Kartu Huma Betang Sejahtera, Fondasi Baru Kebijakan Sosial Kalteng
- account_circle fe
- calendar_month Ming, 21 Des 2025
- visibility 192
- comment 0 komentar

Gubernur saat berjabat tangan dengan koordinator Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) dari seluruh kabupaten dan kota se-Kalimantan Tengah ke Istana Isen Mulang, Minggu (21/12/2025).
DAYABORNEO, Palangka Raya – Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) disiapkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah sebagai fondasi baru kebijakan sosial daerah yang berorientasi pada keadilan dan pemerataan kesejahteraan.
Melalui program ini, komitmen Gubernur Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur Edy Pratowo untuk menghadirkan negara hingga ke lapisan masyarakat paling bawah mulai dijalankan secara terstruktur.
KHBS telah resmi dimasukkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan menjadi acuan seluruh perangkat daerah dalam menyusun rencana strategis dan program kerja.
Penempatan KHBS dalam dokumen perencanaan utama tersebut menegaskan bahwa program ini bukan kebijakan sementara, melainkan agenda jangka menengah yang dirancang berkelanjutan.
Pemerintah Provinsi menargetkan peluncuran Kartu Huma Betang Sejahtera pada awal 2026. Saat ini, fokus utama diarahkan pada pematangan dan sinkronisasi data penerima manfaat agar program berjalan sesuai regulasi dan tepat sasaran, khususnya bagi kelompok masyarakat miskin, rentan, menengah ke bawah, serta warga di wilayah pedalaman.
Dalam rangka memperkuat kesiapan tersebut, Gubernur Agustiar Sabran mengundang koordinator Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) dari seluruh kabupaten dan kota se-Kalimantan Tengah ke Istana Isen Mulang, Minggu (21/12/2025).
Pertemuan ini menjadi ajang konsolidasi sekaligus penguatan peran aktor sosial di tingkat akar rumput.
“Peran Bapak Ibu sangat menentukan keberhasilan program ini. Tanpa dukungan di lapangan, kebijakan tidak akan menyentuh masyarakat,” ujar Gubernur Agustiar Sabran.
Ia menegaskan bahwa Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan, Pendamping PKH, dan Pekerja Sosial Masyarakat merupakan garda terdepan dalam memastikan validitas data, pendampingan penerima manfaat, hingga pengawasan pelaksanaan program.
“Semua aspek sudah siap. Yang kita butuhkan sekarang adalah kerja bersama,” tambahnya.
Melalui Kartu Huma Betang Sejahtera, Pemerintah Provinsi berharap bantuan sosial tidak hanya tersalurkan, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat Kalimantan Tengah. (red-fe)
- Penulis: fe

Saat ini belum ada komentar