Kalteng Tumbuh Lebih Cepat, Sinyal Ekonomi Daerah Makin Kuat
- account_circle fe
- calendar_month Sab, 20 Des 2025
- visibility 180
- comment 0 komentar

Foto data pertumbuhan Ekonomi dari BPS Kalteng.
DAYABORNEO, Palangka Raya – Pertumbuhan ekonomi Kalimantan Tengah (Kalteng) pada tahun 2025 menunjukkan performa yang menjanjikan di tengah dinamika ekonomi regional. Dibandingkan provinsi lain di Pulau Kalimantan, Kalteng berhasil membukukan pertumbuhan yang relatif kuat, menjadi indikator penting keberlanjutan pembangunan lokal.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan bahwa ekonomi Kalteng tumbuh sebesar 5,36 persen secara tahunan (year-on-year) pada Triwulan III 2025. Angka ini lebih tinggi dibandingkan beberapa provinsi tetangga, termasuk Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, serta hanya berselisih tipis dengan pertumbuhan Kalimantan Barat dan Kalimantan Selatan.
Pertumbuhan tersebut mencerminkan struktur ekonomi Kalteng yang makin adaptif, terutama di sektor konsumsi rumah tangga dan produksi lokal. Sementara itu, sektor pemerintahan, konstruksi, serta jasa teradministrasi juga menunjukkan kontribusi positif terhadap ekspansi ekonomi wilayah.
Meski tumbuh lebih cepat, Kalteng tetap menghadapi tantangan. Realisasi investasi dan serapan tenaga kerja, misalnya, harus terus didorong agar pertumbuhan dapat dirasakan secara langsung oleh seluruh lapisan masyarakat. Selain itu, peningkatan produktivitas sektor swasta menjadi fokus agar angka pertumbuhan berkualitas.
Dibandingkan dengan provinsi lain di Kalimantan, pertumbuhan ekonomi Kalteng unggul atas Kalimantan Timur yang mencapai 4,26 persen, Kalimantan Utara sebesar 4,61 persen, sementara Kalimantan Selatan tumbuh 5,19 persen dan Kalimantan Barat 5,31 persen.
Hal tersebut menunjukkan bahwa upaya lokal Kalteng dalam mendorong berbagai sektor ekonomi tidak hanya berjalan, tetapi mulai menunjukkan hasil yang semakin nyata.
Ke depan, Kalteng diharapkan mampu mempertahankan tren positif ini melalui kebijakan yang mendorong investasi, peningkatan keterampilan sumber daya manusia, serta penguatan pelaku usaha lokal. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi tidak hanya tinggi dalam angka, tetapi juga berkualitas dan inklusif bagi seluruh masyarakat Kalimantan Tengah. (red-fe)
- Penulis: fe

Saat ini belum ada komentar