HUT Barito Utara ke-76, Gubernur Agustiar Tantang Daerah Berhenti Andalkan SDA
- account_circle D'Borneo
- calendar_month Sen, 29 Jun 2026
- visibility 58
- comment 0 komentar

Gubernur Agustiar Sabran saat memimpin upacara peringatan HUT ke-76 Kabupaten Barito Utara.
DAYABORNEO, Muara Teweh – Di usia ke-76 Kabupaten Barito Utara, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mengingatkan bahwa kekayaan sumber daya alam tidak akan cukup menjadi penopang pembangunan apabila tidak diimbangi inovasi dan pengelolaan yang berkelanjutan. Daerah didorong keluar dari zona nyaman dan mulai mengoptimalkan seluruh potensi yang dimiliki untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Agustiar saat memimpin Upacara Hari Jadi ke-76 Kabupaten Barito Utara di Arena Terbuka Tiara Batara, Muara Teweh, Senin (29/6/2026).
Menurut Gubernur, peringatan hari jadi bukan sekadar mengenang perjalanan sejarah, tetapi menjadi momentum mengevaluasi capaian pembangunan sekaligus menyusun langkah baru menghadapi tantangan masa depan.
“Semangat kebersamaan dan gotong royong adalah kunci menyukseskan pembangunan, yang bermuara pada satu cita-cita, yakni mewujudkan masyarakat Barito Utara dan Kalimantan Tengah yang makin maju, sejahtera, dan berkeadilan,” tegas Agustiar.
Ia menilai Barito Utara memiliki modal besar untuk berkembang. Selain sektor pertambangan dan sumber daya alam, daerah ini memiliki peluang di bidang pertanian, perkebunan, pariwisata, ekonomi kreatif, hingga kekayaan budaya Dayak yang dinilai belum sepenuhnya dimanfaatkan sebagai penggerak ekonomi.
Karena itu, Agustiar meminta pemerintah daerah tidak hanya bergantung pada potensi alam yang terbatas, tetapi mulai melahirkan inovasi yang mampu menciptakan nilai tambah bagi masyarakat.
“Saya berharap Pemerintah Kabupaten Barito Utara lebih kreatif dan inovatif menggali serta mengelola potensi daerah dengan tepat, tetap mengedepankan kelestarian lingkungan dan budaya lokal. Tantangan harus diubah menjadi peluang,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Gubernur juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mendukung pembangunan seluruh kabupaten melalui berbagai program strategis, salah satunya Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS). Menurutnya, program tersebut akan berhasil apabila didukung sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan seluruh elemen masyarakat.
Usai memimpin upacara, Agustiar meninjau pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Kantor Bupati Barito Utara. Berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, telur, bawang merah, dan bawang putih dijual dengan harga terjangkau sebagai bentuk kehadiran pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat.
Bagi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, peringatan Hari Jadi Barito Utara tidak berhenti pada seremoni. Lebih dari itu, menjadi pengingat bahwa pembangunan harus terus bergerak, inovasi harus terus lahir, dan kesejahteraan masyarakat harus menjadi tujuan utama. (red-fe)
- Penulis: D'Borneo

Saat ini belum ada komentar