Sabtu, 12 Sep 2026
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Kadisdik Reza Prabowo Dorong Juara O2SN Buktikan Diri di Tingkat Nasional

Kadisdik Reza Prabowo Dorong Juara O2SN Buktikan Diri di Tingkat Nasional

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Sab, 18 Jul 2026
  • visibility 26
  • comment 0 komentar

DAYANORNEO, Palangka Raya – Prestasi di tingkat provinsi bukan garis akhir. Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah mengingatkan para juara Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2026 agar tidak terlena dengan kemenangan, tetapi segera mempersiapkan diri menghadapi persaingan yang jauh lebih berat di tingkat nasional.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, M. Reza Prabowo, menegaskan kualitas atlet pelajar Kalteng terus mengalami peningkatan. Namun, menurutnya, tantangan sesungguhnya baru akan dimulai saat mereka berhadapan dengan atlet terbaik dari seluruh Indonesia.

“Anak-anak kita sudah menunjukkan penampilan yang membanggakan. Tetapi mereka belum selesai. Masih banyak yang harus dipersiapkan karena lawan berikutnya adalah perwakilan terbaik dari setiap provinsi,” tegas Reza kepada wartawan usai Malam Puncak O2SN Provinsi Kalimantan Tengah 2026, Jumat (17/7/2026).

Ia menilai keberhasilan para atlet hingga menjadi juara provinsi merupakan hasil proses seleksi yang panjang, mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten, hingga provinsi. Karena itu, para pemenang diminta menjaga semangat berlatih dan tidak cepat merasa puas.

“Jangan berhenti karena sudah juara. Terus tingkatkan kemampuan, disiplin berlatih, dan siapkan mental bertanding. Persaingan di tingkat nasional jauh lebih ketat,” katanya.

Reza memastikan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah tetap memberikan dukungan kepada para atlet yang akan berlaga di O2SN Nasional, meskipun disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah.

Menurutnya, kehadiran pemerintah bukan sekadar memberikan fasilitas, tetapi juga menjadi bentuk komitmen dalam mendukung lahirnya atlet-atlet muda yang mampu mengharumkan nama Kalimantan Tengah.

Menariknya, O2SN tahun ini tidak hanya mempertandingkan cabang olahraga modern seperti atletik, renang, panjat tebing, pencak silat, bulu tangkis, senam, dan catur. Ajang tersebut juga menghadirkan olahraga tradisional khas Kalimantan Tengah, seperti balogo dan manyipet (sumpitan) sebagai cabang eksibisi.

“Anak-anak kita harus tumbuh menjadi generasi yang sehat, berprestasi, sekaligus tetap bangga menjaga budaya daerah. Sibukkan diri dengan belajar, berlatih, dan beribadah agar cita-cita besar itu bisa diraih,” pungkas Reza. (red-fe) 

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kabut Asap Makin Pekat, Kemenag Palangka Raya Ubah Pola Belajar Sekolah Madrasah

    Kabut Asap Makin Pekat, Kemenag Palangka Raya Ubah Pola Belajar Sekolah Madrasah

    • calendar_month Rab, 19 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 22
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai mengubah aktivitas pendidikan di Kota Palangka Raya. Kementerian Agama (Kemenag) setempat meminta sejumlah madrasah menyesuaikan kegiatan belajar demi melindungi siswa dan tenaga pendidik. Kebijakan tersebut tertuang dalam surat Kemenag Kota Palangka Raya Nomor B/242/Kk.15.5.2/PP.00/08/2026 tertanggal 19 Agustus 2026. Surat itu ditujukan kepada […]

  • Anak Muda Kalteng Harus Kuasai Panggung Ekonomi Kreatif di Kalimantan

    Anak Muda Kalteng Harus Kuasai Panggung Ekonomi Kreatif di Kalimantan

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 198
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah membuka front baru pembangunan daerah: ekonomi kreatif diposisikan sebagai mesin pertumbuhan masa depan. Mewakili Gubernur Agustiar Sabran, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kalteng, Herson B. Aden, menegaskan komitmen itu dalam Studium Generale bertema “Ekonomi Kreatif sebagai Pilar Pemberdayaan Generasi Muda” di Aula UIN Palangka Raya, Selasa (10/2/2026). […]

  • BGN Bantah Isu Untung Rp1,8 Miliar dari MBG

    BGN Bantah Isu Untung Rp1,8 Miliar dari MBG

    • calendar_month Sen, 23 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 124
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa informasi yang beredar mengenai mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) meraup keuntungan hingga Rp1,8 miliar per tahun dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak sesuai dengan fakta operasional di lapangan. Klarifikasi ini disampaikan Wakil Kepala BGN Bidang Operasional, Sony Sonjaya untuk meredam spekulasi yang berkembang di […]

  • Teras Narang Minta Pemerintah Kalteng Jangan Setengah Hati Tangani Karhutla

    Teras Narang Minta Pemerintah Kalteng Jangan Setengah Hati Tangani Karhutla

    • calendar_month Rab, 22 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 63
    • 0Komentar

    MAHARATINEWS, Palangka Raya – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi ancaman serius di Kalimantan Tengah. Memasuki pertengahan Juli 2026, Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPB-PK) Provinsi Kalimantan Tengah mencatat sedikitnya 472 kejadian karhutla yang telah melalap sekitar 456,78 hektare lahan. Anggota DPD RI asal Kalimantan Tengah, Dr. Agustin Teras Narang, menilai kondisi tersebut harus […]

  • Algoritma Media Sosial Jadi “Guru Liar”: Ancaman Sunyi yang Membentuk Pola Pikir Anak

    Algoritma Media Sosial Jadi “Guru Liar”: Ancaman Sunyi yang Membentuk Pola Pikir Anak

    • calendar_month Sel, 21 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Di balik layar ponsel yang tampak sederhana, ada kekuatan besar yang diam-diam membentuk cara berpikir anak-anak: algoritma media sosial. Tanpa disadari, sistem ini bekerja seperti “guru liar”—mengajarkan nilai, preferensi, bahkan cara pandang hidup, tanpa kurikulum yang jelas dan tanpa pengawasan langsung. Fenomena ini bukan isapan jempol. Seiring meningkatnya penetrasi internet di kalangan anak dan remaja, […]

  • Pemprov Kalteng Bongkar Masalah Koperasi Merah Putih: Legalitas Ada, Aktivitas Mandek

    Pemprov Kalteng Bongkar Masalah Koperasi Merah Putih: Legalitas Ada, Aktivitas Mandek

    • calendar_month Rab, 21 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 112
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah secara terbuka mengungkap persoalan mendasar yang menghambat Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di daerah. Meski ribuan koperasi telah berbadan hukum, sebagian besar belum mampu bergerak karena minimnya infrastruktur fisik dan kesiapan usaha. Fakta tersebut mengemuka dalam Rapat Temu Mitra Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Tahun 2026 yang dipimpin Asisten […]

expand_less