Inflasi Kalimantan Tengah Juli 2026 Tembus 4,32 Persen
- account_circle D'Borneo
- calendar_month Sen, 3 Agu 2026
- visibility 88
- comment 0 komentar

PALANGKA RAYA, Dayaborneo — Provinsi Kalimantan Tengah mencatat inflasi tahunan (year-on-year/y-on-y) sebesar 4,32 persen pada Juli 2026, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) berada di angka 112,87. Angka tersebut menandakan tekanan harga yang terjadi di berbagai sektor pengeluaran masyarakat Bumi Tambun Bungai.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Tengah, Toto Haryanto Silitonga, mengungkapkan bahwa kenaikan inflasi terjadi secara merata di seluruh kelompok pengeluaran, saat rilis berita BPS, Senin (3/8/2026).
Toto menyebut kenaikan harga tercermin dari naiknya seluruh indeks kelompok pengeluaran, dengan tekanan terbesar berasal dari sektor perawatan pribadi, transportasi, serta makanan dan minuman.
Dari sisi wilayah, Kabupaten Kapuas menjadi daerah dengan inflasi tertinggi di Kalimantan Tengah, yakni 4,78 persen dengan IHK 114,36. Di sisi lain, Sampit tercatat sebagai wilayah dengan inflasi terendah, sebesar 3,58 persen dengan IHK 111,66. Perbedaan tersebut menggambarkan dinamika harga yang tidak seragam antarwilayah di Kalimantan Tengah.
Berdasarkan kelompok pengeluaran, sektor perawatan pribadi dan jasa lainnya tercatat sebagai penyumbang inflasi tertinggi dengan kenaikan 9,57 persen, disusul kelompok transportasi sebesar 7,12 persen, serta makanan, minuman, dan tembakau sebesar 5,69 persen.
Sejumlah kelompok lain juga mengalami kenaikan, di antaranya penyediaan makanan dan minuman/restoran naik 2,68 persen, perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga naik 2,01 persen, serta perlengkapan dan pemeliharaan rutin rumah tangga naik 1,93 persen.
Kelompok pendidikan naik 1,86 persen, kesehatan 1,79 persen, pakaian dan alas kaki 1,54 persen, dan rekreasi, olahraga, serta budaya naik 1,37 persen. Sementara itu, kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan mencatat kenaikan paling rendah, yakni 0,37 persen.
Secara bulanan, inflasi month-to-month (m-to-m) Kalimantan Tengah pada Juli 2026 berada di angka 0,23 persen, sedangkan inflasi tahun kalender (year-to-date/y-to-d) telah mencapai 2,63 persen sejak awal tahun.
Toto menegaskan pihaknya akan terus memantau perkembangan harga guna menjaga stabilitas inflasi di daerah. Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah dan pemangku kepentingan dapat menjaga stabilitas harga sekaligus daya beli masyarakat Kalimantan Tengah ke depan. (red-fe)
- Penulis: D'Borneo

Saat ini belum ada komentar