Senin, 14 Sep 2026
light_mode
Beranda » Pemprov Kalteng » Gubernur Agustiar Ultimatum OPD: Jangan Main-Main dengan Data Penerima KHBS

Gubernur Agustiar Ultimatum OPD: Jangan Main-Main dengan Data Penerima KHBS

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Jum, 20 Feb 2026
  • visibility 286
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran “memasang alarm” jelang peluncuran Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS). Dari Aula Serba Guna Rumah Jabatan Gubernur, Rabu (18/2/2026), ia menekan seluruh OPD, pemerintah kabupaten/kota, hingga relawan agar mengawal distribusi bantuan secara ketat dan bebas manipulasi.

“Ini program besar. Jangan main-main dengan data penerima. Kalau koordinasi lemah, yang terjadi di lapangan adalah kebocoran dan salah sasaran,” tegas Agustiar.

Ia meminta seluruh lini bekerja satu komando dan siap turun langsung ke titik-titik rawan masalah. “Bupati, camat, lurah, kepala desa, sampai relawan wajib bergerak. Saya tidak mau ada warga berhak yang tercecer,” katanya.

Gubernur menegaskan KHBS berdiri di atas prinsip keadilan sosial, bukan kepentingan politik. “Tidak ada urusan partai, suku, atau agama. Ukurannya hanya satu: layak atau tidak layak menerima,” ujarnya.

Lebih lanjut, Gubernur juga mengingatkan aparat pengawas dan penegak hukum ikut mengawal distribusi. “Skala penyaluran ini masif. Pengawasan harus setara masifnya,” tandasnya.

Plt. Kepala Diskominfosantik Kalteng Rangga Lesmana memaparkan Pemprov mengunci proses klaim dengan mesin EDC agar setiap transaksi terekam digital. “Semua klaim tercatat. Kartu dipindai, bantuan diverifikasi. Sistem ini menutup celah manipulasi,” jelas Rangga.

Kepala Dinsos Kalteng Eddy Karusman menyatakan KHBS menyalurkan paket pangan senilai Rp150.000 dan bantuan tunai Rp250.000 melalui Bulog dan Bank Kalteng kepada 279.434 keluarga di 13 kabupaten dan 1 kota.

“Penerima kami tetapkan berbasis data resmi dan verifikasi lapangan. Relawan Huma Betang memantau, memvalidasi, dan melaporkan titik distribusi,” kata Eddy.

Pemprov Kalteng menargetkan KHBS bukan sekadar bagi-bagi bantuan, tetapi instrumen perlindungan sosial yang bersih dari titipan, tepat sasaran, dan bisa dipertanggungjawabkan. (red-fe)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bot Judi Online Kepung Medsos Pemerintah, Kemkomdigi Bongkar Operasi Jaringan Asing

    Bot Judi Online Kepung Medsos Pemerintah, Kemkomdigi Bongkar Operasi Jaringan Asing

    • calendar_month Sel, 30 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 93
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Perang melawan judi online memasuki babak baru. Bukan lagi sekadar menyebar tautan di grup percakapan atau membuat situs ilegal, kini Perang melawan judi online secara terang-terangan membanjiri kolom komentar akun media sosial pemerintah menggunakan ribuan bot otomatis. Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mengungkap, sepanjang Januari hingga Juni 2026 terjadi lonjakan hingga 128 […]

  • Gubernur Agustiar Mulai Pembangunan Huma Betang, Ikon Budaya Dayak Disiapkan Mendunia

    Gubernur Agustiar Mulai Pembangunan Huma Betang, Ikon Budaya Dayak Disiapkan Mendunia

    • calendar_month Kam, 23 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 66
    • 0Komentar

    MAHARATINEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah resmi memulai pembangunan Huma Betang yang diproyeksikan menjadi pusat pelestarian budaya Dayak sekaligus ikon baru Kalimantan Tengah. Dimulainya pembangunan ditandai dengan pemasangan tiang pertama oleh Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran di kawasan eks lahan Dinas Kehutanan, Jalan Jenderal Sudirman, Kamis (23/7/2026). Prosesi tersebut menjadi penanda dimulainya pembangunan […]

  • Gubernur Agustiar Sabran Gelar Open House Iduladha, Warga Padati Istana

    Gubernur Agustiar Sabran Gelar Open House Iduladha, Warga Padati Istana

    • calendar_month Kam, 28 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 38
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Kalimantan Tengah terasa lebih hangat dengan digelarnya open house oleh Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran di Istana Isen Mulang, Rabu (27/5/2026). Terpantau warga dari berbagai kalangan memadati rumah jabatan gubernur untuk bersilaturahmi dan merayakan momen kebersamaan bersama pemerintah daerah. Kegiatan itu berlangsung usai Gubernur melaksanakan Salat […]

  • BMKG Pantau Hilal di 37 Lokasi, Penentuan 1 Ramadhan 1447 H Hari ini

    BMKG Pantau Hilal di 37 Lokasi, Penentuan 1 Ramadhan 1447 H Hari ini

    • calendar_month Sel, 17 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 112
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Pemerintah mulai mematangkan proses penentuan awal Ramadan 1447 Hijriah dengan mengerahkan pengamatan serentak di berbagai daerah. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menurunkan 37 tim rukyat untuk memantau hilal pada 17 dan 18 Februari 2026 sebagai bagian dari dukungan teknis terhadap sidang isbat yang digelar Kementerian Agama. BMKG menegaskan seluruh tim telah […]

  • Prabowo Jenguk Korban Tabrakan KA di Bekasi

    Prabowo Jenguk Korban Tabrakan KA di Bekasi

    • calendar_month Sel, 28 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 152
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Bekasi – Presiden Prabowo Subianto bergerak cepat merespons kecelakaan tabrakan kereta api di Bekasi dengan menjenguk para korban di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, Selasa (28/4/2026) pagi sekitar pukul 08.30 WIB. Setibanya di rumah sakit, Presiden langsung meninjau ruang perawatan, mulai dari poli bedah hingga ruang Bougenville. Ia menyapa korban, berdialog dengan keluarga, serta memastikan […]

  • Prabowo Tegaskan Kekayaan Alam Tak Boleh Bocor

    Prabowo Tegaskan Kekayaan Alam Tak Boleh Bocor

    • calendar_month Kam, 21 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 89
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kekayaan alam Indonesia harus menjadi kekuatan nasional yang sepenuhnya dipergunakan untuk kemakmuran rakyat. Penegasan itu disampaikan Presiden saat menyampaikan pidato dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026 terkait Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN 2027 di Gedung Nusantara […]

expand_less