluaran, dan aset per 31 Desember 2025 sebagai dasar pemetaan kapasitas ekonomi.

Agnes menegaskan bahwa pengumpulan data ini bukan formalitas. “Kami memerlukan gambaran riil. Menutup-nutupi data berarti merugikan kepentingan publik,” ujarnya.

Statistisi Ahli Madya BPS Kalteng, Muhamad Taufiqurrahman, memastikan metode pendataan dirancang adaptif. “Usaha besar mengisi mandiri secara daring, sementara UMKM kami datangi langsung. Petugas kami dibekali standar verifikasi agar data akurat,” katanya.

Ia menambahkan, resistensi pelaku usaha terhadap data moneter kerap menghambat kualitas sensus. “Kami meminta keterbukaan. Kerahasiaan data dijamin undang-undang,” ucap Taufiqurrahman.

Agnes kembali menegaskan jaminan perlindungan data responden. “Data statistik tidak kami gunakan untuk pajak atau audit. Kami memegang mandat kerahasiaan,” katanya.

BPS mendesak pemerintah daerah menerbitkan edaran dukungan dan menggerakkan sosialisasi lintas kanal agar partisipasi meningkat. “Sensus ini kerja bersama. Kami butuh dukungan tegas dari pemerintah dan kepatuhan pelaku usaha. Tanpa itu, kebijakan pembangunan akan berjalan dalam gelap,” pungkas Agnes. (red-fe)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DAYABORNEO

    Niat Gondol 1,6 Ton Sawit, Pria di Kotim Malah Ketiduran di TKP

    • calendar_month Sen, 8 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 77
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Kotawaringin Timur – Sebuah aksi pencurian sawit dalam jumlah besar di Kabupaten Kotawaringin Timur berakhir antiklimaks. Saat tiga rekannya berhasil melarikan diri, seorang pria justru tertinggal di lokasi karena tertidur pulas di samping tumpukan sawit hasil curian. Pria berinisial SS (25) itu kini harus berurusan dengan hukum setelah petugas keamanan PT Windu Nabatindo Lestari […]

  • Prabowo Genjot Hilirisasi, 13 Proyek Baru Siap Jalan

    Prabowo Genjot Hilirisasi, 13 Proyek Baru Siap Jalan

    • calendar_month Jum, 24 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 199
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mempercepat agenda hilirisasi nasional dengan mendorong pembangunan proyek baru di 13 lokasi strategis di Indonesia. Langkah ini dibahas dalam pertemuan bersama Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus Kepala Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, di Kediaman Hambalang, Jawa Barat, Jumat (24/4/2026). Pertemuan tersebut menyoroti perkembangan program hilirisasi yang kini memasuki tahap […]

  • Ekspor Kalteng Tembus Rp33 Triliun, Tapi Ada Angka yang Bikin Neraca Dagang Melonjak

    Ekspor Kalteng Tembus Rp33 Triliun, Tapi Ada Angka yang Bikin Neraca Dagang Melonjak

    • calendar_month Kam, 3 Sep 2026
    • account_circle fe
    • visibility 30
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayanorneo – Aktivitas perdagangan luar negeri Kalimantan Tengah menunjukkan tren positif sepanjang Januari hingga Juli 2026. Nilai ekspor Kalteng mencapai US$2.157,30 juta atau sekitar US$2,15 miliar. Angka tersebut meningkat 5,87 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025. Kenaikan itu membuat ekspor menjadi salah satu penopang penting perdagangan luar negeri Kalteng. Kepala BPS Provinsi […]

  • Musrenbang RKPD 2027, Gubernur Kalteng Tegaskan Program Harus Tepat Sasaran

    Musrenbang RKPD 2027, Gubernur Kalteng Tegaskan Program Harus Tepat Sasaran

    • calendar_month Rab, 18 Mar 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 45
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mulai mengunci arah pembangunan tahun 2027 melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD yang digelar di Aula Jayang Tingang, Selasa (17/3/2026). Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran membuka langsung forum tersebut dan menegaskan pentingnya perencanaan yang tegas, terukur, dan berpihak pada rakyat. Musrenbang ini menjadi panggung sinkronisasi antara pemerintah […]

  • Inflasi Kalteng Tembus 5,06 Persen, BPS Soroti Lonjakan Biaya Hunian dan Jasa

    Inflasi Kalteng Tembus 5,06 Persen, BPS Soroti Lonjakan Biaya Hunian dan Jasa

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 218
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Tengah mencatat inflasi tahunan (year-on-year/y-on-y) Februari 2026 menembus angka 5,06 persen. Kenaikan ini mencerminkan tekanan harga yang semakin terasa pada kebutuhan pokok masyarakat, terutama di sektor perumahan dan jasa. Kepala BPS Kalteng, Agnes Widiastuti, membeberkan data tersebut dalam rilis resmi, Senin (2/3/2026). “IHK Kalimantan Tengah […]

  • Prabowo Saksikan Penyelamatan Aset Negara Rp40 Triliun, Dana Dialihkan untuk Sekolah dan Puskesmas

    Prabowo Saksikan Penyelamatan Aset Negara Rp40 Triliun, Dana Dialihkan untuk Sekolah dan Puskesmas

    • calendar_month Kam, 14 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 90
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam menyelamatkan kekayaan negara dan mengembalikannya untuk kepentingan rakyat. Hal itu disampaikan Presiden saat menyaksikan langsung penyerahan denda administratif senilai Rp10,27 triliun serta pengembalian kawasan hutan seluas 2,37 juta hektare di kompleks Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Rabu (13/5/2026). Dalam arahannya, Presiden menekankan bahwa langkah penyelamatan aset […]

expand_less