HUT Ke-69 Kalteng, Agustiar Kobarkan Semangat Isen Mulang
- account_circle D'Borneo
- calendar_month Sab, 23 Mei 2026
- visibility 28
- comment 0 komentar

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran saat menjadi inspektur upacara.
DAYABORNEO, Palangka Raya — Lapangan Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, menjadi saksi bagaimana semangat Isen Mulang kembali digaungkan dalam peringatan Hari Ulang Tahun ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah, Sabtu (23/5/2026).
Di tengah tantangan ekonomi dan tuntutan pembangunan, Gubernur Agustiar Sabran menegaskan Kalteng tidak boleh kehilangan arah dan keberanian untuk maju.
Mengusung tema “Betang Huma Itah”, upacara HUT kali ini bukan sekadar seremoni tahunan. Di hadapan Forkopimda, tokoh adat, ASN, hingga masyarakat, Agustiar mengingatkan bahwa Kalimantan Tengah lahir dari perjuangan panjang, bukan dari kenyamanan.
“Daerah ini dibangun bukan dengan kemudahan, tetapi dengan semangat Isen Mulang. Kita bertahan, bangkit, dan terus bergerak di tengah keterbatasan,” tegas Agustiar dalam amanatnya.
Ia menilai usia 69 tahun harus menjadi momentum konsolidasi besar untuk memperkuat kemandirian daerah. Menurutnya, tantangan fiskal dan efisiensi anggaran tidak boleh dijadikan alasan untuk melemahkan pembangunan.
“Efisiensi bukan berarti berhenti bekerja. Efisiensi adalah memastikan uang rakyat benar-benar kembali untuk rakyat,” ujarnya.
Dalam pidatonya, Agustiar juga menyentil pentingnya pembangunan yang tidak hanya bergantung pada kekayaan alam, tetapi juga kualitas sumber daya manusia. Ia meminta generasi muda Kalteng berani bersaing, menguasai teknologi, dan membangun integritas tanpa meninggalkan identitas budaya Dayak dan semangat Huma Betang.
“Jangan hanya bangga punya hutan dan sumber daya alam. Daerah ini akan maju kalau manusianya kuat, cerdas, dan punya karakter,” katanya.
Momentum HUT ke-69 juga diwarnai penganugerahan gelar adat Dayak kepada Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin sebagai bentuk penghormatan atas kontribusi menjaga Kalimantan Tengah.
Di akhir acara, Agustiar bersama unsur Forkopimda melakukan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur sekaligus penegasan bahwa Kalimantan Tengah harus terus melangkah maju dengan semangat persatuan, budaya, dan keberanian menghadapi perubahan zaman. (red-fe)
- Penulis: D'Borneo

Saat ini belum ada komentar