Ansor Kalteng Dilantik, Sekaligus Usul Banser Balakar Siap 48 Jam Lawan Karhutla
- account_circle fe
- calendar_month Kam, 6 Agu 2026
- visibility 78
- comment 0 komentar

Dok. Pelantikan GP Ansor Kalteng
PALANGKA RAYA, Dayaborneo — Bumi Tambun Bungai jadi saksi momen penting bagi Gerakan Pemuda (GP) Ansor. Selain menggelar Seminar Nasional dan Dialog Publik bertema “Ansor Masa Depan: Peluang dan Tantangan Ekonomi Rantai Pasok di Kalimantan Tengah”.
Acara ini sekaligus jadi ajang pelantikan Pengurus Wilayah dan Pengurus Cabang GP Ansor se-Kalteng, di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur, Kamis (6/8/2026).
Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, lewat sambutan yang dibacakan Wakil Gubernur Edy Pratowo, tak menyembunyikan apresiasinya. Ia menilai tema seminar pas betul dengan arah pembangunan daerah, sebab rantai pasok yang kuat bisa dongkrak daya saing produk lokal sekaligus buka lebih banyak pintu investasi.
“Saya berharap forum ini melahirkan gagasan dan rekomendasi yang bermanfaat bagi kemajuan Kalimantan Tengah,” tegasnya.
Bukan cuma soal ekonomi, Gubernur juga menyebut GP Ansor sebagai mitra strategis pemerintah dalam merawat harmoni sosial di tengah masyarakat Kalteng yang majemuk.
Yang menarik, di tengah acara ini muncul usulan konkret soal karhutla, momok tahunan yang selalu menghantui musim kemarau di Kalteng.
Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor Addin Jauharudin secara terbuka meminta satuan Banser Pengendalian Pemadam Kebakaran alias Balakar diaktifkan lebih serius.
“Semoga nanti ada pelatihan intensif, Diklatsus pemadaman kebakaran yang siap 48 jam,” ujarnya, seolah menantang jajaran pengurus baru untuk langsung tancap gas.
Acara turut dihadiri unsur Forkopimda, Sekda Kalteng Linae Victoria Aden, jajaran Kepala OPD, Ketua PW NU Kalteng Wahyudie F. Dirun, hingga Ketua PW GP Ansor Kalteng Arjoni beserta pengurus masa khidmat 2026-2029. (red-fe)
- Penulis: fe

Saat ini belum ada komentar