Minggu, 13 Sep 2026
light_mode
Beranda » DPRD Kalteng » DPRD Kalteng Sorot Krisis BBM, Junaidi Bongkar Dugaan Pasokan Menyusut di SPBU

DPRD Kalteng Sorot Krisis BBM, Junaidi Bongkar Dugaan Pasokan Menyusut di SPBU

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Sel, 5 Mei 2026
  • visibility 357
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya — Antrian panjang bahan bakar minyak (BBM) yang mengular di sejumlah SPBU di Kalimantan Tengah kini memantik alarm serius di parlemen daerah. DPRD Kalteng mendesak pemerintah dan pihak terkait segera turun tangan, setelah muncul dugaan kuat bahwa persoalan bukan sekadar lonjakan konsumsi, melainkan berkurangnya pasokan BBM di lapangan.

Wakil Ketua III DPRD Kalteng, Junaidi, menyebut kondisi yang dialami masyarakat saat ini tidak bisa lagi dianggap persoalan biasa. Menurutnya, antrean panjang yang terjadi hampir di banyak SPBU menunjukkan ada masalah serius dalam rantai distribusi energi di daerah.

“Masyarakat kesulitan mendapatkan BBM, antrean terjadi di mana-mana. Ini bukan persoalan kecil. Kalau dibiarkan, dampaknya bisa mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat secara luas,” tegas Junaidi, Selasa (5/5/2026).

Yang mengejutkan, DPRD menemukan indikasi perbedaan mencolok antara laporan resmi dengan realitas distribusi di lapangan. Junaidi mengungkap, berdasarkan keterangan pihak Pertamina, kuota BBM untuk Kalimantan Tengah diklaim aman bahkan mengalami penambahan sekitar 12 persen. Namun fakta di SPBU justru menunjukkan arah sebaliknya.

Junaidi mengaku turun langsung melakukan pengecekan dan berbincang dengan petugas SPBU. Dari penelusuran itu, ia memperoleh informasi bahwa pasokan yang biasanya mencapai 16 tangki kini hanya sekitar 8 tangki.

“Kalau benar suplai turun separuh, wajar antrean makin panjang. Jadi jangan hanya bicara kuota di atas kertas, cek berapa yang benar-benar sampai ke SPBU,” ujarnya lantang.

DPRD pun meminta OPD teknis segera bergerak cepat melakukan audit distribusi dan verifikasi lapangan. Koordinasi dengan Pertamina juga dinilai mendesak untuk memastikan jalur distribusi BBM berjalan sesuai alokasi.

Bagi DPRD, persoalan ini bukan semata urusan antrean di SPBU, tetapi menyangkut denyut kehidupan masyarakat—mulai dari transportasi, logistik, hingga aktivitas ekonomi harian.

“Jangan sampai rakyat terus menunggu di bawah panas matahari, sementara data di meja menyebut semuanya aman. Yang dibutuhkan sekarang adalah tindakan nyata, bukan sekadar angka laporan,” pungkas Junaidi. (red-fe) 

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Edy Pratowo Tegaskan DPR RI Dapil Kalteng Harus Perjuangkan Program Daerah di Senayan

    Edy Pratowo Tegaskan DPR RI Dapil Kalteng Harus Perjuangkan Program Daerah di Senayan

    • calendar_month Jum, 16 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 97
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Edy Pratowo menegaskan pentingnya peran Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kalimantan Tengah dalam memperjuangkan kepentingan daerah di tingkat nasional. Penegasan tersebut disampaikannya usai mengikuti Rapat Paripurna ke-2 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2026 DPRD Provinsi Kalteng, Rabu (14/1/2026). Edy menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan […]

  • Menag Minta Maaf Soal Polemik Zakat: ‘Saya Tidak Bermaksud Mengurangi Kewajiban’

    Menag Minta Maaf Soal Polemik Zakat: ‘Saya Tidak Bermaksud Mengurangi Kewajiban’

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 406
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, JAKARTA – Menteri Agama Nasaruddin Umar akhirnya buka suara terkait polemik pernyataannya soal zakat yang memicu perdebatan di ruang publik. Ia menyampaikan permohonan maaf sekaligus meluruskan bahwa zakat tetap berstatus fardhu ‘ain dan tidak pernah berubah sebagai rukun Islam. “Saya memohon maaf atas pernyataan saya yang menimbulkan kesalahpahaman. Perlu saya tegaskan, zakat adalah fardhu […]

  • Kepala BGN Dicopot, Presiden Prabowo Ganti Pimpinan Program MBG

    Kepala BGN Dicopot, Presiden Prabowo Ganti Pimpinan Program MBG

    • calendar_month Sel, 2 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 179
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan besar di Badan Gizi Nasional (BGN) dengan mencopot Kepala BGN Dadan Hindayana dan dua wakilnya, Lodewyk Pusung serta Sony Sanjaya. Langkah tersebut diumumkan langsung pemerintah di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (02/06/2026), setelah dilakukan evaluasi kinerja selama hampir satu setengah tahun terakhir. Perombakan ini menandai babak baru […]

  • Pansus Raperda Konflik Mandek: Pemprov Datang Tanpa DIM

    Pansus Raperda Konflik Mandek: Pemprov Datang Tanpa DIM

    • calendar_month Rab, 25 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 99
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Rapat Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kalimantan Tengah yang membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Sengketa dan Penyelesaian Konflik pada Selasa (24/2/2026) berjalan pincang dan berujung ditunda. Penyebabnya terang-benderang: perwakilan Pemerintah Provinsi Kalteng datang tanpa membawa Daftar Inventaris Masalah (DIM) yang sejak awal diminta sebagai bahan utama pengayaan substansi regulasi. Anggota DPRD […]

  • Amukan Mandau di G Obos, Ibu dan Anak Terluka Parah

    Amukan Mandau di G Obos, Ibu dan Anak Terluka Parah

    • calendar_month Sen, 8 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 57
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Minggu pagi yang semula tenang di kawasan Jalan G Obos mendadak berubah menjadi arena kepanikan. Teriakan warga memecah suasana setelah seorang pria membawa mandau mengamuk dan menyerang warga di tengah permukiman padat penduduk. Dalam insiden yang menggemparkan tersebut, dua warga yang merupakan ibu dan anak, HA (45) dan AW (18), menjadi […]

  • DPRD Kalteng Dorong Perda Bantuan Hukum, Warga Miskin Dinilai Masih Sulit Akses Pendampingan

    DPRD Kalteng Dorong Perda Bantuan Hukum, Warga Miskin Dinilai Masih Sulit Akses Pendampingan

    • calendar_month Jum, 15 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 105
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — DPRD Provinsi Kalimantan Tengah mendorong Pemerintah Provinsi Kalteng segera menyusun regulasi khusus terkait bantuan hukum bagi masyarakat miskin. Langkah itu dinilai penting karena masih banyak warga kurang mampu kesulitan memperoleh pendampingan hukum saat berhadapan dengan persoalan hukum. Dorongan tersebut disampaikan DPRD dalam pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Kalimantan Tengah Tahun […]

expand_less