Minggu, 1 Nov 2026
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Hujan Buatan Dikebut, Abu Anak Krakatau Ditarget Rontok Pekan Ini

Hujan Buatan Dikebut, Abu Anak Krakatau Ditarget Rontok Pekan Ini

  • account_circle fe
  • calendar_month Sen, 7 Sep 2026
  • visibility 45
  • comment 0 komentar

JAKARTA, Dayaborneo – Hujan buatan jadi senjata andalan pemerintah untuk membersihkan langit dari abu vulkanik Anak Krakatau. Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dikebut di beberapa titik sekaligus, dengan target abu bisa cepat luruh dan jalur penerbangan kembali normal.

Rencana ini mencuat dalam rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto dari Istana Merdeka, lewat konferensi video bersama jajaran terkait penanganan bencana, Senin (7/9/2026).

Kepala BNPB Suharyanto menyebut tiga lokasi jadi basis operasi: Pondok Cabe, Kertajati, dan Semarang. Semarang disiapkan sebagai opsi cadangan jika cuaca di sekitar Selat Sunda belum bersahabat untuk penerbangan.

Kabar baiknya, kata Suharyanto, erupsi kali ini tak seganas 2018. “Menurut kami BNPB per hari ini, untuk kondisi erupsinya ini sudah menurun. Kami membandingkan kondisi 2026 ini dengan erupsi 2018, di mana di 2018 itu terjadi sama, hampir sama, tetapi tingkat erupsinya lebih tinggi daripada 2026,” ungkapnya.

Angin pun mulai berpihak. Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani memastikan arah angin di berbagai ketinggian sudah bergeser ke barat, barat laut, dan barat daya — menjauh dari kawasan padat penduduk yang sebelumnya jadi arah utama sebaran abu.

Bukan cuma itu, BMKG juga sudah mengintip cuaca beberapa hari ke depan. “Kami sudah memantau bahwa kira-kira di tanggal 9 hingga 12 September 2026 ini akan ada potensi awan dan juga hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, khususnya di wilayah terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau. Untuk itu nanti akan kami pertebal dengan OMC bersama dengan BNPB,” jelas Faisal.

Sinyal positif juga datang dari landasan pacu. Empat bandara — Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma, Husein Sastranegara, dan Budiarto Curug — dinyatakan bebas debu vulkanik lewat uji paper test.

Soekarno-Hatta bahkan sudah lolos tes empat kali beruntun. “Untuk Soekarno-Hatta ini empat kali berturut-turut paper test-nya telah menunjukkan hasil negatif, artinya tidak ada debu vulkanik yang terpantau dari paper test ini. Hal ini terus kami komunikasikan dengan VAAC yang ada di Darwin agar sigmetnya dapat dipulihkan,” kata Faisal.

Di jalur laut, kewaspadaan tetap dijaga. Sebanyak 20 alat pemantau tsunami berjaga di Selat Sunda, dan sejauh ini belum ada tanda-tanda kenaikan muka air laut yang mencurigakan. Kapal-kapal pun dilarang mendekat dalam radius tiga kilometer dari kawah selama status gunung masih Siaga. (fe)

  • Penulis: fe

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PT GAP Kini Ditetapkan Tersangka Karhutla di Kotim, 901,4 Hektar Dilaporkan Terbakar

    PT GAP Kini Ditetapkan Tersangka Karhutla di Kotim, 901,4 Hektar Dilaporkan Terbakar

    • calendar_month 4 jam yang lalu
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 12
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Tengah kembali menyeret korporasi ke dalam proses hukum. Kementerian Kehutanan melalui Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan menetapkan PT GAP sebagai tersangka korporasi dalam perkara dugaan tindak pidana kehutanan terkait kebakaran di kawasan Hutan Produksi, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur. Luas areal yang terbakar dalam perkara […]

  • Tegas! Junaidi Sebut Antrean Panjang di SPBU Bukan Dampak Peralihan Pembelian Pertalite

    Tegas! Junaidi Sebut Antrean Panjang di SPBU Bukan Dampak Peralihan Pembelian Pertalite

    • calendar_month Rab, 16 Sep 2026
    • account_circle fe
    • visibility 35
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Antrean kendaraan yang mengular di sejumlah SPBU Palangka Raya bukan tanpa sebab. Wakil Ketua III DPRD Provinsi Kalteng Junaidi menuding akar masalahnya sederhana: pasokan BBM dari Pertamina belum memenuhi kebutuhan harian kota ini. Junaidi membeberkan angka pasti kebutuhan BBM Palangka Raya, yakni 205 kiloliter (KL) per hari. Menurutnya, jika kuota sebesar […]

  • Optimisme Ekonomi Kalteng 2026 Harus Dijaga dengan Kerja Nyata

    Optimisme Ekonomi Kalteng 2026 Harus Dijaga dengan Kerja Nyata

    • calendar_month Rab, 13 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Di tengah situasi ekonomi global yang masih penuh ketidakpastian, optimisme Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terhadap pertumbuhan ekonomi tahun 2026 patut diapresiasi. Saat banyak daerah mulai waspada terhadap ancaman perlambatan ekonomi dunia, Kalimantan Tengah justru melihat peluang untuk tetap tumbuh melalui kekuatan sektor pertanian, hilirisasi industri, dan investasi daerah. Optimisme itu bukan tanpa alasan. Kalimantan Tengah […]

  • Pemprov Kalteng Buka Kartu Soal SiLPA Rp216 Miliar, Edy Pratowo Tegaskan Bukan Dana Mengendap

    Pemprov Kalteng Buka Kartu Soal SiLPA Rp216 Miliar, Edy Pratowo Tegaskan Bukan Dana Mengendap

    • calendar_month Sen, 6 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 97
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah akhirnya memberikan penjelasan resmi terkait Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) Tahun 2025 yang mencapai sekitar Rp216 miliar. Angka tersebut menjadi salah satu sorotan dalam Rapat Paripurna ke-5 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2026 DPRD Kalimantan Tengah yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD, Senin (6/7/2026). Mewakili Gubernur […]

  • Kadisdik Reza Prabowo Dorong Juara O2SN Buktikan Diri di Tingkat Nasional

    Kadisdik Reza Prabowo Dorong Juara O2SN Buktikan Diri di Tingkat Nasional

    • calendar_month Sab, 18 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 39
    • 0Komentar

    DAYANORNEO, Palangka Raya – Prestasi di tingkat provinsi bukan garis akhir. Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah mengingatkan para juara Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2026 agar tidak terlena dengan kemenangan, tetapi segera mempersiapkan diri menghadapi persaingan yang jauh lebih berat di tingkat nasional. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, M. Reza Prabowo, menegaskan kualitas atlet pelajar […]

  • Dinas Kehutanan Kalteng Dihancurkan, Apa yang Ingin Dibangun?

    Dinas Kehutanan Kalteng Dihancurkan, Apa yang Ingin Dibangun?

    • calendar_month Kam, 23 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 124
    • 0Komentar

    DAYANORNEO, Palangka Raya – Alat berat mulai bekerja. Dinding yang selama puluhan tahun berdiri kokoh kini rata dengan tanah. Gedung Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, yang menjadi saksi lahirnya berbagai kebijakan pengelolaan hutan, kini hanya menyisakan kenangan. Bagi sebagian orang, ini mungkin hanya pembongkaran sebuah bangunan. Namun bagi Kalimantan Tengah, hilangnya gedung tersebut menyimpan pertanyaan […]

expand_less