Sabtu, 12 Sep 2026
light_mode
Beranda » Kriminal » Amukan Mandau di G Obos, Ibu dan Anak Terluka Parah

Amukan Mandau di G Obos, Ibu dan Anak Terluka Parah

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Sen, 8 Jun 2026
  • visibility 57
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya Minggu pagi yang semula tenang di kawasan Jalan G Obos mendadak berubah menjadi arena kepanikan. Teriakan warga memecah suasana setelah seorang pria membawa mandau mengamuk dan menyerang warga di tengah permukiman padat penduduk.

Dalam insiden yang menggemparkan tersebut, dua warga yang merupakan ibu dan anak, HA (45) dan AW (18), menjadi korban. Keduanya mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam dan harus mendapatkan penanganan medis intensif.

Informasi menyebutkan, pelaku berinisial RB (23) tiba-tiba bertindak agresif tanpa peringatan. Warga yang berada di sekitar lokasi berhamburan menyelamatkan diri saat melihat mandau di tangan pelaku berayun ke arah korban.

Peristiwa itu berlangsung cepat. Dalam hitungan menit, suasana yang semula normal berubah menjadi kepanikan massal. Sebagian warga berusaha membantu korban, sementara yang lain mengejar pelaku yang mencoba melarikan diri usai melakukan penyerangan.

Pengejaran berlangsung hingga kawasan sekitar Hotel Luwansa. Ketegangan sempat menyelimuti ruas jalan ketika puluhan warga dari berbagai arah berupaya menghentikan pelarian pelaku.

Pelarian RB akhirnya berakhir setelah massa berhasil mengepung dan melumpuhkannya. Saat diamankan, pelaku masih membawa mandau yang diduga digunakan untuk menyerang korban.

Sejumlah saksi menyebutkan pelaku sempat meracau dan mengeluarkan ucapan bernada ancaman kepada warga yang menangkapnya. Kondisi tersebut membuat situasi semakin tegang sebelum aparat kepolisian tiba di lokasi.

Anggota Polsek Pahandut kemudian bergerak cepat mengamankan pelaku dari kerumunan massa yang emosi dan membawanya ke kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan.

Kapolsek Pahandut AKP Iyudi Hartanto membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, pelaku telah diamankan bersama barang bukti yang digunakan dalam aksi penyerangan.

“Benar, kejadiannya di Jalan G Obos. Pelaku sudah diamankan di Mapolsek Pahandut bersama barang bukti,” ujar Iyudi, dikutip dari Radar Sampit.

Ia juga memastikan dua korban masih menjalani perawatan medis. “Korban ada dua orang dan saat ini masih mendapatkan penanganan medis intensif,” katanya.

Hingga kini, penyidik masih mengurai rangkaian peristiwa yang memicu amukan tersebut. Polisi juga mendalami motif pelaku serta memeriksa sejumlah saksi untuk memastikan seluruh fakta di balik insiden yang membuat warga G Obos diliputi ketakutan itu. (red-fe) 

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Prabowo Bangun Sentra Nelayan Modern dari Pesisir Gorontalo

    Presiden Prabowo Bangun Sentra Nelayan Modern dari Pesisir Gorontalo

    • calendar_month Ming, 10 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 165
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Gorontalo — Presiden Prabowo Subianto mulai menggerakkan agenda besar transformasi sektor kelautan nasional dari pesisir, saat meninjau Kampung Nelayan Merah Putih di Leato Selatan, Gorontalo, Sabtu (9/5/2026). Presiden menegaskan pembangunan ekonomi maritim tidak boleh lagi berhenti pada penangkapan ikan, tetapi harus masuk ke tahap industrialisasi dan penguatan rantai distribusi hasil laut. Di kawasan pesisir itu, […]

  • Evakuasi Lebah Madu, Damkarmat Palangka Raya Naik ke Menara Telawang

    Evakuasi Lebah Madu, Damkarmat Palangka Raya Naik ke Menara Telawang

    • calendar_month Ming, 16 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 65
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo — Bukan api yang kali ini harus ditaklukkan. Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Palangka Raya justru menghadapi tantangan berbeda saat harus mengevakuasi sarang lebah madu yang bersarang di ketinggian sekitar 45 meter. Peristiwa itu terjadi di Menara Tugu Telawang, kawasan Bundaran Besar Palangka Raya, Sabtu (15/8/2026) sore. Laporan […]

  • PKB Gandeng ITSNU, Rahmanto Tancap Gas Bangun Kader Intelektual di Kalteng

    PKB Gandeng ITSNU, Rahmanto Tancap Gas Bangun Kader Intelektual di Kalteng

    • calendar_month Kam, 7 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 327
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa Kalimantan Tengah mulai memetakan langkah politik yang tak biasa. Bukan hanya fokus pada konsolidasi organisasi, partai berlambang bola dunia itu kini serius membangun fondasi intelektual kader melalui kerja sama strategis dengan Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Kalimantan. Keseriusan itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman […]

  • 54 Paskibraka Kalteng Dikukuhkan, Amanah Merah Putih Menanti pada 17 Agustus

    54 Paskibraka Kalteng Dikukuhkan, Amanah Merah Putih Menanti pada 17 Agustus

    • calendar_month Sab, 15 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 68
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Detik-detik pelaksanaan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia semakin dekat. Di Kalimantan Tengah, sebanyak 54 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) kini resmi menerima amanah untuk menjalankan tugas penting pada 17 Agustus 2026. Gubernur Kalteng Agustiar Sabran mengukuhkan para Paskibraka Provinsi Kalteng Tahun 2026 dalam upacara yang berlangsung di Aula Jayang […]

  • Hujan Buatan Dikebut, Abu Anak Krakatau Ditarget Rontok Pekan Ini

    Hujan Buatan Dikebut, Abu Anak Krakatau Ditarget Rontok Pekan Ini

    • calendar_month Sen, 7 Sep 2026
    • account_circle fe
    • visibility 22
    • 0Komentar

    JAKARTA, Dayaborneo – Hujan buatan jadi senjata andalan pemerintah untuk membersihkan langit dari abu vulkanik Anak Krakatau. Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dikebut di beberapa titik sekaligus, dengan target abu bisa cepat luruh dan jalur penerbangan kembali normal. Rencana ini mencuat dalam rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto dari Istana Merdeka, lewat konferensi video bersama […]

  • THR Harus Turun Lebih Cepat: DPR Dorong H-14 Demi Lindungi Pekerja dan Gairahkan Ekonomi Lebaran

    THR Harus Turun Lebih Cepat: DPR Dorong H-14 Demi Lindungi Pekerja

    • calendar_month Kam, 26 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 107
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Gelombang mudik belum bergerak, tetapi perdebatan soal Tunjangan Hari Raya sudah memanas. Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, menekan pemerintah agar mengubah pola lama pembayaran THR. Ia mendorong agar perusahaan wajib menyalurkan THR minimal dua pekan sebelum Idulfitri, bukan lagi mepet H-7 seperti aturan sekarang. Menurutnya, langkah ini bukan sekadar […]

expand_less