Jumat, 30 Okt 2026
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Prabowo Sentil Narasi Pesimisme: Mau Kabur ke Yaman, Silakan

Prabowo Sentil Narasi Pesimisme: Mau Kabur ke Yaman, Silakan

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Sab, 2 Mei 2026
  • visibility 131
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Cilacap – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melontarkan pernyataan keras yang langsung menyita perhatian publik saat meresmikan groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II di Cilacap, Rabu (29/4/2026).

Di tengah pidato yang menekankan pentingnya optimisme dan kerja nyata untuk bangsa, Prabowo menyentil keras pihak-pihak yang dinilainya terus membangun narasi pesimisme terhadap masa depan Indonesia.

“Mungkin ada yang mau kabur ke Yaman, silakan. Kabur saja biar kita tidak gaduh. Kita ingin bekerja untuk rakyat,” tegas Prabowo, disambut riuh tepuk tangan hadirin.

Pernyataan itu menjadi penegasan sikap Presiden terhadap suara-suara yang dinilai lebih sibuk menebar keraguan dibanding ikut menghadirkan solusi. Bagi Prabowo, Indonesia saat ini membutuhkan energi kolektif untuk membangun, bukan kegaduhan yang justru menghambat laju pembangunan nasional.

Dalam pidatonya, Presiden menekankan bahwa pemerintah sedang bekerja keras memperkuat fondasi ekonomi nasional melalui agenda hilirisasi industri, penguatan ketahanan pangan, serta percepatan pembangunan infrastruktur strategis. Menurutnya, di tengah tekanan global, Indonesia justru harus tampil percaya diri dan berani mengambil langkah besar.

Prabowo juga mengingatkan kalangan intelektual, akademisi, teknokrat, dan profesional agar menggunakan kapasitas keilmuan untuk memperkuat bangsa, bukan memperbesar ruang pesimisme. Kritik, menurutnya, penting dalam demokrasi, tetapi harus dibangun di atas data, argumentasi kuat, dan niat memperbaiki keadaan.

Peresmian 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II sendiri menjadi simbol arah besar pemerintahan Prabowo dalam mendorong industrialisasi berbasis nilai tambah. Strategi ini diyakini mampu menciptakan lapangan kerja, memperkuat industri nasional, dan meningkatkan daya saing ekonomi Indonesia di panggung global.

Dengan nada lugas dan tegas, Prabowo mengirim pesan politik yang jelas: pemerintah memilih fokus bekerja, mempercepat pembangunan, dan memastikan hasilnya dirasakan rakyat. Bagi Presiden, masa depan Indonesia tidak boleh dikendalikan oleh pesimisme, tetapi oleh keberanian untuk bergerak maju. (red-fe) 

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kabut Asap Makin Pekat, Kemenag Palangka Raya Ubah Pola Belajar Sekolah Madrasah

    Kabut Asap Makin Pekat, Kemenag Palangka Raya Ubah Pola Belajar Sekolah Madrasah

    • calendar_month Rab, 19 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 37
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai mengubah aktivitas pendidikan di Kota Palangka Raya. Kementerian Agama (Kemenag) setempat meminta sejumlah madrasah menyesuaikan kegiatan belajar demi melindungi siswa dan tenaga pendidik. Kebijakan tersebut tertuang dalam surat Kemenag Kota Palangka Raya Nomor B/242/Kk.15.5.2/PP.00/08/2026 tertanggal 19 Agustus 2026. Surat itu ditujukan kepada […]

  • Pejabat Kemenhub Terjaring OTT Jaksa, Uang Rp143 Juta Disita

    Pejabat Kemenhub Terjaring OTT Jaksa, Uang Rp143 Juta Disita

    • calendar_month Sab, 6 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 108
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palembang — Praktik yang diduga menjadikan pelayanan pelabuhan sebagai mesin uang akhirnya terbongkar. Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel) menangkap Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas III Sungai Lumpur, Kabupaten Ogan Komering Ilir, berinisial IM, dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan pemerasan pengurusan dokumen pelayaran kapal. Penangkapan yang dilakukan Kamis (5/6/2026) itu […]

  • KPK Sulap Barang Rampasan Korupsi Senilai Rp3,6 Miliar Jadi Aset Produktif

    KPK Sulap Barang Rampasan Korupsi Senilai Rp3,6 Miliar Jadi Aset Produktif

    • calendar_month Kam, 7 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 120
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendorong pendekatan baru dalam pemberantasan korupsi: tidak hanya menindak pelaku, tetapi memastikan hasil sitaan negara kembali memberi manfaat langsung bagi rakyat. Melalui skema hibah, KPK menyerahkan aset rampasan senilai Rp3,6 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir untuk memperkuat pembangunan sektor strategis daerah. Aset berupa 13 bidang tanah itu akan […]

  • Prabowo Jenguk Korban Tabrakan KA di Bekasi

    Prabowo Jenguk Korban Tabrakan KA di Bekasi

    • calendar_month Sel, 28 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 162
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Bekasi – Presiden Prabowo Subianto bergerak cepat merespons kecelakaan tabrakan kereta api di Bekasi dengan menjenguk para korban di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, Selasa (28/4/2026) pagi sekitar pukul 08.30 WIB. Setibanya di rumah sakit, Presiden langsung meninjau ruang perawatan, mulai dari poli bedah hingga ruang Bougenville. Ia menyapa korban, berdialog dengan keluarga, serta memastikan […]

  • OTT Bea Cukai: KPK Kejar Satu Tersangka, Aset Rp40,5 Miliar Disita

    OTT Bea Cukai: KPK Kejar Satu Tersangka, Aset Rp40,5 Miliar Disita

    • calendar_month Sab, 7 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 265
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperkeras sikap dalam pengusutan dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan. Lembaga antirasuah itu secara terbuka mengultimatum pemilik PT Blueray berinisial JF (John Field) untuk segera menyerahkan diri setelah melarikan diri saat upaya penindakan dilakukan. Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan […]

  • Pemprov Kalteng Percepat Pelaksanaan Pendidikan Tinggi Vokasi Bidang Pertanian

    Pemprov Kalteng Percepat Pelaksanaan Pendidikan Tinggi Vokasi Bidang Pertanian

    • calendar_month Kam, 6 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 92
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo, mewakili Gubernur Agustiar Sabran, membuka Rapat Koordinasi Percepatan Pelaksanaan Pendidikan Tinggi Vokasi Bidang Pertanian di Aula Eka Hapakat, Lantai III Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Kamis (6/8/2026). Dalam sambutan Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran yang dibacakan Wakil Gubernur, disampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berkomitmen mendukung […]

expand_less