Senin, 14 Sep 2026
light_mode
Beranda » Pemprov Kalteng » Gubernur Agustiar: FBIM 2026 Tegaskan Budaya Dayak Bukan Pajangan

Gubernur Agustiar: FBIM 2026 Tegaskan Budaya Dayak Bukan Pajangan

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Ming, 17 Mei 2026
  • visibility 232
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2026 resmi dibuka dengan gegap gempita di Kota Palangka Raya, Minggu (17/5/2026).

Dalam acara itu, Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran tampil langsung membuka pesta budaya terbesar masyarakat Dayak itu bersama Ketua TP-PKK Aisyah Thisia Agustiar Sabran.

Ribuan warga memadati arena festival saat parade budaya dari seluruh kabupaten memasuki kawasan utama kegiatan. Tabuhan gandang, tari tradisional, hingga atribut adat Dayak memenuhi pusat Kota Palangka Raya, menandai dimulainya perhelatan budaya tahunan kebanggaan Kalimantan Tengah.

Namun bagi Agustiar, FBIM bukan sekadar festival seremonial. “Budaya Dayak jangan hanya dijadikan tontonan tahunan. Ini identitas, harga diri, dan kekuatan daerah yang harus dijaga,” tegas Agustiar dalam sambutannya.

Ia menegaskan, masuknya FBIM ke dalam agenda nasional Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 menjadi bukti bahwa budaya Kalimantan Tengah mulai diperhitungkan di tingkat nasional. Menurutnya, momentum tersebut harus dimanfaatkan untuk memperkuat pariwisata dan ekonomi masyarakat berbasis budaya lokal.

“Jangan sampai kita punya budaya besar tapi hanya jadi penonton di daerah sendiri. Festival ini harus menghidupkan ekonomi rakyat, UMKM, seniman, hingga pelaku wisata,” ujarnya.

Pembukaan FBIM tahun ini juga dirangkai dengan Kalteng Expo serta pelepasan karnaval budaya yang menampilkan keberagaman etnis dan tradisi dari seluruh penjuru Bumi Tambun Bungai.

Sementara itu, Pj Sekda Kalteng Linae Victoria Aden menyebut FBIM sebagai ruang pemersatu masyarakat dalam semangat Huma Betang. Ia mengatakan festival budaya tersebut menjadi wajah toleransi dan kekayaan tradisi Kalimantan Tengah.

Berbagai lomba budaya tradisional turut digelar selama festival berlangsung, mulai dari manyipet, habayang, sepak sawut, hingga pemilihan Jagau dan Nyai Kalteng.

FBIM 2026 dijadwalkan berlangsung hingga 23 Mei di sejumlah titik strategis Kota Palangka Raya. Pemerintah daerah berharap festival ini tidak hanya menghadirkan kemeriahan, tetapi juga mempertegas posisi budaya Dayak sebagai kekuatan masa depan Kalimantan Tengah. (red-fe) 

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hadiri RUPS Jamkrida, Sekda Arbert Tegaskan Pemko Palangka Raya Tak Tambah Modal

    Hadiri RUPS Jamkrida, Sekda Arbert Tegaskan Pemko Palangka Raya Tak Tambah Modal

    • calendar_month Jum, 26 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 61
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Jamkrida Kalimantan Tengah menetapkan pembagian dividen sebesar 45 persen kepada para pemegang saham. Di tengah pembahasan strategi perusahaan, Pemerintah Kota Palangka Raya memastikan tidak mengubah komitmen penyertaan modal yang tetap bertahan di angka Rp3 miliar. Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya, Arbert Tombak, mengatakan seluruh agenda RUPS […]

  • Dibalik Pesan Notifikasi, KPK Usut Dugaan Korupsi Rp2 Triliun di BRI-Telkom

    Dibalik Pesan Notifikasi, KPK Usut Dugaan Korupsi Rp2 Triliun di BRI-Telkom

    • calendar_month Ming, 7 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 132
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta — Di era perbankan digital, notifikasi transaksi melalui SMS dan WhatsApp telah menjadi bagian tak terpisahkan dari aktivitas jutaan nasabah. Setiap transfer, penarikan, hingga pembayaran tercatat dan dikirim dalam hitungan detik. Namun di balik layanan yang tampak sederhana itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini mencium dugaan penyimpangan bernilai fantastis yang melibatkan dua perusahaan […]

  • Prabowo Ubah Tata Kelola Ekspor SDA, Negara Ambil Kendali Komoditas Strategis

    Prabowo Ubah Tata Kelola Ekspor SDA, Negara Ambil Kendali Komoditas Strategis

    • calendar_month Kam, 21 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 47
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah besar dalam membenahi tata kelola sumber daya alam nasional dengan menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam. Kebijakan tersebut diumumkan langsung Presiden dalam Rapat Paripurna DPR RI di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Rabu (20/5/2026). Melalui aturan baru itu, pemerintah menetapkan ekspor […]

  • Pemprov Kalteng Bongkar Masalah Koperasi Merah Putih: Legalitas Ada, Aktivitas Mandek

    Pemprov Kalteng Bongkar Masalah Koperasi Merah Putih: Legalitas Ada, Aktivitas Mandek

    • calendar_month Rab, 21 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 113
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah secara terbuka mengungkap persoalan mendasar yang menghambat Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di daerah. Meski ribuan koperasi telah berbadan hukum, sebagian besar belum mampu bergerak karena minimnya infrastruktur fisik dan kesiapan usaha. Fakta tersebut mengemuka dalam Rapat Temu Mitra Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Tahun 2026 yang dipimpin Asisten […]

  • Inflasi Kalteng 4,56 Persen pada Mei 2026, Lampaui Target Nasional

    Inflasi Kalteng 4,56 Persen pada Mei 2026, Lampaui Target Nasional

    • calendar_month Sel, 2 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 88
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Tekanan kenaikan harga kebutuhan masyarakat di Kalimantan Tengah belum menunjukkan tanda mereda. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan (year-on-year/y-on-y) Provinsi Kalimantan Tengah pada Mei 2026 mencapai 4,56 persen, jauh di atas target inflasi nasional yang berada pada kisaran 2,5 persen ±1 persen. Kabupaten Kapuas menjadi wilayah dengan lonjakan harga tertinggi di […]

  • DPRD Kalteng Kritik Tindak Lanjut Rekomendasi Pemprov, Dinilai Masih Bersifat Administratif

    DPRD Kalteng Kritik Tindak Lanjut Rekomendasi Pemprov, Dinilai Masih Bersifat Administratif

    • calendar_month Kam, 14 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 88
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — DPRD Provinsi Kalimantan Tengah mengkritik tindak lanjut rekomendasi pemerintah daerah terhadap hasil evaluasi legislatif yang dinilai masih sebatas administratif dan belum menyentuh akar persoalan di lapangan. Kritik tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-4 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2026, saat DPRD membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Kalimantan Tengah Tahun Anggaran […]

expand_less