Minggu, 1 Nov 2026
light_mode
Beranda » Pemprov Kalteng » Gubernur Agustiar Bantah APBD Kalteng Defisit Rp149 Miliar: “Kami Punya Hitungannya”

Gubernur Agustiar Bantah APBD Kalteng Defisit Rp149 Miliar: “Kami Punya Hitungannya”

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Sab, 25 Jul 2026
  • visibility 159
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya – Polemik mengenai kondisi keuangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kembali menghangat. Setelah DPRD Kalteng mengungkap adanya defisit APBD Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp149,53 miliar dalam rapat paripurna pertanggungjawaban APBD, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran langsung membantah anggapan tersebut.

Menurut Agustiar, angka yang disampaikan DPRD tidak bisa serta-merta dimaknai sebagai kondisi keuangan daerah yang benar-benar defisit. Ia menegaskan pemerintah telah mengantisipasi seluruh perhitungan fiskal sehingga tidak ada alasan untuk menyimpulkan APBD Kalteng berada dalam kondisi mengkhawatirkan.

“Enggak, itu bukan defisit. Itu hanya soal cara membaca angkanya. Kami sudah menghitung semuanya dan sudah mengantisipasi kondisi itu,” kata Agustiar Sabran saat ditemui usai menghadiri kegiatan di Palangka Raya.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi respons atas laporan Badan Anggaran DPRD Kalteng yang sebelumnya menyebut realisasi APBD 2025 mengalami selisih negatif sebesar Rp149,53 miliar.

Namun, Agustiar menilai penafsiran terhadap laporan keuangan daerah harus dilakukan secara utuh. Menurutnya, pemerintah telah memperhitungkan berbagai komponen pembiayaan sehingga kondisi fiskal daerah tetap terkendali.

“Hitungan kami sudah ada. Semua sudah diperhitungkan. Jadi tidak seperti yang dipahami sebagian pihak,” tegasnya.

Perbedaan pandangan ini memperlihatkan adanya tafsir berbeda antara legislatif dan eksekutif dalam membaca laporan pertanggungjawaban APBD. Di satu sisi DPRD menyoroti adanya selisih anggaran sebagai alarm agar pengelolaan fiskal diperbaiki, sementara di sisi lain pemerintah memastikan kondisi kas daerah masih aman karena telah ditopang mekanisme pembiayaan yang disiapkan sebelumnya.

Isu tersebut diperkirakan masih akan menjadi perhatian dalam pembahasan lanjutan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025. DPRD mendorong evaluasi terhadap struktur pendapatan daerah agar tidak terus bergantung pada transfer pemerintah pusat, sedangkan Pemprov Kalteng optimistis pengelolaan keuangan tetap berada dalam koridor yang telah direncanakan dan tidak mengganggu jalannya program pembangunan. (red-fe) 

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Ranperda Pulang Pisau Diuji, Regulasi UMKM hingga Perlindungan Petani Jadi Sorotan

    Dua Ranperda Pulang Pisau Diuji, Regulasi UMKM hingga Perlindungan Petani Jadi Sorotan

    • calendar_month Sel, 1 Sep 2026
    • account_circle fe
    • visibility 38
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) inisiatif DPRD Kabupaten Pulang Pisau mulai memasuki tahapan penting. Regulasi yang menyasar pemberdayaan usaha mikro, ekonomi kreatif, serta perlindungan petani tersebut dibahas bersama Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Tengah, Selasa (1/9/2026). Pembahasan berlangsung di Aula Kahayan Kanwil Kementerian Hukum Kalimantan Tengah melalui koordinasi, konsultasi, dan sinkronisasi. Forum […]

  • BGN Bantah Isu Untung Rp1,8 Miliar dari MBG

    BGN Bantah Isu Untung Rp1,8 Miliar dari MBG

    • calendar_month Sen, 23 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 139
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa informasi yang beredar mengenai mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) meraup keuntungan hingga Rp1,8 miliar per tahun dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak sesuai dengan fakta operasional di lapangan. Klarifikasi ini disampaikan Wakil Kepala BGN Bidang Operasional, Sony Sonjaya untuk meredam spekulasi yang berkembang di […]

  • Tarian Bahasa Isyarat Tampil Istimewa di Perayaan HUT Ke-67 SMAN 1 Palangka Raya

    Tari Bahasa Isyarat Tampil Istimewa di Perayaan HUT SMAN 1 Palangka Raya

    • calendar_month Sen, 3 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 48
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo — SMA Negeri 1 Palangka Raya merayakan hari ulang tahunnya yang ke-67 dengan menghadirkan penampilan tari bahasa isyarat yang mengiringi lagu Mars Kalteng Makin Berkah. Penampilan tersebut menjadi salah satu rangkaian acara yang digelar di halaman sekolah yang beralamat di Jalan AIS Nasution No. 2, Kota Palangka Raya, Senin (3/8/2026) pagi. Belasan peserta […]

  • Inflasi Kalimantan Tengah Juli 2026 Tembus 4,32 Persen

    Inflasi Kalimantan Tengah Juli 2026 Tembus 4,32 Persen

    • calendar_month Sen, 3 Agu 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 87
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo — Provinsi Kalimantan Tengah mencatat inflasi tahunan (year-on-year/y-on-y) sebesar 4,32 persen pada Juli 2026, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) berada di angka 112,87. Angka tersebut menandakan tekanan harga yang terjadi di berbagai sektor pengeluaran masyarakat Bumi Tambun Bungai. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Tengah, Toto Haryanto Silitonga, mengungkapkan bahwa kenaikan […]

  • Dinas Kehutanan Kalteng Dihancurkan, Apa yang Ingin Dibangun?

    Dinas Kehutanan Kalteng Dihancurkan, Apa yang Ingin Dibangun?

    • calendar_month Kam, 23 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 124
    • 0Komentar

    DAYANORNEO, Palangka Raya – Alat berat mulai bekerja. Dinding yang selama puluhan tahun berdiri kokoh kini rata dengan tanah. Gedung Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, yang menjadi saksi lahirnya berbagai kebijakan pengelolaan hutan, kini hanya menyisakan kenangan. Bagi sebagian orang, ini mungkin hanya pembongkaran sebuah bangunan. Namun bagi Kalimantan Tengah, hilangnya gedung tersebut menyimpan pertanyaan […]

  • Belum Berakhir! 704 Hektare Lahan di Kalteng Masih Terbakar

    Belum Berakhir! 704 Hektare Lahan di Kalteng Masih Terbakar

    • calendar_month Sel, 15 Sep 2026
    • account_circle fe
    • visibility 23
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Krisis karhutla di Indonesia belum juga padam. Data teranyar per 15 September 2026 mencatat masih ada 704,38 hektare lahan yang membutuhkan pemadaman, memaksa negara mengerahkan kekuatan penuh demi menjinakkan api yang terus mengancam sejumlah provinsi, tak terkecuali Kalimantan Tengah. Persoalan yang tak kunjung usai ini dibahas serius dalam Rapat Koordinasi Pembahasan […]

expand_less