Kadisdik Reza Prabowo Dorong Juara O2SN Buktikan Diri di Tingkat Nasional
- account_circle D'Borneo
- calendar_month Sab, 18 Jul 2026
- visibility 5
- comment 0 komentar

Kadisdik Kalteng M Reza Prabowo.
DAYANORNEO, Palangka Raya – Prestasi di tingkat provinsi bukan garis akhir. Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah mengingatkan para juara Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2026 agar tidak terlena dengan kemenangan, tetapi segera mempersiapkan diri menghadapi persaingan yang jauh lebih berat di tingkat nasional.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, M. Reza Prabowo, menegaskan kualitas atlet pelajar Kalteng terus mengalami peningkatan. Namun, menurutnya, tantangan sesungguhnya baru akan dimulai saat mereka berhadapan dengan atlet terbaik dari seluruh Indonesia.
“Anak-anak kita sudah menunjukkan penampilan yang membanggakan. Tetapi mereka belum selesai. Masih banyak yang harus dipersiapkan karena lawan berikutnya adalah perwakilan terbaik dari setiap provinsi,” tegas Reza kepada wartawan usai Malam Puncak O2SN Provinsi Kalimantan Tengah 2026, Jumat (17/7/2026).
Ia menilai keberhasilan para atlet hingga menjadi juara provinsi merupakan hasil proses seleksi yang panjang, mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten, hingga provinsi. Karena itu, para pemenang diminta menjaga semangat berlatih dan tidak cepat merasa puas.
“Jangan berhenti karena sudah juara. Terus tingkatkan kemampuan, disiplin berlatih, dan siapkan mental bertanding. Persaingan di tingkat nasional jauh lebih ketat,” katanya.
Reza memastikan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah tetap memberikan dukungan kepada para atlet yang akan berlaga di O2SN Nasional, meskipun disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah.
Menurutnya, kehadiran pemerintah bukan sekadar memberikan fasilitas, tetapi juga menjadi bentuk komitmen dalam mendukung lahirnya atlet-atlet muda yang mampu mengharumkan nama Kalimantan Tengah.
Menariknya, O2SN tahun ini tidak hanya mempertandingkan cabang olahraga modern seperti atletik, renang, panjat tebing, pencak silat, bulu tangkis, senam, dan catur. Ajang tersebut juga menghadirkan olahraga tradisional khas Kalimantan Tengah, seperti balogo dan manyipet (sumpitan) sebagai cabang eksibisi.
“Anak-anak kita harus tumbuh menjadi generasi yang sehat, berprestasi, sekaligus tetap bangga menjaga budaya daerah. Sibukkan diri dengan belajar, berlatih, dan beribadah agar cita-cita besar itu bisa diraih,” pungkas Reza. (red-fe)
- Penulis: D'Borneo

Saat ini belum ada komentar