Sabtu, 31 Okt 2026
light_mode
Beranda » Opini Redaksi » Optimisme Ekonomi Kalteng 2026 Harus Dijaga dengan Kerja Nyata

Optimisme Ekonomi Kalteng 2026 Harus Dijaga dengan Kerja Nyata

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Rab, 13 Mei 2026
  • visibility 129
  • comment 0 komentar

Di tengah situasi ekonomi global yang masih penuh ketidakpastian, optimisme Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terhadap pertumbuhan ekonomi tahun 2026 patut diapresiasi. Saat banyak daerah mulai waspada terhadap ancaman perlambatan ekonomi dunia, Kalimantan Tengah justru melihat peluang untuk tetap tumbuh melalui kekuatan sektor pertanian, hilirisasi industri, dan investasi daerah.

Optimisme itu bukan tanpa alasan. Kalimantan Tengah memiliki modal sumber daya alam yang besar, mulai dari sektor pertanian, perkebunan, kehutanan, hingga pertambangan. Dalam beberapa tahun terakhir, daerah ini juga mulai bergerak menuju penguatan industri pengolahan agar tidak terus bergantung pada penjualan bahan mentah.

Namun pertanyaannya, apakah optimisme itu cukup?

Jawabannya tentu tidak. Pertumbuhan ekonomi tidak boleh berhenti hanya pada angka statistik dan laporan pemerintah. Masyarakat membutuhkan dampak nyata: harga kebutuhan pokok stabil, lapangan kerja tersedia, daya beli terjaga, dan peluang usaha semakin terbuka.

Di sinilah tantangan terbesar pemerintah daerah sebenarnya dimulai.

Kalimantan Tengah masih menghadapi sejumlah persoalan klasik, mulai dari ketimpangan infrastruktur antarwilayah, tingginya biaya distribusi barang, keterbatasan akses ekonomi desa, hingga ketergantungan pada sektor ekstraktif. Jika tidak diantisipasi serius, pertumbuhan ekonomi berisiko hanya dinikmati kelompok tertentu tanpa menyentuh masyarakat bawah.

Karena itu, penguatan sektor pangan menjadi langkah penting. Ketahanan pangan bukan lagi sekadar program pertanian, melainkan benteng menghadapi ancaman krisis global. Kalteng memiliki potensi besar menjadi lumbung pangan nasional, tetapi membutuhkan keberanian mempercepat modernisasi pertanian, hilirisasi hasil panen, serta perlindungan terhadap petani lokal.

Selain itu, pengembangan UMKM dan ekonomi digital juga harus menjadi prioritas nyata, bukan sekadar slogan. Pemerintah perlu memastikan pelaku usaha kecil mendapat akses pembiayaan, pelatihan, hingga pasar yang jelas agar mampu bertahan di tengah persaingan ekonomi yang semakin keras.

Optimisme ekonomi 2026 harus diterjemahkan dalam kerja konkret dan kebijakan yang berpihak kepada rakyat. Sebab ukuran keberhasilan pembangunan bukan hanya pertumbuhan ekonomi tinggi, tetapi sejauh mana masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya.

Kalimantan Tengah punya peluang besar. Tinggal bagaimana pemerintah mampu mengubah potensi itu menjadi kesejahteraan yang nyata dan merata.

— Opini Redaksi DAYA BORNEO

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Agustiar: Keamanan adalah Fondasi Pembangunan

    Gubernur Agustiar: Keamanan adalah Fondasi Pembangunan

    • calendar_month Rab, 1 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 72
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak bisa dipisahkan dari stabilitas keamanan. Karena itu, peran Kepolisian Republik Indonesia dinilai menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga iklim investasi, pelayanan publik, dan ketenteraman masyarakat. Pesan tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, saat menghadiri Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di […]

  • SMAN 1 Palangka Raya Kembali Rayakan HUT Sekolah Ke-67 Tahun

    SMAN 1 Palangka Raya Kembali Rayakan HUT Sekolah Ke-67 Tahun

    • calendar_month Sen, 3 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 78
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Enam puluh tujuh tahun bukanlah perjalanan yang singkat. SMAN 1 Palangka Raya kembali merayakan hari jadinya dengan semangat kebersamaan yang melibatkan siswa, guru, tenaga kependidikan, alumni, hingga masyarakat, Senin (3/8/2026) pagi. Sekolah yang beralamat di Jalan Ais Nasution No. 2, Palangka Raya ini telah menjadi saksi lahirnya ribuan lulusan yang kini […]

  • Mahasiswa Unair Beri Pelatihan Warga Bakalrejo Olah Sekam Padi Jadi Briket Ramah Lingkungan Mendukung SDG8

    Mahasiswa Unair Beri Pelatihan Warga Bakalrejo Olah Sekam Padi Jadi Briket Ramah Lingkungan Mendukung SDG8

    • calendar_month Sab, 24 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 126
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Lamongan – Kelompok BBK 7 Universitas Airlangga (Unair) menggelar Lokakarya BriPadi berupa pelatihan pembuatan briket dari sekam padi di Balai Desa Bakalrejo, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan, Rabu (21/1/2026). Kegiatan ini menjadi langkah nyata mahasiswa dalam mendorong pemanfaatan limbah pertanian sebagai sumber energi alternatif sekaligus peluang usaha masyarakat desa. Kegiatan lokakarya tersebut diikuti perangkat desa, Karang […]

  • Saat Rakyat Tak Lagi Percaya Negara, Bahayanya Bisa Mematikan

    Saat Rakyat Tak Lagi Percaya Negara, Bahayanya Bisa Mematikan

    • calendar_month Ming, 16 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Dirgahayu ke-81 Republik Indonesia. Delapan puluh satu tahun Indonesia berdiri sebagai negara merdeka. Namun, di balik pembangunan, pertumbuhan ekonomi dan berbagai pencapaian yang terus dikejar, ada satu fondasi yang tidak boleh runtuh: kepercayaan rakyat kepada negara. Sebab negara tidak selalu hancur karena perang. Tidak selalu pula karena krisis ekonomi. Ada kehancuran yang datang perlahan, dimulai […]

  • Pancasila Sudah Hidup di Tanah Dayak Sebelum Menjadi Dasar Negara

    Pancasila Sudah Hidup di Tanah Dayak Sebelum Menjadi Dasar Negara

    • calendar_month Sen, 1 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Huma Betang, Warisan Kalimantan Tengah untuk Indonesia Setiap tanggal 1 Juni, bangsa Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila sebagai momentum mengenang lahirnya dasar negara yang digagas oleh Presiden Soekarno pada 1945. Namun jauh sebelum Pancasila resmi menjadi fondasi kehidupan berbangsa, nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sejatinya telah hidup dan dipraktikkan oleh masyarakat Dayak di Kalimantan Tengah. […]

  • Inflasi Kalteng Tembus 3,86 Persen, Harga Kebutuhan Pokok Terus Menekan Warga

    Inflasi Kalteng Tembus 3,86 Persen, Harga Kebutuhan Pokok Terus Menekan Warga

    • calendar_month Kam, 2 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 94
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Tekanan ekonomi mulai terasa nyata di Kalimantan Tengah. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan (year-on-year/y-on-y) pada Maret 2026 mencapai 3,86 persen, sebuah angka yang menunjukkan kenaikan harga kebutuhan masyarakat belum sepenuhnya terkendali. Kepala BPS Kalteng, Agnes Widiastuti, mengungkapkan bahwa lonjakan ini tercermin dari Indeks Harga Konsumen (IHK) yang naik menjadi […]

expand_less