Lapor Pak Gub: Suara Rakyat Kini Langsung Sampai ke Gubernur Kalteng
- account_circle D'Borneo
- calendar_month Ming, 3 Mei 2026
- visibility 175
- comment 0 komentar

Pemprov Kalteng meluncurkan kanal aduan "Lapor Pak Gub"
DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menghadirkan terobosan baru dalam pelayanan publik melalui kanal pengaduan digital “Lapor Pak Gub”, sebuah platform yang membuka jalur komunikasi langsung antara masyarakat dan Pemerintah Provinsi Kalteng.
Inovasi tersebut menjadi ruang terbuka bagi warga Kalimantan Tengah untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, maupun masukan secara cepat, mudah, dan transparan.
Melalui kanal ini, masyarakat tidak lagi kesulitan mencari jalur penyampaian aduan. Berbagai persoalan publik kini dapat dilaporkan langsung, mulai dari kerusakan jalan dan infrastruktur, pelayanan pendidikan, layanan kesehatan, rumah tidak layak huni, bantuan sosial, hingga penanganan bencana dan kondisi darurat lainnya. Setiap laporan yang masuk akan diverifikasi secara sistematis sebelum diteruskan kepada perangkat daerah terkait untuk segera ditindaklanjuti.
Hadirnya “Lapor Pak Gub” menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Agustiar Sabran untuk membangun tata kelola pemerintahan yang lebih responsif, terbuka, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat. Pemerintah ingin memastikan bahwa suara rakyat tidak berhenti sebagai keluhan, tetapi berubah menjadi dasar evaluasi dan langkah nyata pembangunan.
Platform ini juga dirancang dengan prinsip aman, cepat, transparan, dan terukur. Masyarakat dapat memantau perkembangan laporan, sementara instansi terkait didorong untuk bekerja lebih responsif dalam menyelesaikan persoalan yang diadukan. Model pelayanan seperti ini dinilai menjadi wajah baru birokrasi yang lebih adaptif terhadap era digital.
Lebih dari sekadar layanan pengaduan, “Lapor Pak Gub” menjadi simbol kedekatan pemerintah dengan rakyat. Pemprov Kalteng membuka ruang partisipasi publik seluas-luasnya, karena pembangunan daerah yang kuat lahir dari kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.
Kini, suara warga Kalimantan Tengah memiliki jalur langsung untuk didengar. Dari desa hingga kota, dari keluhan kecil hingga persoalan strategis, semuanya dapat tersampaikan lebih cepat—langsung menuju perhatian Pemerintah Provinsi, bahkan sampai ke meja Gubernur. (red-fe)
- Penulis: D'Borneo

Saat ini belum ada komentar