Senin, 14 Sep 2026
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Perusahaan Manipulasi CPO Jadi POME di Sumatra, Digeledah!

Perusahaan Manipulasi CPO Jadi POME di Sumatra, Digeledah!

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
  • visibility 139
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Jakarta – Penyidik Kejaksaan Agung terus mengembangkan penyidikan dugaan korupsi dalam tata niaga ekspor sawit. Sejumlah lokasi di Pekanbaru dan Medan digeledah untuk mengumpulkan bukti terkait dugaan rekayasa kode ekspor Crude Palm Oil (CPO) menjadi Palm Oil Mill Effluent (POME) dan produk turunan lain sepanjang 2022–2024.

Langkah ini menjadi bagian dari pendalaman perkara yang diduga memanfaatkan celah kebijakan pembatasan ekspor saat pemerintah berupaya menjaga pasokan dan harga minyak goreng di dalam negeri. Penyidik menilai terdapat praktik perubahan klasifikasi komoditas ekspor agar pengiriman tetap berjalan di tengah aturan pengendalian yang ketat.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, membenarkan penggeledahan tersebut. “Penyidik Kejaksaan Agung melakukan penggeledahan dan saat ini masih berlangsung di Sumatra, di beberapa kantor milik PT yang tersebut kemarin,” ujarnya, Kamis (12/2/2026).

Anang belum merinci identitas perusahaan yang diperiksa dan menyatakan proses masih berjalan.

Dalam konstruksi perkara, penyidik juga mendalami dugaan adanya pemberian dan penerimaan imbalan untuk memperlancar proses administrasi dan pengawasan ekspor. Nilai potensi kerugian keuangan negara dalam perkara ini diperkirakan mencapai Rp10,6 triliun hingga Rp14,3 triliun berdasarkan penghitungan sementara.

Sejauh ini, 11 orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Tiga di antaranya merupakan aparatur negara yang saat itu memiliki kewenangan teknis dalam proses kepabeanan dan pengawasan industri. Penyidik memastikan penanganan perkara dilakukan secara profesional dan terbuka sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kasus ini menjadi sorotan karena menyangkut tata kelola komoditas strategis nasional. Publik kini menanti hasil penyidikan lanjutan, termasuk kejelasan peran masing-masing pihak dan kemungkinan pengembangan terhadap aktor lain yang diduga terlibat dalam skema tersebut. (red-fe)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Tiba di Kalbar, Langsung Pimpin Penanganan Karhutla Kerahkan 1.500 Personel

    Prabowo Tiba di Kalbar, Langsung Pimpin Penanganan Karhutla Kerahkan 1.500 Personel

    • calendar_month Sab, 22 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 13
    • 0Komentar

    PONTIANAK, Dayaborneo – Presiden Prabowo Subianto langsung memimpin rapat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) begitu tiba di Pangkalan TNI AU Supadio, Kalimantan Barat, Sabtu (22/8/2026). Rapat tersebut membahas perkembangan karhutla sekaligus mengevaluasi langkah penanganan yang telah dilakukan di sejumlah wilayah Kalimantan Barat. Prabowo meminta penanganan dilakukan secara cepat dan terkoordinasi. Pemerintah daerah juga diminta […]

  • Nanik Mundur dari BGN, Presiden Prabowo Langsung Siapkan Pengganti

    Nanik Mundur dari BGN, Presiden Prabowo Langsung Siapkan Pengganti

    • calendar_month Kam, 23 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 36
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Istana bergerak cepat merespons mundurnya Nanik Sudaryati Deyang dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Tak ingin terjadi kekosongan di lembaga yang menjadi motor pelaksanaan program gizi nasional, Presiden Prabowo Subianto langsung memutuskan proses pergantian kepemimpinan pada hari yang sama. Kabar pengunduran diri tersebut dikonfirmasi Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di […]

  • Polisi Kehutanan Penjaga Hutan, Ini Tugas dan Fungsinya

    Polisi Kehutanan Penjaga Hutan, Ini Tugas dan Fungsinya

    • calendar_month Rab, 31 Des 2025
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 365
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — Polisi Kehutanan (Polhut) Kalimantwn Tengah baru saja melakasanakan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Polhut ke-59 yang digelar di Persemaian Permanen Hiu Putih, Palangka Raya, Senin (29/12/2025) pagi. Peringatan ini menjadi momentum untuk menguatkan komitmen perlindungan hutan di tengah tantangan kejahatan kehutanan yang semakin kompleks. Polisi Kehutanan merupakan aparatur sipil negara […]

  • Pemprov Kalteng Buka Rute Baru Wings Air Untuk Percepatan Ekonomi Daerah

    Pemprov Kalteng Buka Rute Baru Wings Air Untuk Percepatan Ekonomi Daerah

    • calendar_month Rab, 11 Mar 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 45
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus mendorong percepatan konektivitas wilayah melalui transportasi udara. Mewakili Gubernur Kalimantan Tengah, Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah Leonard S. Ampung secara resmi membuka penerbangan perdana Wings Air untuk rute Palangka Raya–Pangkalan Bun (PKY–PKN) serta Muara Teweh–Banjarmasin (HMS–BDJ) di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya, Rabu (11/3/2026). Peresmian tersebut […]

  • Ketika Pertanyaan Publik Dianggap Provokasi

    Ketika Pertanyaan Publik Dianggap Provokasi

    • calendar_month Rab, 27 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Polemik marka jalan biru di Kota Palangka Raya sejatinya bukan lagi sekadar soal cat yang memudar. Persoalan itu telah berkembang menjadi isu tentang transparansi, kualitas pekerjaan publik, dan cara pejabat merespons pertanyaan masyarakat. Karena itu, publik tentu terkejut ketika Ketua DPRD Kalimantan Tengah, Arton S. Dohong, justru melontarkan kalimat bernada sinis kepada wartawan yang mempertanyakan […]

  • Dibalik Pesan Notifikasi, KPK Usut Dugaan Korupsi Rp2 Triliun di BRI-Telkom

    Dibalik Pesan Notifikasi, KPK Usut Dugaan Korupsi Rp2 Triliun di BRI-Telkom

    • calendar_month Ming, 7 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 132
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta — Di era perbankan digital, notifikasi transaksi melalui SMS dan WhatsApp telah menjadi bagian tak terpisahkan dari aktivitas jutaan nasabah. Setiap transfer, penarikan, hingga pembayaran tercatat dan dikirim dalam hitungan detik. Namun di balik layanan yang tampak sederhana itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini mencium dugaan penyimpangan bernilai fantastis yang melibatkan dua perusahaan […]

expand_less