Jumat, 30 Okt 2026
light_mode
Beranda » DPRD Kalteng » Kartini Masa Kini Harus Berani Ambil Peran Strategis

Kartini Masa Kini Harus Berani Ambil Peran Strategis

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Rab, 22 Apr 2026
  • visibility 78
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya – Peringatan Hari Kartini tidak boleh berhenti sebagai seremoni tahunan tanpa makna. Wakil Ketua II DPRD Kalimantan Tengah, Muhammad Ansyari, menegaskan bahwa semangat Raden Ajeng Kartini harus dimanifestasikan dalam tindakan nyata perempuan masa kini.

Ia menyatakan, perjuangan Kartini di era modern tidak lagi sekadar soal akses pendidikan, tetapi sudah bergeser pada bagaimana perempuan mampu mengambil peran strategis dalam berbagai sektor, termasuk politik, ekonomi, dan pengambilan kebijakan publik.

“Perempuan hari ini harus tampil sebagai penggerak, bukan hanya pelengkap. Mereka harus berani mengambil ruang dan berkontribusi dalam menentukan arah pembangunan,” tegas Ansyari, Senin (21/4/2026).

Menurutnya, di Kalimantan Tengah, kontribusi perempuan sudah semakin terlihat, baik di pemerintahan, dunia usaha, hingga organisasi sosial. Namun, ia menilai masih ada tantangan besar yang harus dihadapi, seperti kesenjangan kesempatan, kekerasan terhadap perempuan, serta persoalan sosial seperti stunting dan perkawinan usia anak.

Ansyari menekankan, perempuan memiliki posisi strategis dalam menyelesaikan berbagai persoalan tersebut karena kedekatannya dengan lingkungan keluarga dan masyarakat. Oleh sebab itu, ia mendorong agar perempuan tidak ragu mengambil peran sebagai agen perubahan di lingkungannya.

“Perempuan harus menjadi garda terdepan dalam membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. Ini adalah bentuk nyata dari perjuangan Kartini masa kini,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya dukungan kebijakan yang berpihak pada perempuan, termasuk dalam hal perlindungan, pemberdayaan ekonomi, serta akses terhadap pendidikan dan kesehatan yang merata.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh pihak, baik pemerintah, legislatif, maupun masyarakat, untuk bersama-sama menciptakan ruang yang lebih adil bagi perempuan agar dapat berkembang tanpa hambatan struktural.

“Momentum Kartini harus kita jadikan refleksi. Kalau perempuan diberi ruang dan kesempatan, mereka akan menjadi kekuatan besar dalam mendorong kemajuan daerah,” pungkasnya. (red-fe)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wagub Kalteng ke Senayan, Perda Diminta Tak Jadi Beban Daerah dan Investor

    Wagub Kalteng ke Senayan, Perda Diminta Tak Jadi Beban Daerah dan Investor

    • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 84
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo membawa suara daerah ke jantung kekuasaan nasional. Ia menghadiri Diseminasi hasil pemantauan dan evaluasi peraturan daerah yang digelar Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI di Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (4/2/2026). Forum ini menjadi panggung penting untuk menguji apakah produk hukum daerah benar-benar berpihak […]

  • Pemprov Kalteng Ajukan Perubahan APBD 2026, Ini yang Menjadi Perhatian

    Pemprov Kalteng Ajukan Perubahan APBD 2026, Ini yang Menjadi Perhatian 

    • calendar_month Rab, 9 Sep 2026
    • account_circle fe
    • visibility 51
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah tak mau kecolongan menghadapi gejolak ekonomi yang bisa mengganggu keuangan daerah. Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 pun resmi diajukan ke DPRD. Raperda tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo kepada Ketua DPRD Kalteng Arton […]

  • Kajati Baru Kalteng Datang, Gubernur Agustiar Minta Pembangunan Dikawal Ketat

    Kajati Baru Kalteng Datang, Gubernur Agustiar Minta Pembangunan Dikawal Ketat

    • calendar_month Sab, 15 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 79
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Pergantian pucuk pimpinan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah bukan sekadar seremoni. Di tengah pembangunan daerah yang terus dikebut, kehadiran Kajati baru diharapkan memperkuat pengawasan sekaligus memastikan program pemerintah berjalan tanpa keluar dari koridor hukum. Harapan itu disampaikan Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran saat menghadiri ramah tamah dan perkenalan Kajati Kalteng Hendrizal Husin […]

  • Polda Kalteng Masuk Tiga Besar Nominasi Kompolnas Awards 2026

    Polda Kalteng Masuk Tiga Besar Nominasi Kompolnas Awards 2026

    • calendar_month Sel, 11 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 53
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Kinerja Polda Kalimantan Tengah kini diuji secara terbuka dalam ajang Kompolnas Awards 2026. Bukan sekadar seremoni penghargaan, visitasi Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menjadi momentum untuk melihat sejauh mana kinerja kepolisian benar-benar berjalan di lapangan. Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menyambut langsung Tim Visitasi Kompolnas RI di Aula Arya Dharma Polda Kalteng, […]

  • Revitalisasi SMK Negeri 5 Palangka Raya Bukti Nyata Pemprov Kalteng Akhiri Ruang Belajar Bocor dan Tak Layak

    Revitalisasi SMK Negeri 5 Palangka Raya Bukti Nyata Pemprov Kalteng Akhiri Ruang Belajar Bocor dan Tak Layak

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 79
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya –  Program revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan yang digulirkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mulai menunjukkan hasil konkret di lapangan. SMK Negeri 5 Palangka Raya menjadi salah satu bukti nyata bahwa intervensi pemerintah mampu mengakhiri persoalan ruang belajar rusak, bocor, dan membahayakan keselamatan siswa, Rabu (28/1/2026). Sebelum revitalisasi dilakukan, sejumlah ruang kelas dan […]

  • Kabut Asap Makin Pekat, Kemenag Palangka Raya Ubah Pola Belajar Sekolah Madrasah

    Kabut Asap Makin Pekat, Kemenag Palangka Raya Ubah Pola Belajar Sekolah Madrasah

    • calendar_month Rab, 19 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 37
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai mengubah aktivitas pendidikan di Kota Palangka Raya. Kementerian Agama (Kemenag) setempat meminta sejumlah madrasah menyesuaikan kegiatan belajar demi melindungi siswa dan tenaga pendidik. Kebijakan tersebut tertuang dalam surat Kemenag Kota Palangka Raya Nomor B/242/Kk.15.5.2/PP.00/08/2026 tertanggal 19 Agustus 2026. Surat itu ditujukan kepada […]

expand_less