Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Prabowo Ingin Kampus Jadi Problem Solver Daerah

Prabowo Ingin Kampus Jadi Problem Solver Daerah

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Sen, 4 Mei 2026
  • visibility 71
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Jakarta Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mulai mengarahkan perguruan tinggi sebagai kekuatan strategis dalam pembangunan daerah. Kampus tidak lagi hanya diposisikan sebagai ruang akademik yang menghasilkan lulusan dan penelitian, tetapi didorong menjadi pusat solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi pemerintah daerah—dari pengelolaan sampah, penataan kawasan, hingga inovasi teknologi lingkungan.

Arah baru itu mengemuka setelah Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, bertemu Presiden di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (4/5/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Presiden menekankan pentingnya koneksi yang lebih kuat antara dunia akademik dan kebutuhan pembangunan di lapangan.

Menurut Brian, Presiden ingin keahlian para dosen, peneliti, dan guru besar di berbagai disiplin ilmu benar-benar digunakan untuk membantu daerah menyelesaikan persoalan yang selama ini berulang tanpa solusi jangka panjang.

“Presiden meminta kami memastikan kampus bisa hadir lebih konkret membantu pemerintah daerah, dengan kekuatan keilmuan yang dimiliki masing-masing perguruan tinggi,” kata Brian.

Ia menjelaskan, kolaborasi itu akan menyasar sektor-sektor strategis yang berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat. Bidang teknik lingkungan akan difokuskan pada pengolahan sampah dan sanitasi, arsitektur diarahkan untuk penataan ruang publik yang lebih manusiawi, sementara bidang teknologi dan rekayasa didorong menciptakan inovasi yang aplikatif bagi daerah.

Pemerintah kini menyiapkan skema agar setiap provinsi, kabupaten, dan kota memiliki dukungan tim akademik dari perguruan tinggi setempat. Tim ini nantinya menjadi mitra berpikir kepala daerah dalam merancang kebijakan berbasis data, riset, dan pendekatan ilmiah.

“Setiap daerah idealnya punya dukungan kampus sebagai pusat gagasan dan penyedia solusi. Itu yang sedang kami siapkan agar berjalan sistematis,” ujarnya.

Langkah ini menandai perubahan besar dalam orientasi pendidikan tinggi nasional. Jika sebelumnya kampus lebih banyak bergerak di ruang teori, kini pemerintah ingin ilmu pengetahuan hadir di tengah masyarakat—menjawab persoalan konkret, memberi dampak langsung, dan menjadi fondasi pembangunan Indonesia yang lebih cerdas, efisien, serta berkelanjutan. (red-fe) 

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Jenguk Korban Tabrakan KA di Bekasi

    Prabowo Jenguk Korban Tabrakan KA di Bekasi

    • calendar_month Sel, 28 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 117
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Bekasi – Presiden Prabowo Subianto bergerak cepat merespons kecelakaan tabrakan kereta api di Bekasi dengan menjenguk para korban di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, Selasa (28/4/2026) pagi sekitar pukul 08.30 WIB. Setibanya di rumah sakit, Presiden langsung meninjau ruang perawatan, mulai dari poli bedah hingga ruang Bougenville. Ia menyapa korban, berdialog dengan keluarga, serta memastikan […]

  • Prabowo Klaim Pangkas Belanja Seremonial, Ratusan Triliun Rupiah Dialihkan ke Program MBG

    Prabowo Klaim Pangkas Belanja Seremonial, Ratusan Triliun Rupiah Dialihkan ke Program MBG

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 91
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Pemerintah pusat mengubah arah belanja negara pada tahun pertama kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dengan menekan pos anggaran yang dinilai minim dampak langsung bagi publik. Presiden menyebut, langkah efisiensi fiskal berhasil mengamankan ratusan triliun rupiah untuk dialihkan ke program prioritas yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Dalam forum Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma […]

  • Hutan Lenyap, Negara Merugi Rp175 Triliun: Siapa Diuntungkan dari Kerusakan Ini?

    Hutan Lenyap, Negara Merugi Rp175 Triliun: Siapa Diuntungkan dari Kerusakan Ini?

    • calendar_month Sel, 6 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 189
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Di balik jargon pembangunan dan investasi, kerusakan hutan Indonesia terus menyisakan pertanyaan mendasar: siapa yang sebenarnya diuntungkan, dan siapa yang harus menanggung akibatnya? Data terbaru menunjukkan, kerusakan kawasan hutan bukan sekadar persoalan lingkungan, melainkan juga lubang besar dalam keuangan negara. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat, potensi kerugian negara akibat kerusakan hutan mencapai […]

  • KPK OTT Bupati Pekalongan, Ini Dugaan Korupsi di Baliknya

    KPK OTT Bupati Pekalongan, Ini Dugaan Korupsi di Baliknya

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 70
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Pekalongan, FAR, dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan korupsi pengadaan jasa outsourcing di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan. KPK langsung menetapkan  Fadia Arafiq (FAR) sebagai tersangka dan menahannya selama 20 hari pertama di Rutan Cabang Gedung Merah Putih KPK, terhitung sejak 4 hingga 23 Maret 2026. […]

  • Menag Minta Maaf Soal Polemik Zakat: ‘Saya Tidak Bermaksud Mengurangi Kewajiban’

    Menag Minta Maaf Soal Polemik Zakat: ‘Saya Tidak Bermaksud Mengurangi Kewajiban’

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 315
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, JAKARTA – Menteri Agama Nasaruddin Umar akhirnya buka suara terkait polemik pernyataannya soal zakat yang memicu perdebatan di ruang publik. Ia menyampaikan permohonan maaf sekaligus meluruskan bahwa zakat tetap berstatus fardhu ‘ain dan tidak pernah berubah sebagai rukun Islam. “Saya memohon maaf atas pernyataan saya yang menimbulkan kesalahpahaman. Perlu saya tegaskan, zakat adalah fardhu […]

  • Disdik Kalteng Gelar Buka Puasa Bersama, Apresiasi Pengabdian Pegawai Purna Tugas

    Disdik Kalteng Gelar Buka Puasa Bersama, Apresiasi Pengabdian Pegawai Purna Tugas

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 24
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah menggelar kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama keluarga besar Dinas Pendidikan di Kota Palangka Raya, Kamis (5/3/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat kebersamaan sekaligus memberikan penghargaan kepada para aparatur sipil negara yang telah memasuki masa purna tugas. Acara yang diprakarsai oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas […]

expand_less