Sabtu, 12 Sep 2026
light_mode
Beranda » Opini Redaksi » Optimisme Ekonomi Kalteng 2026 Harus Dijaga dengan Kerja Nyata

Optimisme Ekonomi Kalteng 2026 Harus Dijaga dengan Kerja Nyata

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Rab, 13 Mei 2026
  • visibility 120
  • comment 0 komentar

Di tengah situasi ekonomi global yang masih penuh ketidakpastian, optimisme Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terhadap pertumbuhan ekonomi tahun 2026 patut diapresiasi. Saat banyak daerah mulai waspada terhadap ancaman perlambatan ekonomi dunia, Kalimantan Tengah justru melihat peluang untuk tetap tumbuh melalui kekuatan sektor pertanian, hilirisasi industri, dan investasi daerah.

Optimisme itu bukan tanpa alasan. Kalimantan Tengah memiliki modal sumber daya alam yang besar, mulai dari sektor pertanian, perkebunan, kehutanan, hingga pertambangan. Dalam beberapa tahun terakhir, daerah ini juga mulai bergerak menuju penguatan industri pengolahan agar tidak terus bergantung pada penjualan bahan mentah.

Namun pertanyaannya, apakah optimisme itu cukup?

Jawabannya tentu tidak. Pertumbuhan ekonomi tidak boleh berhenti hanya pada angka statistik dan laporan pemerintah. Masyarakat membutuhkan dampak nyata: harga kebutuhan pokok stabil, lapangan kerja tersedia, daya beli terjaga, dan peluang usaha semakin terbuka.

Di sinilah tantangan terbesar pemerintah daerah sebenarnya dimulai.

Kalimantan Tengah masih menghadapi sejumlah persoalan klasik, mulai dari ketimpangan infrastruktur antarwilayah, tingginya biaya distribusi barang, keterbatasan akses ekonomi desa, hingga ketergantungan pada sektor ekstraktif. Jika tidak diantisipasi serius, pertumbuhan ekonomi berisiko hanya dinikmati kelompok tertentu tanpa menyentuh masyarakat bawah.

Karena itu, penguatan sektor pangan menjadi langkah penting. Ketahanan pangan bukan lagi sekadar program pertanian, melainkan benteng menghadapi ancaman krisis global. Kalteng memiliki potensi besar menjadi lumbung pangan nasional, tetapi membutuhkan keberanian mempercepat modernisasi pertanian, hilirisasi hasil panen, serta perlindungan terhadap petani lokal.

Selain itu, pengembangan UMKM dan ekonomi digital juga harus menjadi prioritas nyata, bukan sekadar slogan. Pemerintah perlu memastikan pelaku usaha kecil mendapat akses pembiayaan, pelatihan, hingga pasar yang jelas agar mampu bertahan di tengah persaingan ekonomi yang semakin keras.

Optimisme ekonomi 2026 harus diterjemahkan dalam kerja konkret dan kebijakan yang berpihak kepada rakyat. Sebab ukuran keberhasilan pembangunan bukan hanya pertumbuhan ekonomi tinggi, tetapi sejauh mana masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya.

Kalimantan Tengah punya peluang besar. Tinggal bagaimana pemerintah mampu mengubah potensi itu menjadi kesejahteraan yang nyata dan merata.

— Opini Redaksi DAYA BORNEO

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Karhutla Mengintai 2026, BPBD Kalteng Peringatkan Daerah Jangan Lengah Hadapi Musim Kemarau

    Karhutla Mengintai 2026, BPBD Kalteng Peringatkan Daerah Jangan Lengah Hadapi Musim Kemarau

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 74
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kembali membayangi Kalimantan Tengah pada 2026. Menghadapi potensi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Pengendalian Karhutla secara daring, sebagai langkah awal memperketat kewaspadaan lintas daerah, Kamis (22/1/2026). Rapat ini melibatkan Kepala Pelaksana BPBD kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah, BMKG Provinsi […]

  • Lapor Pak Gub: Suara Rakyat Kini Langsung Sampai ke Gubernur Kalteng

    Lapor Pak Gub: Suara Rakyat Kini Langsung Sampai ke Gubernur Kalteng

    • calendar_month Ming, 3 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 296
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menghadirkan terobosan baru dalam pelayanan publik melalui kanal pengaduan digital “Lapor Pak Gub”, sebuah platform yang membuka jalur komunikasi langsung antara masyarakat dan Pemerintah Provinsi Kalteng. Inovasi tersebut menjadi ruang terbuka bagi warga Kalimantan Tengah untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, maupun masukan secara cepat, mudah, dan transparan. Melalui kanal […]

  • APBD Perubahan Kalteng 2026 Naik, Pendapatan Diproyeksi Tembus Rp5,3 Triliun

    APBD Perubahan Kalteng 2026 Naik, Pendapatan Diproyeksi Tembus Rp5,3 Triliun

    • calendar_month Sen, 22 Jun 2026
    • account_circle fe
    • visibility 38
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kalimantan Tengah Tahun Anggaran 2026 mengalami sejumlah penyesuaian setelah DPRD Kalteng bersama Pemerintah Provinsi Kalteng menyepakati rancangan perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS). Kesepakatan tersebut ditetapkan dalam Rapat Paripurna ke-8 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2026, Jumat (21/8/2026). Pembahasan dilakukan […]

  • Jaminan di Tengah Bahaya Laut: Dislutkan Kalteng Desak Perlindungan Nyata bagi Nelayan

    Jaminan di Tengah Bahaya Laut: Dislutkan Kalteng Desak Perlindungan Nyata bagi Nelayan

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 64
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mulai mengencangkan langkah untuk memastikan nelayan tidak lagi bekerja tanpa perlindungan. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Kalteng, Sri Widanarni, menerima audiensi BPJS Ketenagakerjaan di ruang kerjanya, guna membahas penguatan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi nelayan dan pelaku usaha perikanan, Kamis (23/1/2026). Pertemuan tersebut menyoroti tingginya risiko kerja […]

  • Prabowo Klaim Pangkas Belanja Seremonial, Ratusan Triliun Rupiah Dialihkan ke Program MBG

    Prabowo Klaim Pangkas Belanja Seremonial, Ratusan Triliun Rupiah Dialihkan ke Program MBG

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 124
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Pemerintah pusat mengubah arah belanja negara pada tahun pertama kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dengan menekan pos anggaran yang dinilai minim dampak langsung bagi publik. Presiden menyebut, langkah efisiensi fiskal berhasil mengamankan ratusan triliun rupiah untuk dialihkan ke program prioritas yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Dalam forum Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma […]

  • UPR Cetak Guru Besar Baru, Riset Gambut Didorong Jadi Senjata Hadapi Krisis Pangan Kalteng

    UPR Cetak Guru Besar Baru, Riset Gambut Didorong Jadi Senjata Hadapi Krisis Pangan Kalteng

    • calendar_month Sab, 18 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 208
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Universitas Palangka Raya (UPR) kembali menegaskan perannya sebagai motor intelektual daerah dengan mengukuhkan Guru Besar di bidang agribisnis dan pertanian berkelanjutan. Di tengah ancaman krisis pangan dan tekanan terhadap ekosistem gambut, dunia kampus didorong tidak hanya melahirkan teori, tetapi solusi nyata. Rektor UPR Salampak secara resmi mengalungkan gordon kepada Evi Feronika […]

expand_less