Sabtu, 31 Okt 2026
light_mode
Beranda » Pemprov Kalteng » Kalteng Masuk 4 Besar Inflasi Nasional, Wagub Bongkar Penyebab Utamanya

Kalteng Masuk 4 Besar Inflasi Nasional, Wagub Bongkar Penyebab Utamanya

  • account_circle fe
  • calendar_month Jum, 7 Agu 2026
  • visibility 35
  • comment 0 komentar

PALANGKA RAYA, Dayaborneo — Kalimantan Tengah menghadapi tantangan baru dalam pengendalian harga. Meski terus didorong menjadi salah satu daerah penyangga pangan nasional, provinsi ini justru mencatat inflasi tertinggi di Pulau Kalimantan dan menempati posisi keempat secara nasional pada Juli 2026.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan inflasi tahunan (year-on-year) Kalimantan Tengah mencapai 4,32 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 112,87. Kenaikan harga sejumlah komoditas pangan menjadi penyumbang utama lonjakan inflasi tersebut.

Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, mengungkapkan bahwa beras lokal menjadi komoditas yang paling besar memicu kenaikan harga di daerah.

Menurutnya, tingginya minat masyarakat terhadap beras lokal, khususnya varietas Siam Unus dan Mayang, belum mampu diimbangi oleh ketersediaan pasokan di pasaran. Kondisi itu diperparah dengan hasil panen yang menurun sehingga stok beras berkualitas semakin terbatas.

“Beras lokal masih menjadi pilihan utama masyarakat, terutama warga suku Banjar. Ketika produksi menurun sementara permintaan tetap tinggi, harga otomatis mengalami kenaikan,” ujar Edy.

Berdasarkan pemantauan BPS di Kota Palangka Raya, Kabupaten Kapuas, Kotawaringin Timur, dan Sukamara, kenaikan harga beras lokal menjadi salah satu faktor dominan yang mendorong inflasi selama Juli 2026.

Situasi tersebut menjadi perhatian serius mengingat Kalimantan Tengah saat ini sedang menjalankan berbagai program peningkatan produksi pertanian, termasuk pengembangan lahan sawah baru untuk memperkuat ketahanan pangan daerah.

Sebagai langkah pengendalian, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) akan memperkuat berbagai intervensi, mulai dari pelaksanaan Gerakan Pangan Murah, pemberian subsidi distribusi komoditas strategis, hingga memastikan kelancaran pasokan dari daerah lain apabila stok lokal belum mencukupi.

Edy menegaskan bahwa keberhasilan mengendalikan inflasi tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah provinsi, tetapi memerlukan kerja sama seluruh pemerintah kabupaten dan kota.

“Angka inflasi provinsi merupakan akumulasi dari kondisi di seluruh daerah. Karena itu, kolaborasi TPID kabupaten dan kota sangat penting agar langkah pengendalian harga benar-benar tepat sasaran dan memberi dampak langsung bagi masyarakat,” tegasnya.

Pemerintah berharap upaya tersebut mampu menekan laju inflasi sekaligus menjaga daya beli masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan pokok. (red-fe) 

  • Penulis: fe

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indonesia Pimpin Pertumbuhan Ekonomi G20, Capai 5,61 Persen

    Indonesia Pimpin Pertumbuhan Ekonomi G20, Capai 5,61 Persen

    • calendar_month Rab, 6 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 114
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta — Di tengah perlambatan ekonomi global yang masih membayangi banyak negara besar, Indonesia justru mencatat lompatan pertumbuhan yang impresif. Pemerintah mengumumkan ekonomi nasional tumbuh 5,61 persen, menjadikannya salah satu yang tertinggi di antara negara-negara G20—mengungguli sejumlah kekuatan ekonomi dunia seperti Amerika Serikat, Tiongkok, Korea Selatan, hingga Arab Saudi. Capaian tersebut menjadi sorotan dalam rapat […]

  • APBD Kalteng Terjun Bebas 34,71 Persen, Pemprov Dipaksa Pangkas Ambisi Pembangunan 2026

    APBD Kalteng Terjun Bebas 34,71 Persen, Pemprov Dipaksa Pangkas Ambisi Pembangunan 2026

    • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 133
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Realitas pahit fiskal menghantam Kalimantan Tengah pada 2026. Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kalteng anjlok tajam hingga 34,71 persen. Dari sebelumnya Rp8,3 triliun pada 2025, kini hanya tersisa sekitar Rp5,4 triliun. Kondisi ini memaksa Pemerintah Provinsi Kalteng mengerem ambisi dan mengerucutkan arah pembangunan secara ketat. Penurunan drastis ini bukan […]

  • APBD Kalteng 2026 Ditetapkan Rp5,4 Triliun

    APBD Kalteng 2026 Ditetapkan Rp5,4 Triliun

    • calendar_month Sab, 20 Des 2025
    • account_circle fe
    • visibility 244
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah akhirnya menetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp5,4 triliun. Penetapan tersebut tertuang melalui Berita Acara Persetujuan Bersama Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Kalteng 2026 yang disepakati dalam rapat paripurna bersama DPRD Kalteng. Penetapan anggaran tahun depan menjadi dasar bagi […]

  • Dentuman Misterius Menggema hingga Bandung, Ternyata Ini Asal Suaranya!

    Dentuman Misterius Menggema hingga Bandung, Ternyata Ini Asal Suaranya!

    • calendar_month Sen, 7 Sep 2026
    • account_circle fe
    • visibility 49
    • 0Komentar

    JAKARTA, Dayaborneo – Suara dentuman disertai gemuruh yang terdengar di sejumlah wilayah Jawa dan Lampung dalam beberapa hari terakhir sempat membuat warga bertanya-tanya. Fenomena tersebut bahkan dilaporkan terasa hingga sejumlah kawasan di Jawa Barat. Penjelasan mengenai suara misterius itu kini mengarah pada aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda yang masih mengalami erupsi secara […]

  • 📢 Informasi Rekayasa Lalu Lintas Tambun Bungai Run 2025

    📢 Informasi Rekayasa Lalu Lintas Tambun Bungai Run 2025

    • calendar_month Sab, 20 Des 2025
    • account_circle fe
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Dalam rangka mendukung kelancaran dan keamanan kegiatan Tambun Bungai Run 2025, akan diberlakukan rekayasa lalu lintas pada Minggu, 21 Desember 2025 pagi di sejumlah ruas jalan yang dilintasi peserta lomba lari. 🚧 Rekayasa lalu lintas dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan serta menjamin keselamatan peserta, panitia, dan pengguna jalan lainnya. 👮‍♂️ Personel Satlantas Polresta Palangka Raya […]

  • Reforma Agraria Disorot, Agustiar Sabran Sambut Pejabat Pusat di Kalteng

    Reforma Agraria Disorot, Agustiar Sabran Sambut Pejabat Pusat di Kalteng

    • calendar_month Kam, 23 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 70
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — Gubernur Agustiar Sabran menyambut langsung kedatangan Ketua Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda dan Wakil Menteri ATR/BPN RI Ossy Dermawan di Bandara Tjilik Riwut, Rabu (22/4/2026). Penyambutan berlangsung dengan prosesi adat khas Dayak, namun pesan yang dibawa dalam kunjungan ini jauh dari sekadar seremoni. Kunjungan kerja Komisi II DPR RI […]

expand_less